Minggu, 24 Mei 2026
Menantu Ratna Sarumpaet Rencana Menginap di Lokasi Bentrok di Langkat Malam Ini
MEDAN (utamanews.com)
Rabu, 07 Des 2016 17:19
<b><i>Rio Dewanto dan para pengurus SPI saat menggelar konferensi pers di Medan, Rabu (7/12/2016).</i></b>
Yugo

Rio Dewanto dan para pengurus SPI saat menggelar konferensi pers di Medan, Rabu (7/12/2016).

Aktor laga Rio Dewanto ikut prihatin dengan nasib petani Mekar Jaya, Langkat yang lahannya digusur oleh PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) asal Malaysia. Menantu Ratna Sarumpaet ini berencana akan meninjau lokasi konflik lahan itu sore ini, Rabu (7/12/2016).

"Saya akan berada di sana sore ini. Mungkin kedatangan saya di sana bisa menghibur warga yang tanahnya digusur," kata Rio saat konferensi pers Serikat Petani Indonesia (SPI), di Jalan Eka Rasmi VI, Kecamatan Medan Johor.

Rio berkomitmen untuk mendukung gerakan petani untuk memperjungkan haknya. Karena konflik agraria memiliki dampak yang cukup besar bagi negara. 

"Indonesia sedang diguncang dengan banyak masalah. Bukan berarti ini membuat kita diam melihat konflik lainnya. Seperti yang terjadi di Mekar Jaya. Buat saya, kenapa saya harus bersuara. Karena saya merasa ini adalah problem masyarakat indonesia. Kalau ini dibiarkan, maka negara kita akan hancur ke depannya," kata Rio.
Rio berencana akan bermalam di lokasi konflik untuk mendengar langsung bagaimana masalah tersebut bisa berujung bentrok dengan petugas keamanan. 

Sementara itu, Ketua DPW SPI Sumut Zubaidah mengatakan, saat ini kondisi petani Mekar Jaya sedang mengalami darurat pangan. Karena lahan yang menjadi mata pencaharian mereka sudah tergusur. 

"Petani di sana masih trauma pasca penggusuran. Mereka juga tidak punya penghasilan lagi," pungkas Zubaidah. 

Sebelumnya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Langkat mengakui mediasi antara pihak LNK dan petani Mekar Jaya yang tergabung dalam SPI Langkat sudah berulang kali dilakukan, namun SPI Langkat tidak juga menunjukkan bukti alas hak yang mereka klaim seluas 554 Ha. Menurut BPN, lahan tersebut merupakan milik HGU PT LNK No 3,4,5 dan no 16 yang masa berlakunya hingga 2044.
produk kecantikan untuk pria wanita

“Sebelum okupasi, mediasi sudah berulang-ulang dilakukan dan terakhir pada tanggal 16 November 2016, kedua belah pihak diundang ke Polres Langkat dengan agenda mempelihatkan sertifikatnya,” ujar Kepala BPN Langkat Kasten Situmorang melalui Kasi Pengukuran dan Pemetaan BPN Langkat Denny Lubis didampingi Kasubsi Tematik dan Potensi Tanah Daniel Sinuhaji ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (22/11/2016).

(Red)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later