Kamis, 21 Jan 2021 12:42
  • Home
  • Opini
  • Gagal Paham Kenaikan Pajak Kendaraan 2-3 Kali Lipat, Padahal Tidak

Gagal Paham Kenaikan Pajak Kendaraan 2-3 Kali Lipat, Padahal Tidak

MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 10 Jan 2017 09:49
Int
Ilustrasi
Oleh : Lis Tijohadiningrum

Terbitnya Peraturan Pemerintah No 60 tahun 2016 tentang perubahan tarif PNBP di lingkungan Kepolisian tak ayal menimbulkan keresahan.

Parahnya perubahan tarif ini dipahami keliru oleh masyarakat, mereka mengira mereka harus bayar pajak dua sampai tiga kali dari yang biasa mereka bayar setiap tahunnya. Misal yang biasa bayar 250 ribu rupiah, dikira bakal harus bayar 500 - 700 ribu, padahal bukan demikian. 

Terbitnya PP ini tidak lantas membuat masyarakat membayar pajak sebesar dua sampai tiga kalinya dari yang mereka biasa bayarkan tiap tahun.

Lantas apa maksud kenaikan tarif dalam PP no 60 tahun 2016 ? Dari judul PP tersebut tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, sangat jelas bukan pajak kendaraan yang naik.

Lalu apa yang naik? Sebenarnya infografik yang diterbitkan oleh kepolisian sudah sangat jelas menyebutkan apa saja tarif yang naik. Namun info itu masih membingungkan bagi sebagian orang. 

Untuk memudahkan memahami berapa kenaikan biaya yang harus kita bayar? mari kita buka STNK dan Surat Ketetapan Pajak Daerah yang kita miliki.

Kita bayar, antara lain :

BBN-KB (Biaya Balik Nama Kendaran Bermotor)

PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)

SWDKLLJ (Asuransi Jasa Raharja)

BIAYA ADM. STNK

BIAYA ADM. TNBK

Dari kelima point di atas, kita bandingkan dengan point yang ada dalam PP no 60 tahun, maka poin 2 Pajak Kendaraan Bermotor TIDAK ADA KENAIKAN. 

Yang naik adalah point berikut:

BBN-KB (jika kita melakukan balik nama)

BIAYA ADM. STNK : 

(1) Penerbitan STNK dibayar setiap 5 tahun sekali semula 50 ribu menjadi 100 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara untuk roda 4 atau lebih naik dari 75 ribu menjadi 200 ribu. 

(2) Stempel Pengesahan STNK yang semula gratis menjadi 25 ribu untuk roda 2 dan tiga, sementara roda 4 atau lebih sebesar 50 ribu dibayar tiap tahun.

BIAYA ADM TNBK : Biaya ganti plat nomor baru dibayar tiap 5 tahun sekali, naik dari 30 ribu menjadi 60 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara roda 4 atau lebih naik dari 50 ribumenjadi 100 ribu.

Rincian diatas jelas menunjukkan bahwa kita TIDAK AKAN MEMBAYAR 2 - 3 KALI LIPAT DARI YANG BIASA KITA BAYAR, tetapi kenaikan yang harus kita tanggung adalah bagian point Biaya Adm. STNK dan TNBK.

Demikian penjelasan tentang 'Gagal Paham Kenaikan Pajak Kendaraan 2-3 Kali Lipat, Padahal Pajak Tidak Naik' semoga bisa membantu.
 
Silahkan share jika tulisan bermanfaat dan bisa membantu orang lain.   

*) Penulis adalah pegiat sosial media
T#g:stnkSamsat
Berita Terkait
  • Rabu, 21 Okt 2020 14:51

    Kombes Pol Wibowo: Kita Hanya Pelaksana Teknis Retribusi Pemutihan

    Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Wibowo SIK MHum mengatakan, Pemprov Sumut melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Sumut akan melaksanakan pemutihan PKB dan Ba

  • Sabtu, 17 Okt 2020 12:17

    Pemutihan Denda PKB dan BBNKB Mulai 19 Oktober, BPPRD Sumut Siapkan Skema Protokol Kesehatan

    Memberikan stimulus kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Sumut melaksanakan progr

  • Rabu, 20 Mei 2020 20:30

    Dampak Covid-19, Realisasi Pajak PKB dan BBNKB Sumut Menurun Signifikan

    Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Kondisi ini secara langsung berdampak terhadap terkoreksinya realisasi penerimaan pajak daerah di Sumatera Utara (Sumut), yakni Pajak Kend

  • Rabu, 02 Mei 2018 18:22

    Wali Kota Dukung Program Kerja UPT Samsat Tebingtinggi

            Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi mendukung sepenuhnya program kerja UPT Samsat Tebingtinggi dan siap b

  • Rabu, 26 Apr 2017 08:38

    Gubsu Erry Luncurkan e-Samsat Paten dan Samsat Masuk Kampung

    Gubsu Tengku Erry Nuradi meluncurkan (grand launching) aplikasi e-Samsat Paten dan Samsat Masuk Kampung, Senin (24/4/2017), dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Sumatera Utara.

  • Kamis, 20 Apr 2017 20:08

    "Tidak Perlu Antre, Masyarakat Cukup Bayar PKB Lewat ATM"

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menegaskan kini masyarakat tidak lagi bersusah payah untuk antre di loket-loket hingga berdesakan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

  • Rabu, 11 Jan 2017 13:08

    Dandim 0824 Instruksikan Jajarannya Tanam Cabe di pekarangan

    Inilah wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di sekitarnya. Terjadinya kenaikan harga cabe di pasaran yang susah dikendalikan sungguh sangat meresahkan masyarakat, bahkan hingga Rabu ini

  • Selasa, 10 Jan 2017 15:59

    Waspada Provokasi Di Balik Kenaikan Harga

    Oleh: Rika Prasatya *)Di awal tahun 2017, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan, di antaranya perubahan biaya penerbitan surat-surat kendaraan bermotor, kenaikan tarif dasar listrik (TDL), h

  • Selasa, 10 Jan 2017 14:59

    Masyarakat Termakan Isu Kenaikan Harga

    Oleh : Dodik Prasetyo *)Pasca liburan tahun baru 2017, masyarakat disuguhi berita tentang kenaikan harga, khususnya perubahan biaya pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, kenaikan tarif dasar list

  • Selasa, 10 Jan 2017 11:42

    Kenaikan Harga Untuk Hidup Lebih Baik

    Oleh : Dharma Ariawan *)Jika kondisi ekonomi rakyat di lapisan bawah masih ada yang sulit seperti saat ini, tentunya sangat tidak setuju dan bijak apabila kebijakan pemerintah yang baru-baru ini telah

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak