Kamis, 21 Jan 2021 12:11
  • Home
  • Opini
  • Rusia Meradang, Petaka Bagi Ankara

Rusia Meradang, Petaka Bagi Ankara

MEDAN (utamanews.com)
Rabu, 11 Jan 2017 07:52
Oleh: Ardian Wiwaha *)

Dunia dikejutkan dengan persitiwa penembakan mati Duta Besar Rusia untuk Turki Andrey Karlov Selasa (20/12/2016), yang dilakukan oleh Mevlut Mert Altintas, diduga merupakan mantan perwira polisi Turki yang dipecat oleh Erdogan lantaran terlibat dengan aksi kudeta beberapa waktu silam. Aksi ini terjadi seketika tatkala Andrey Karlov kala itu sedang melakukan konferensi pers di sebuah galeri seni Ankara yang selaras dengan rencana pertemuan antara Menteri Luar Negeri Rusia, Turki dan Iran di Moskow untuk membahas situasi di Suriah beberapa hari mendatang.

Motif Penembakan Andrey Karlov

Berbagai spekulasi lahir melandasi motif dan penyebab penembakan Dubes Rusia untuk Turki Andrey Karlov tatkala beberapa waktu lalu, hubungan Turki dan Rusia sedikit memanas karena keterlibatan kedua negara dalam konflik di Suriah. 

Posisi Turki dan Rusia yang berseberangan dalam kerusuhan Aleppo beberapa waktu yang lalu, diduga menjadi prasangka motif dengan persentase terbesar lantaran posisi Rusia yang diduga mendukung kelompok bersenjata atau pemberontak di Allepo, Suriah sedangkan posisi Turki di kebalikannya.

Selain itu, upaya provokasi untuk memperkeruh suasana hubungan bilateral di antara dua negara, antara Rusia dan Turki oleh pihak ketiga dimungkinkan sebagai upaya lanjutan suatu kelompok yang berkemungkinan besar masih berafiliasi dengan Fetullah Gullen (Pemimpin Aksi Kudeta Gagal Turki) beberapa waktu silam. Bisa jadi peristiwa ini merupakan aksi lanjutan kelompok kepentingan Turki untuk menimbulkan konflik di Ankara sebagai daya dan upaya untuk menurunkan Erdogan (Presiden Turki) melalui tangan Rusia.

Respon Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin tidak serta merta memanas dan merespon negatif persitiwa yang menewaskan perwakilan negaranya di Ankara. Aksi penembakan terhadap salah satu Dubes Kepercayaannya tersebut hanya dianggap sebagai tindakan terorisme sebuah kelompok kepentingan.

Meskipun Putin merespon dingin hal tersebut ditambah dengan komunikasi langsung via telpon antara Putin dan Erdogan segera setelah persitiwa penembakan, akan lebih baik pihak keamanan Turki bersama dengan Kementerian Luar Negerinya, segera meningkatkan keamanan dan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan baik bagi negara maupun perwakilan negaranya.

Respon Putin yang mengatakan bahwa aksi penembakan terhadap Andrey sebagai upaya tindak terorisme dan akan ditumpas habis, dapat dinilai sebagai indikasi awal petugas keamanan sekaligus aparat intelijen Rusia untuk melakukan infiltrasi di internal pemerintahan Turki.

Upaya melancarkan maksud dan tujuan terselubung Putin dengan dalih memberantas teroris, dapat dilakukan secara seksama tatkala diyakini bahwa hubungan Turki dan Rusia saat ini berada di bara api.

Mengingat Turki merupakan salah satu negara yang memiliki hubungan bilateral dengan Indonesia sekaligus negara yang banyak menyediakan beasiswa bagi masyarakat Indonesia, ada baiknya apabila Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Duta Besar Indonesia di Ankara, agar segera meningkatkan komunikasi, melakukan pendataan, serta mengantisipasi potensi ancaman sekaligus kerusuhan bagi warga yang dapat diperkirakan akan berlangsung beberapa waktu mendatang. Hal tersebut dilandasi oleh situasi dan kondisi keamanan di Turki dapat dikategorikan tak menentu karena potensi Rusia untuk melakukan serangan balik berkedok terorisme dapat saja terjadi sedemikian cepatnya. 

*) Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia
T#g:opiniRusiaTurki
Berita Terkait
  • Rabu, 04 Nov 2020 02:04

    Mewaspadai Politisasi Demo Aksi Bela Nabi

    Demonstrasi mengecam pernyataan Presiden Prancis terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap mewaspadai provokasi isu Aksi Bela Nabi yang berpoten

  • Rabu, 12 Agu 2020 20:12

    Mengatasi Stres Dengan Merawat Binatang atau Tanaman di Masa Pandemi Covid-19

    Menjaga kesehatan jiwa sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Pandemi Covid-19 selain menyerang fisik namun juga menyerang kesehatan mental seseo

  • Selasa, 21 Apr 2020 09:01

    Perempuan Indonesia Belum Merdeka 100%

    Perempuan saat ini masih belum memerdekakan diri dengan pilihanya sehingga perempuan Indonesia masih terkungkung dalam pikiran manusia bahwasanya memiliki kodrat hanya sebagai Ibu rumah tanga yang men

  • Senin, 20 Apr 2020 08:40

    Turki membalas, blokir situs berita Arab Saudi dan UAE

    Otoritas Turki memblokir sejumlah situs berita Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UAE) pada Minggu (19/4).

  • Rabu, 08 Apr 2020 07:08

    Tim Riset Rusia Ajukan Uji Coba Vaksin Virus Corona Ke Manusia

    Pusat riset top di Rusia, Vektor State Virology and Biotechnology Centre, mengajukan permintaan untuk menguji eksperimen vaksin virus corona (Covid-19) pada manusia, kepada 180 relawan, mulai 29 Juni ini.

  • Kamis, 27 Jun 2019 08:37

    Plt. Bupati Labuhanbatu Tandatangani Pernyataan Komitmen Penyelesaian Peningkatan Opini

    Plt. Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe telah menandatangani pernyataan komitmen penyelesaian peningkatan opini dan penyerahan matriks action plan penyelesaian tindak lanjut oleh Bupati/ Walik

  • Selasa, 25 Jun 2019 21:15

    Diskusi Terkait Peran Media Mengawal Proses Demokrasi Konstitusional & Merajut Persatuan Kembali

    Media massa melalui perannya sangat diharapkan memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat agar sistem demokrasi konstitusional yang menjadi kesepakatan bangsa dapat berjalan dengan baik dan

  • Jumat, 10 Mei 2019 19:00

    PMKRI Cabang Pematangsiantar Gelar Lomba Menulis Opini

    Sebagai wadah pembinaan dan pengkaderan organisasi, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Asissi tahun 2019, melaksanakan kegiatan Pelat

  • Jumat, 03 Mei 2019 22:43

    Kepala Bakamla Lakukan High Level Bilateral Cooperation Meeting dengan Komandan Turkish Coast Guard

    Termasuk dalam rangkaian kunjungan Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R. ke Turkish Coast Guard, dilakukan juga High Level Bilateral Cooperation Meeting dengan Komandan Turkish Coast Guard Rear

  • Kamis, 02 Mei 2019 15:12

    Lanjutkan Diplomasi Maritim, Kepala Bakamla Kunjungi Turkish Coast Guard

    Sebagai bentuk komitmen Bakamla untuk terus menyuarakan fungsinya sebagai coast guard sebagaimana amanat Presiden, Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R. melakukan kunjungan ke Turkish Coast Guar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak