Minggu, 28 Feb 2021 20:11

Puluhan Pekerja PT. DVP Mogok Kerja Tuntut Kenaikan Gaji

TABAGSEL (utamanews.com)
Sabtu, 11 Apr 2015 05:25
Maulana Syafii
KTU PT. DVP Ari Hutaean bersama Askep Supartono saat berdialog dengan puluhan pekerja perusahaan perkebunan swasta ini di atas bentangan tenda biru, menyikapi aksi mogok para pekerja yang menuntut kenaikan gaji sesuai UMK/UMP Provinsi Sumut.
Sedikitnya 70-an pekerja Buruh Harian Lepas (BHL) pemanen, perawatan, sopir dan pekerja lepas lainnya pada PT. Duta Varia Pertiwi (PT. DVP) berlokasi di Desa Ujung Batu Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar aksi mogok kerja menuntut kenaikan gaji, pada Jumat (10/2).

Pantauan Media di lokasi perusahaan swasta bergerak di bidang agribisnis tersebut, terlihat sejumlah unit truck angkut TBS di parkir di lokasi perkantoran swasta yang terkesan seolah perusahaan siluman karena tidak berplank merek ini. Sejumlah security terlihat mengawasi aksi massa pekerja bersama 2 orang personil polisi dari Polsek Sosa.

"Gerakan massa pekerja didasari atas sikap solidaritas para pekerja yang belum mendapat kejelasan taraf kesejahteraan hidup dan upah yang layak sesuai ketentuan pemerintah dari perusahaan, yakni gaji sesuai UMK/UMP. Aksi mogok sudah berjalan selama 2 hari, sebelumnya perusahaan sudah memecat manager yang memperjuangkan kenaikan gaji kami", ujar sejumlah pekerja kepada Media.

“Bukan tidak berkenan beberapa pekerja disebutkan namanya, tapi dikhawatirkan nama-nama pekerja yang bicara di media akan diintimidasi dan dipecah belah oleh perusahaan yang dikenal arogan dan tidak berprikemanusiaan ini, mempekerjakan orang tanpa gaji yang sesuai,” cetus pekerja tersebut lagi.

Dalam aksi mogoknya, para pekerja menyampaikan empat tuntutan, yakni, pertama, kenaikan gaji sebesar 13%, selama ini pekerja mendapat gaji sebesar Rp1,3-1,4 juta, agar dinaikkan jadi sebesar Rp1.778.000/bulan sesuai UMK/UMP Provinsi Sumut.

Kedua, pekerja BHL diangkat menjadi karyawan tetap dengan pemenuhan hak-hak normatifnya, seperti Jamsostek. Ketiga, pembayaran bonus dan keempat pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan kepada pekerja sesuai ketentuan, minimal 1 bulan gaji.

"Saya sudah bekerja selama tiga tahun di PT. DVP, tapi setiap hari raya saya hanya dapat THR sebesar Rp. 100 ribu per tahun, saya juga belum pernah menerima bonus dari perusahaan ini", sebut seorang pekerja.

Dalam aksi mogoknya itu, massa pekerja diterima oleh KTU PT. DVP Ari Hutaean dan Askep Supartono, di lokasi perkantoran PT. DVP, beralaskan tenda biru.

"Aspirasi para pekerja sudah kami sampaikan kepada pimpinan perusahaan di Medan, proses kenaikan gaji tentu ada tahapannya, pimpinan minta tempo seminggu, karena management belum dapatkan ketetapan atau aturan soal penetapan UMK dari pemerintah", sebut Supartono.

Supartono menghimbau kepada para pekerja agar tidak perpanjang masa mogok kerja, karena perusahaan punya ketentuan dan aturan, ada sanksi yang akan diberlakukan kepada karyawan yang tidak masuk kerja.

Dalam kesempatan itu, Bataud Polsek Sosa, Aiptu. Feriko menghimbau kepada para pekerja agar dalam penyampaian aspirasi jangan bertindak anarkis, karena aspirasi para pekerja sudah ditanggapi pimpinan perusahaan, tinggal menunggu waktu saja.

"Jangan anarkis dalam artian, bukan saja melakukan perusakan, tapi melarang karyawan bekerja juga tergolong perbuatan anarkis", sebut Feriko.

Proses mediasi yang dilakukan perusahaan terkait aksi mogok para pekerja PT. DVP ini tidak membuahkan hasil. Para pekerja ancam akan terus aksi mogok kerja sampai pekerja bertemu dengan pemilik perusahaan yang disebut-sebut bernama Asvin dan perusahaan mengabulkan tuntutan pekerja, yakni memperoleh gaji sesuai UMK/UMP Sumut. (MS)

T#g:aurPalas
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Feb 2021 20:01

    Champion Cafe and Resto, sajikan hidangan dan suasana pedesaaan untuk keluarga

    Kabar gembira bagi para pelancong maupun penggemar kuliner nusantara dan mancanegara yang ada di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.Pasalnya, saat ini telah hadir lokasi bersantap sambil bersantai yang

  • Rabu, 03 Feb 2021 20:33

    Polres Dairi Didemo, Massa Tuntut Terduga Pelaku Penganiayaan Dilepas

    Tak terima anggotanya yang terlibat dugaan kasus penganiayaan ditangkap Polisi, massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara melakukan aksi demo di depan Mapolres Dairi, Jalan Sisingamangaraja

  • Selasa, 02 Feb 2021 20:22

    Soal larangan gembala ternak di perkebunan PT Sri Timur, masyarakat Sei Tualang kembali unjuk rasa

    Ratusan warga Desa Sei Tualang, Kecamatan Berandan Barat, Kabupaten Langkat, kembali menggelar aksi unjuk rasa terkait adanya pelarangan warga menggembala ternak di sekitar areal perkebunan PT Sri Tim

  • Senin, 01 Feb 2021 20:21

    Aksi protes, masyarakat Desa Sei Tualang dirikan tenda dan dapur umum di akses jalan ke PT Sri Timur

    Karena tidak ada respon dari PT Sri Timur, akhirnya ratusan Masyarakat Desa Sei Tualang, Kecamatan Berandan Barat, Kabupaten Langkat, yang sebelumnya menggelar aksinya di depan Kantor Koramil 1, akhir

  • Minggu, 10 Jan 2021 07:20

    LSM CIFOR Apresiasi Kejaksaan Negeri Padanglawas Berani Tetapkan 2 Tersangka BOS Afirmasi

    Dewan Pimpinan Pusat LSM Corruption Indonesia Funtionary Observation Reign "CIFOR" melalui Sekjennya, Ismail Alex, MI Perangin-Angin mengapresiasi informasi diperoleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang

  • Rabu, 30 Des 2020 14:30

    Camat Sosa Serahkan Bantuan 247 Anak Yatim

    Camat Sosa, Asrin Daulay menyerahkan secara langsung bantuan sosial santunan kepada sebanyak 247 anak yatim yang tersebar di 16 desa di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, Rabu (30/12/2020).Bantuan

  • Rabu, 23 Des 2020 00:23

    Dandim 0824/Jember Bersama Kapolres Dampingi Mantan Plt Bupati Jember, Temui Pengunjuk Rasa

    Adanya unjuk rasa pada Selasa (22/12/2020) oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri Bos Jay Laskar Militan, Siswoyo LSM Pintar, LSM Laskar dan lain-lain, berkaitan dengan persoalan pengembalian da

  • Selasa, 15 Des 2020 22:55

    Pulihkan Pariwisata Sumut Wagub Harap PHRI Bersinergi dengan Pemprov

    Pandemi Covid-19 berdampak di semua sektor. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah pariwisata. Untuk itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah berharap semua pihak ter

  • Selasa, 15 Des 2020 13:05

    Kapolda Sumut himbau masyarakat serahkan permasalahan FPI melalui mekanisme Hukum

    Pelaksanaan Rapat Lintas Sektoral Ops Lilin Toba 2021 dipimpin oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi, dihadiri Pangdam I/BB, Kabinda Sumut, Pemprov Sumut, tokoh agama dan stake holder l

  • Rabu, 25 Nov 2020 02:25

    Ormas Bermasalah Layak Dibubarkan

    Front Pembela Islam (FPI) pimpinan Habib Rizieq merupakan Ormas yang sering menimbulkan kontroversi seperti aksi kekerasan hingga intoleransi. Legalitas Ormas ini pun sampai saat ini tidak jelas, sehi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak