Minggu, 19 Jan 2020 23:00
  • Home
  • Ekonomi
  • Didampingi Unimed, Perempuan Batu Bara Kembangkan Songket Tenun Khas Melayu Kekinian

Didampingi Unimed, Perempuan Batu Bara Kembangkan Songket Tenun Khas Melayu Kekinian

Batubara (utamanews.com)
Oleh: Herda
Senin, 14 Okt 2019 20:54
Irfandi
Kaum perempuan merupakan subjek yang dapat dikembangkan potensinya dalam rangka meningkatkan peran dan tanggungjawab dalam pembangunan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Pemberdayaan perempuan merupakan hal penting yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat. Organisasi yang memberdayakan kaum perempuan adalah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Pada saat ini desa Barung-barung sudah terdapat kelompok PKK yang diketuai oleh ibu Kepala Desa. Selama ini kegiatan kelompok PKK di desa Barung-barung hanya meliputi kegiatan arisan, dan pertemuan-pertemuan rutinitas saja. Hal ini berdampak pada rasa bosan bagi anggotanya, sehingga berdampak pada surutnya jumlah anggotan yang aktif di kelompok PKK.

Melihat kondisi ini, kepala desa Barung-barung Bapak Ilyas Efendi menyatakan serius untuk melakukan pemberdayaan bagi kaum wanita yang ada di desanya tersebut. Bentuk keseriusanya dapat dilihat antara lain, telah mengalokasikan anggaran bersumber dari dana desa untuk memberdayakan kaum perempuan di desanya.

"Sasaran aparat pemerintahan adalah meningkatkan pembangunan pedesaan yang juga diperlukan pada rumah tangga pedesaan meliputi segala kegiatan anggotanya, sumber penghasilan dan berbagai masalah yang dihadapi oleh perempuan desa dengan memberikan kegiatan-kegiatan dalam kelompok seperti memberi keterampilan di desa.


"Pemberian keterampilan seperti menjahit busana dan membordir dapat memberikan bekal wawasan yang lebih luas bagi perempuan. Keterampilan yang dimiliki perempuan dapat dikembangkan menjadi sebuah usaha rumah tangga khususnya di desa", ungkapnya, Senin (14/10).

Menurut Kades Ilyas, dana tersebut sudah dimanfaatkan untuk membeli 3 buah mesin bordir, dengan harapan dapat membangun kreativitas perempuan serta upaya peningkatan perekonomian. Dengan adanya mesin bordir tersebut maka kegiatan Kelompok PKK diaktifkan kembali. Anggota melakukan latihan membordir dengan tutorial. Seorang anggota telah mampu membordir yang sederhana, tetapi kegiatan tersebut hanya berlangsung dalam waktu sebentar saja.

Hal tersebut menyebabkan anggota kelompok PKK merasa kegiatan tidak efektif karena mesin jahit tidak sebanding jumlahnya dengan anggota kelompok serta kerajinan yang dibuat tidak ada nilai inovasi dan kreasinya, hanya sebatas model yang telah dibuat secara turun menurun.

"Melihat kondisi perkembangan kerajinan ini saya cukup senang, akan tetapi saya tidak puas karena harus ada inovasi yang dikembangkan agar kebudayaan ini dapat maju dan bersaing dengan produk-produk sejenis. Oleh karena itu kami gandenglah pakar di bidang tata busana dari Unimed yang secara kebetulan juga melakukan pendampingan di desa ini, dan dampaknya selain memiliki modal semangat kreasi dan inovasi, modernitas kain songket dapat terlihat. Dan tidak hanya itu, limbah songket yang selama ini terbuang dapat bermanfaat menjadi asesoris yang memiliki nilai ekonomis", papar kepala desa inovatif di kabupaten Batubara tersebut.



Menanggapi hal tersebut Ketua Program Kemitraan Dra. Halida Hanim, M.Pd., didampingi anggota Tim, Dra. Armaini Rambe, M.Si., Fauziah Agustini, SE., MBA., mengungkapkan bahwa, potensi yang ada di Kabupaten Batu Bara sebagai penghasil songket terbesar di Sumatera Utara merupakan sebuah modal dasar untuk mengembangkan produk tersebut menjadi komuditi produk unggulan daerah.

"Songket Batu Bara merupakan bagian dari warisan budaya Melayu yang harus tetap lestari, akan tetapi apabila tidak dikombinasikan dengan daya kreasi dan inovasi akan menjadi produk yang dilupakan oleh masyarakat modern, karena tidak ada variasi bentuk yang kekinian. Oleh karena itu kita sedikit memberikan warna kreasi pada produk dan olahan limbah sehingga menjadi produk yang diminati masyarakat", pungkas dosen teknik Universitas Negeri Medan tersebut.

Ditambahkan beliau, program Kementerian Riset Dikti yang dilaksanakan oleh dosen Unimed akan melakukan pendampingan terhadap kerajinan sehingga benar-benar Batu Bara sebagai sentra kain songket sehingga menjadi produk unggulan daerah.

"Target kita untuk mengembangkan Songket Melayu menjadi tuan di negeri sendiri, sinergis dengan program kabupaten Batu Bara, tinggal memberikan keyakinan kepada ibu rumah tangga bahwa hasil dari menenun songket dapat menjadi mata pencarian, sembari melihat potensi pasar yang begitu terbuka dimana sepanjang pesisir pantai timur puak Melayu mendominasi, sehingga peluang pasar semangkin terbuka lebar, ditambah kreasi dan inovasi sehingga menjadi bagian kebutuhan sandang yang diperhitungkan", papar beliau.
Editor: Ade

T#g:BatubaraMelayuSongketUnimed
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Jan 2020 22:57

    Muskab III Kamar Dagang & Industri (KADIN) Batubara, 23-24 Januari 2020

    Kamar Dagang & Industri (KADIN) Kabupaten Batubara akan menggelar musyawarah kabupaten yang direncanakan tanggal 23-24 Januari  mendatang. Hal itu terungkap saat silaturahim ketua carate

  • Kamis, 19 Des 2019 06:09

    Soal Penyelewengan Biaya HUT Ke 13 Batubara, IJAB Gandeng Dir. LSM ACI & 'KAMPAK'

    Hari jadi kelahiran sebuah kota/daerah seharusnya berakhir dengan penuh suka cita, namun kali ini ceritanya agak sedikit berbeda dari wilayah lain. Pasalnya di Kabupaten Batu Bara, ulah oknum-oknum ya

  • Senin, 16 Des 2019 19:26

    Ketua FHI Batu Bara Rafdinal Bangga, Meski Meraih Juara II

    Sebuah kebanggaan tersendiri, meskipun di pertandingan final hanya meraih Juara II (runner up) putri Kejuaraan Daerah Hockey Indoor Sumatera Utara di Gor Unimed.Demikian dikatakan Ketua Federasi Hocke

  • Kamis, 12 Des 2019 19:02

    Hari Kesehatan Nasional Ke-55, Dinas Kesehatan Batu Bara Salurkan Bantuan 286 Paket Sembako

    Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara melakukan rangkaian kegiatan menuju Generasi Sehat Indonesia Unggul merupakan tema dari Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di akhir periode pe

  • Selasa, 10 Des 2019 19:50

    Tangkap ZN di Access road Inalum Kuala Tanjung, BNNK Batu Bara Sita 1,3 Gram Shabu

    Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batu Bara memaparkan hasil tangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.Dalam press release yang dilaksanakan di Kantor B

  • Senin, 09 Des 2019 21:49

    Menelisik Rp1,5 M Anggaran Hari Jadi Ke-13 Kabupaten Batu Bara

    Serangkaian acara peringatan hari jadi Kabupaten Batu Bara ke-13 berlangsung selama lima hari, sejak Kamis 5 Desember hingga berakhir hari ini, Senin 9 Desember.Hari jadi yang diperingati pada setiap

  • Jumat, 06 Des 2019 20:16

    Meriahkan HUT Batu Bara Ke 13, Stand Parfum Milik Bambang Dikunjungi Bupati Zahir

    Bambang Sugiri warga Desa Lubuk Hulu Kecamatan Datuk Lima Puluh, ikut meriahkan Hari Jadi Batu Bara ke 13, dengan membuka stand Keharuman Alami Khatulistiwa (KAK). Usaha ini merupakan industri kreatif

  • Kamis, 05 Des 2019 19:15

    Zahir Pimpin Peringatan Hari Jadi Kabupaten Batu Bara Ke-13

    Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir. MAP, membuka rangkaian gelaran Hari Jadi Kabupaten Batu Bara yang ke 13 di lapangan bola kaki blok 8, Jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh, Kamis (5/12/2019).Dalam pida

  • Senin, 02 Des 2019 13:52

    Bupati Batu Bara Zahir Serahkan Bendera Pataka Suku Batak Bersatu Batu Bara

    Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP menyerahkan petaka kepada Jhon Franki Hasibuan selaku ketua Suku Batak Bersatu Batu Bara (SB4) usai dilantik secara resmi oleh kapolres batu Bara AKBP Robin Simatupang

  • Sabtu, 30 Nov 2019 09:00

    Rakor Forkopimda Kabupaten Batu Bara

    Menyikapi pesan Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dengan Forkopimda se-Indonesia 13 November 2019 di Sentul

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak