Minggu, 28 Feb 2021 19:33
  • Home
  • Politik
  • Bappeda Kejar Dana APBN Untuk Percepatan Pembangun Palas

Bappeda Kejar Dana APBN Untuk Percepatan Pembangun Palas

TABAGSEL (utamanews.com)
Kamis, 02 Apr 2015 04:52
Sampai triwulan pertama tahun 2015, kerja keras team work Bappeda Kabupaten Padang Lawas (Palas) berhasil mendapat gelontoran dana dari APBN Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp33.167.790.000 untuk peningkatan infrastruktur jalan di daerah Palas. Dengan perincian, sebesar Rp. 8.167.990.000 bersumber dari DAK Reguler dan sebesar Rp. 24.999.800.000 bersumber dari DAK Tambahan APBN TA 2015 untuk bidang transportasi sub bidang infrastruktur jalan.

Kepala Bappeda Palas Yenni Nurlina Siregar, SP. MM didampingi Sekretaris Harry Rizal Hasibuan, Kabid Penelitian dan Statistik Win Nazofah Ikbal dan Kasubbid Tata Ruang dan Infrastruktur M. Khaidir Harahap, ST dalam siaran persnya, Rabu (1/4) menyebutkan, dana DAK tambahan sebesar Rp. 24,999 miliar diperoleh Kabupaten Palas, setelah pihaknya melakukan kordinasi ke Kementerian PU dan Pemukiman Rakyat di Jakarta dan bertemu dengan Dirjen Sumber Daya Air.

"Dana DAK tambahan yang kita peroleh itu dituangkan dalam Peraturan Presiden RI Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian APBN TA 2015 Rincian DAK Tambahan Pendukung Program Prioritas Kabinet Kerja (P3K2) dan Rincian DAK Tambahan Usulan Daerah yang Disetujui oleh DPR RI Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota. Untuk daerah Kabupaten/Kota di wilayah Tabagsel, cuma 2 daerah Kabupaten/Kota yang mendapatkan DAK Tambahan ini, yakni Kabupaten Palas dan Kabupaten Tapsel", sebut Yenni Nurlina.

Dikatakan Yenni, Bappeda Palas terus berupaya dan tetap berkordinasi dengan kementerian terkait di Jakarta untuk menggelontorkan dana ke daerah Palas dalam rangka percepatan pembangunan di daerah ini, soal kinerjanya, teknisnya ditentukan oleh Dinas PUPE Palas, harapannya, dana DAK tambahan untuk infrastruktur jalan tersebut dapat dialokasikan untuk peningkatan jalan jalur dua, sehingga dapat mengurai kemacetan arus lalulintas di Ibukota Sibuhuan, karenanya dana akan segera masuk ke kas daerah Palas.

Selain itu, kata Yenni lagi, melalui Kepmendagri nomor : 648-565/Kep/Bangda/2014 tanggal 17 Desember 2014 tentang penetapan Kabupaten/Kota sebagai Pelaksana Program PPSP, dimana dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumut yang belum ikuti program ini, Kabupaten Palas merupakan satu-satunya Kabupaten/Kota yang dapat ikuti program itu di tahun 2015.

"Secara fisik, Program PPSP dibiayai oleh APBN TA 2016 mendatang, setelah dokumen buku putih sanitasi dan memorandum program sanitasi diselesaikan oleh Kabupaten Palas pada TA 2015 ini. Besaran anggarannya disesuaikan dengan dokumen buku putih sanitasi yang akan disusun tahun ini. Intinya, kita akan terus berusaha mengejar dana-dana besar dari APBN untuk percepatan pembangunan di daerah palas tanpa mengganggu dana APBD Palas", ucapnya.

Sementara, sesuai hasil kegiatan Musrenbang Provinsi Sumut yang berlangsung pada tanggal 24-27 maret 2015 lalu, Kabupaten Palas menyampaikan sebanyak 169 usulan kegiatan di daerah yang didanai oleh APBD Provinsi Sumut dan APBN. Berdasarkan hasil e-musrenbangnas diketahui, dari 169 usulan tersebut, sebanyak 19 usulan kegiatan sudah diverifikasi dan disetujui oleh Pemprov Sumut, dana kegiatannya bersumber dari APBN dengan total pagu indikatifnya sebesar Rp. 397 miliar.

"Untuk dana dari APBD Provinsi difokuskan pada kegiatan peningkatan seluruh jalan provinsi yang terdapat di daerah Palas, seperti ruas jalan Desa Aek Tinga Muara Tige sampai ke perbatasan Provinsi Riau sepanjang 33 kilometer, pada tahun 2016 mendatang akan dikerjakan oleh provinsi dengan pagu indikatif sebesar Rp. 66 miliar", pungkas Yenni Nurlina.

Selain itu, Bappeda Palas juga akan mengejar ke Kementerian PU dan Perumahan Rakyat di Jakarta, untuk program pembangunan bendung dan jaringan irigasi Aek Siraisan, bertujuan untuk menaikan permukaan air dengan luas sasaran areal pertanian seluas 4200 Ha yang tersebar di tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Ulu Barumun, Lubuk Barumun dan Kecamatan Barumun.

"Di tahun 2015 ini, sudah direncanakan kegiatan identifikasi lahan pertanian berkelanjutan dan rencana teknis terperinci yang akan dimasukkan pada P-APBD Palas TA 2015", sebut Yenni lagi.

Ditegaskannya, Bappeda Palas sudah membuat program rencana strategis pembangunan Kabupaten Palas dengan target dalam jangka waktu 2 tahun sudah dilakukan pembangunannya, dimana di tahun 2015 proses perencanaan dan di tahun anggaran 2016-2017 mendatang sudah dilakukan pembangunannya, yakni meliputi, rencana pembangunan pasar tipe A, pembangunan kawasan Islamic Center, Kawasan Strategis Pendidikan, Pembangunan terminal dan kantor uji kenderaan bermotor, eco tourism di wisata Aek Siraisan serta pembangunan bandara Palas. “Direncanakan bernama Bandara Ompu Soduguron,” ujar Yenni.

Untuk diketahui, pada TA 2015 Kabupaten Palas sudah mendapatkan dukungan dana dari APBN melalui transfer pusat yang sudah masuk ke kas daerah Kabupaten Palas sebesar Rp508.740.014.159, terdiri dari dana DBH sebesar Rp34.256.364.000, DAU sebesar Rp427.773.480.000, DAK Reguler untuk 18 item kegiatan sebesar Rp46.710.170.000, Tunjangan Profesi Guru PNSD sebesar Rp48.183.783.000, Dana Tambahan Penghasilan Guru PNSD Rp1.839.000.000 dan Dana Desa sebesar Rp22.034.675.000.

"Bappeda Palas beserta team work yang solid akan terus berupaya dan tetap berkordinasi dengan kementerian pusat di Jakarta dan juga Pemprov Sumut agar dapat menggelontorkan dana-dana besar untuk daerah Kabupaten Palas dalam upaya percepatan pembangunan di daerah ini, tanpa harus mengganggu dana APBD Kabupaten Palas", pungkas Yenni Nurlina Siregar. (MS)
T#g:APBNPalas
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Jan 2021 07:20

    LSM CIFOR Apresiasi Kejaksaan Negeri Padanglawas Berani Tetapkan 2 Tersangka BOS Afirmasi

    Dewan Pimpinan Pusat LSM Corruption Indonesia Funtionary Observation Reign "CIFOR" melalui Sekjennya, Ismail Alex, MI Perangin-Angin mengapresiasi informasi diperoleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang

  • Rabu, 30 Des 2020 14:30

    Camat Sosa Serahkan Bantuan 247 Anak Yatim

    Camat Sosa, Asrin Daulay menyerahkan secara langsung bantuan sosial santunan kepada sebanyak 247 anak yatim yang tersebar di 16 desa di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, Rabu (30/12/2020).Bantuan

  • Rabu, 11 Nov 2020 10:01

    Polres Palas Tetapkan Ketua KC FSPMI Palas Tersangka, LBH FSPMI Sumut Laporkan ke Wassidik Poldasu

    Terkait penetapan status Tersangka atas nama Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Padang Lawas (KC FSPMI Palas), Maulana Syafi'i, SH.I, oleh penyidik Kepolisia

  • Minggu, 11 Okt 2020 14:11

    108 Peserta Diklatsar Banser di Palas, Terbanyak Untuk Sumut

    Dengan jumlah sebanyak 108 peserta yang mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) Angkatan I PAC GP Ansor Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten

  • Sabtu, 10 Okt 2020 14:50

    104 Peserta Ikuti Diklatsar Banser Angkatan I GP Ansor Huragi

    Sebanyak 104 peserta berasal dari beberapa kecamatan yang ada di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), ikuti kegiatan Diklatsar Banser Angkatan I yang digelar oleh PAC GP Ansor Kecamatan Hutaraja Tin

  • Selasa, 06 Okt 2020 05:16

    Partai Demokrat Palas Bagikan Masker Kepada Pedagang di Pasar Sibuhuan

    Mencegah penyebaran Covid 19, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Padang Lawas (Palas) bagikan masker kepada pedagang dan masyarakat di pusat Pasar Sibuhuan, Senin (5/10).Plt. Ketua DPC Partai

  • Jumat, 02 Okt 2020 15:32

    Pembangunan Irigasi Desa Saba Hotang Dilaporkan Ke Kejari Palas

    Terkait Pembangunan Daerah Irigasi (DI) di Desa Saba Hotang, Mahasiswa Peduli Padang Lawas (MP PALAS) melayangkan surat laporan ke Kejari Palas, Kamis (1/10/2020).Ketua Mahasiswa Peduli Padang Lawas,

  • Kamis, 01 Okt 2020 00:01

    Baru 6 Bulan, Irigasi Berbiaya Rp1,5 M Kini Nyaris Ambruk

    Proyek pembangunan daerah irigasi persawahan Saba Hotang kecamatan Barumun Baru (ex kecamatan Barumun) kabupaten Padang Lawas diduga tidak sesuai dengan ketentuan.Pasalnya, Proyek yang dikerjakan CV S

  • Rabu, 30 Sep 2020 04:30

    Menatap Demokrasi Di Tengah Ketidakpastian Pandemi Covid 19

    Tidak dapat dipungkiri, Pandemi Covid-19 telah mengganggu berbagai sektor kehidupan bernegara, baik ekonomi, politik dan sosial budaya. Ancaman gangguan kesehatan menjadi pertimbangan utama dalam seti

  • Jumat, 21 Agu 2020 17:51

    Wabup Palas Arahkan Inisiator Penguasaan Lahan Eks Conoco Ke Ranah Hukum

    Seluas empat (4) hektar Lahan eks Conoco di kecamatan Sosa kabupaten Padang Lawas, telah berubah fungsi. Awalnya merupakan lapangan terbuka yang dipergunakan khalayak untuk berbagai kegiatan sosial, s

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak