Selasa, 09 Mar 2021 07:07
  • Home
  • Politik
  • Fraksi PKB DPRD Sumut harap warga 5 desa tetap semangat menghadapi PT. VAL

Fraksi PKB DPRD Sumut harap warga 5 desa tetap semangat menghadapi PT. VAL

MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 17 Feb 2015 06:24
(utamanews.com/smsn)
Lobby kantor Permata Hijau Group Medan, dimana manajemen PT. VAL berada.
Ketidakhadiran PT. VAL saat diundang Komisi A DPRD Sumut pada RDP (Rapat Dengar Pendapat) Rabu lalu, semakin mengundang tanda tanya bagi publik dan mengindikasikan apa yang diklaim masyarakat benar adanya, serta menguatkan betapa rendahnya komitmen dan itikad baik perusahaan dalam menyelesaikan perosalan ini. Padahal, RDP ini bertujuan untuk menggali keterangan serta bukti-bukti yang ada di masing-masing pihak untuk melahirkan rekomendasi yang objektif. Sehingga persoalan ini tidak berlarut-larut.

Demikian dikatakan Ketua Fraksi Persatuan Keadilan Bangsa DPRD Sumut, Robi Agusman Harahap, SH didamping Wakil Sekretaris Ahmadan Harahap, S.Ag., Senin (16/2).

Dikatakannya, Masyarakat lima desa, yakni Aek Tinga, Parmainan, Sibodak Sosa Jae, Pagaran Dolok Sosa Jae, dan Aliaga, Kec. Hutaraja Tinggi dan Sosa, Kab. Padang Lawas, antusias menghadiri RDP tersebut dengan hadirnya 16 orang beserta para pendamping. Namun, tidak satu orang pun yang datang mewakili pihak PT. VAL.

“Masalah yang berkelanjutan ini cukup merugikan kedua belah pihak, terlebih-lebih bagi masyarakat yang sudah 18 tahun menanggung derita akibat penghianatan yang dilakukan PT. VAL atas kesepakatan kerjasama yang dibangun pada tahun 1994,” tambah Robi.

Oleh karena itu, Robi Harahap dan Ahmadan Harahap yang juga berasal dari Dapil 7 Tabagsel berharap agar Komisi A menjadikan ini sebagai catatan penting dalam menilai PT. VAL. Karena pengabaian atas undangan DPRDSU merupakan tindakan kejahatan etika mengingat persoalan ini sebagai persoalan besar yang menyangkut hajat hidup dan masa depan masyarakat yang sudah dirampas kapitalis selama belasan tahun. Padahal, undangan-undangan di tingkat Muspida Kabupaten dihadiri PT. VAL.

“Kenapa undangan DPRDSU tidak dihadiri, ada apa, apa karena sudah terlalu banyak persoalan di tubuh perusahaan, makanya tidak punya keberanian lagi atau tidak memang tidak siap dengan dokumen-dokumennya,” sambung Ahmadan.

Kata kedua anggota dewan yang berasal dari PKPI dan PPP ini, fraksinya akan turut mendorong dan memperjuangkan aspirasi masyarakat lima desa Padang Lawas. Sesuai dengan pembahasan dan rencana tindaklanjut yang dirumuskan di internal dan akan mendelegasikan kajian-kajian fraksi itu kepada anggota fraksi yang ada di Komisi A. Selain itu, fraksi juga serius akan menyurati institusi terkait menyampaikan rekomendasi yang diharapkan masyarakat lima desa.

Mereka juga menghimbau, agar masyarakat lima desa tetap semangat dan tidak perlu bekecil hati dengan ketidakhadiran PT. VAL. Serta masih banyak lagi jalan yang bisa ditempuh dalam memperjuangkan hak masyarakat yang dirampas perusahaan sejak tahun 1998. Lagian, sudah sejak lama masyarakat mengetahui dan merasakan bagaimana prilaku perusahaan dalam merespon tuntutan masyarakat.

“Kita berharap Saudara-saudara kita tetap tegar menghadapi PT.VAL yang memang sudah terbiasa ingkar janji, yang penting semua langkah terus ditempuh sampai tujuan berhasil,” tambah Ahmadan. (*)
T#g:PalasPKB
Berita Terkait
  • Sabtu, 06 Mar 2021 15:46

    Sikap Pemerintah Sama Seperti SBY Saat Kisruh PKB 2008

    Menko Polhukam Mahfud Md menyatakan pemerintah tidak bisa ikut campur kisruh Partai Demokrat, sebab hal itu adalah masalah internal partai.

  • Minggu, 10 Jan 2021 07:20

    LSM CIFOR Apresiasi Kejaksaan Negeri Padanglawas Berani Tetapkan 2 Tersangka BOS Afirmasi

    Dewan Pimpinan Pusat LSM Corruption Indonesia Funtionary Observation Reign "CIFOR" melalui Sekjennya, Ismail Alex, MI Perangin-Angin mengapresiasi informasi diperoleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang

  • Rabu, 30 Des 2020 14:30

    Camat Sosa Serahkan Bantuan 247 Anak Yatim

    Camat Sosa, Asrin Daulay menyerahkan secara langsung bantuan sosial santunan kepada sebanyak 247 anak yatim yang tersebar di 16 desa di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, Rabu (30/12/2020).Bantuan

  • Rabu, 11 Nov 2020 10:01

    Polres Palas Tetapkan Ketua KC FSPMI Palas Tersangka, LBH FSPMI Sumut Laporkan ke Wassidik Poldasu

    Terkait penetapan status Tersangka atas nama Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Padang Lawas (KC FSPMI Palas), Maulana Syafi'i, SH.I, oleh penyidik Kepolisia

  • Minggu, 11 Okt 2020 14:11

    108 Peserta Diklatsar Banser di Palas, Terbanyak Untuk Sumut

    Dengan jumlah sebanyak 108 peserta yang mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) Angkatan I PAC GP Ansor Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten

  • Sabtu, 10 Okt 2020 14:50

    104 Peserta Ikuti Diklatsar Banser Angkatan I GP Ansor Huragi

    Sebanyak 104 peserta berasal dari beberapa kecamatan yang ada di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), ikuti kegiatan Diklatsar Banser Angkatan I yang digelar oleh PAC GP Ansor Kecamatan Hutaraja Tin

  • Selasa, 06 Okt 2020 05:16

    Partai Demokrat Palas Bagikan Masker Kepada Pedagang di Pasar Sibuhuan

    Mencegah penyebaran Covid 19, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Padang Lawas (Palas) bagikan masker kepada pedagang dan masyarakat di pusat Pasar Sibuhuan, Senin (5/10).Plt. Ketua DPC Partai

  • Jumat, 02 Okt 2020 15:32

    Pembangunan Irigasi Desa Saba Hotang Dilaporkan Ke Kejari Palas

    Terkait Pembangunan Daerah Irigasi (DI) di Desa Saba Hotang, Mahasiswa Peduli Padang Lawas (MP PALAS) melayangkan surat laporan ke Kejari Palas, Kamis (1/10/2020).Ketua Mahasiswa Peduli Padang Lawas,

  • Kamis, 01 Okt 2020 00:01

    Baru 6 Bulan, Irigasi Berbiaya Rp1,5 M Kini Nyaris Ambruk

    Proyek pembangunan daerah irigasi persawahan Saba Hotang kecamatan Barumun Baru (ex kecamatan Barumun) kabupaten Padang Lawas diduga tidak sesuai dengan ketentuan.Pasalnya, Proyek yang dikerjakan CV S

  • Rabu, 30 Sep 2020 04:30

    Menatap Demokrasi Di Tengah Ketidakpastian Pandemi Covid 19

    Tidak dapat dipungkiri, Pandemi Covid-19 telah mengganggu berbagai sektor kehidupan bernegara, baik ekonomi, politik dan sosial budaya. Ancaman gangguan kesehatan menjadi pertimbangan utama dalam seti

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak