Minggu, 28 Feb 2021 14:15

    Kades Hutalombang Kabupaten Palas Diduga Serobot Tanah Warga

    TABAGSEL (utamanews.com)
    Rabu, 01 Apr 2015 07:31
    Kepala Desa (Kades) Hutalombang Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Palas diduga telah melakukan penyerobotan sebidang tanah milik warga dan menjualnya kepada warga lain, akibat perbuatan oknum kades ini, pemilik tanah yang merupakan objek landreform itu telah dirugikan.

    Kepada Media, Senin (30/3) H. Rachmat Hutagalung selaku pemilik tanah objek landreform di lokasi Padang Sialang Desa Sangkilon Kecamatan Lubuk Barumun yang diduga telah diserobot oleh Kades Hutalombang itu mengatakan, kronologis kepemilikannya atas tanah tersebut berdasarkan surat ganti rugi dari ahli waris pemilik tanah yang diketahui oleh Kades Sangkilon pada tahun 2001 silam.

    "Tanah seluas 10 hektare di lokasi Padang Sialang mulanya saya beli secara ganti rugi dari Sulaiman Hasibuan alias Leman Hasibuan, selaku ahli waris dari Romali Hasibuan. Surat keterangan ganti ruginya dikeluarkan oleh Kades Sangkilon", ucap H. Rachmat Hutagalung.

    Dijelaskannya, selama bertahun-tahun mengelola tanah tersebut tidak ada muncul persoalan dengan warga masyarakat sekitarnya. Namun, pada tahun 2014, Kades Hutalombang, Sutan Hasibuan diduga telah menyerobot tanah itu dan menjual beukuran 135 meter dikali 150 meter kepada Sali Nasution sebagai Sekdes di Desa Aek Lancat, seperti tersebut dalam surat ganti rugi tanah yang ditanda tangani Kades Hutalombang tertanggal 18 Desember 2014.

    "Sikap Kades Hutalombang ini kami nilai sebagai bentuk penyalah gunaan jabatan dan wewenang, menjual yang bukan haknya dan terindikasi membuat surat palsu, karena dalam surat disebutkan saksi atas nama Bahrum Siregar yang menjabat sebagai Kades Parsombaan, bukan warga Desa Hutalombang. Persoalan ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian", kata Hutagalung.

    Diungkapnya, kronologis tanah yang dimilikinya itu merupakan objek landreform, dimana pada tahun 1969 Asisten Wedana/Ketua Landreform Kecamatan Barumun memberikan tanah seluas 25 hektare kepada Bagindo Kayo Hasibuan dan Romali Hasibuan selaku Ketua pembangunan proyek persawahan Padang Sialang, supaya tanah tersebut dibagikan kepada masyarakat yang tidak punya tanah.

    "Tanah milik Romali Hasibuan di lokasi Padang Sialang tentunya diwariskan kepada anaknya, yakni Leman Hasibuan dan saya memberikan ganti rugi atas tanah seluas 10 hektar yang dimiliki Leman Hasibuan di tahun 2001 agar beralih menjadi tanah milik saya", pungkas H. Rachmat Hutagalung.

    Senada, Leman Hasibuan saat ditemui Media membenarkan, telah mengalihkan tanah seluas 10 hektare warisan dari orang tuanya Romali Hasibuan itu kepada H. Rachmat Hutagalung secara ganti rugi dan diketahui oleh Kades Sangkilon.

    "Status tanah yang 10 hektar sudah dialihkan/diganti rugikan kepada H. Rachmat Hutagalung pada tahun 2001, karena kami tidak bisa mengelola tanah persawahan itu, tali airnya putus sehingga lahan sawah kering. Pemda Tapsel saat itu tidak ada dana untuk memperbaiki tali air yang rusak sehingga sawah menjadi lahan tidur, karena terlantar dan khawatir diserobot warga maka lahannya dialihkan atau diganti rugi kepada H. Rachmat Hutagalung", jelas Leman Hasibuan.

    Kades Hutalombang Sutan Hasibuan ketika ditemui menyatakan, persoalan tanah dengan H. Rachmat Hutagalung sudah hampir tuntas tinggal penyelesaiannya saja, persoalan ini sudah sampai di Polres Tapsel.

    "Soal tanah dengan H. Rachmat Hutagalung sudah hampir kelar, yang jelas mereka tidak bisa menunjukkan surat kepemilikannya atas tanah tersebut, tapi tanah itu merupakan tanah wilayah adat Desa Hutalombang", sebut Sutan Hasibuan.

    Menurutnya, secara turun temurun, pendiri desa ini adalah neneknya dan nenek moyang mereka yang potong kerbau 7 ekor untuk memberi nama kampung atasu desa itu, karena turunan mereka adalah pemangku adat atau raja (mora-red) dalam komponen masyarakat adat, sehingga mereka bisa mengklaim tanah yang disengketakan adalah tanah adat Desa Hutalombang.

    Ketika hendak ditanya lebih jauh, Sutan Hasibuan tidak berkenan, sehubungan dia akan mengantar keluarganya yang sedang sakit untuk dibawa berobat ke rumah sakit. (MS)
    T#g:konflikPalas
    Berita Terkait
  • Minggu, 10 Jan 2021 07:20

    LSM CIFOR Apresiasi Kejaksaan Negeri Padanglawas Berani Tetapkan 2 Tersangka BOS Afirmasi

    Dewan Pimpinan Pusat LSM Corruption Indonesia Funtionary Observation Reign "CIFOR" melalui Sekjennya, Ismail Alex, MI Perangin-Angin mengapresiasi informasi diperoleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang

  • Rabu, 30 Des 2020 14:30

    Camat Sosa Serahkan Bantuan 247 Anak Yatim

    Camat Sosa, Asrin Daulay menyerahkan secara langsung bantuan sosial santunan kepada sebanyak 247 anak yatim yang tersebar di 16 desa di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, Rabu (30/12/2020).Bantuan

  • Kamis, 17 Des 2020 22:17

    Edy Rahmayadi Apresiasi Kecepatan Tim Penyidik Tangkap 4 Mafia Tanah

    Tim penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) berhasil menangkap empat tersangka terkait kasus mafia tanah. Keempat tersangka tersebut kemudian diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi (Keja

  • Selasa, 01 Des 2020 07:31

    PT Wonorejo Perdana Tidak Hadir, Mediasi dengan Masyarakat Simangambat Jae Ditunda

    Masyarakat desa Simangambat Jae, kecamatan Simangambat, kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mendatangi kantor Bupati Paluta menuntut penyelesaian sengketa perjanjian kerjasama terkait lahan inti pla

  • Rabu, 11 Nov 2020 10:01

    Polres Palas Tetapkan Ketua KC FSPMI Palas Tersangka, LBH FSPMI Sumut Laporkan ke Wassidik Poldasu

    Terkait penetapan status Tersangka atas nama Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Padang Lawas (KC FSPMI Palas), Maulana Syafi'i, SH.I, oleh penyidik Kepolisia

  • Rabu, 14 Okt 2020 15:14

    Lahan Aset Pemprov DKI Digugat dan Dikuasai Oleh Ahli Waris RM. Koesen

    Lahan aset negara milik Pemprov DKI Jakarta saat ini dikuasai oleh sekelompok oknum yang mengaku mendapat kuasa khusus dari ahli waris Pakubuwono VIII di Surakarta.Lahan tersebut terletak di Jl. Senop

  • Minggu, 11 Okt 2020 14:11

    108 Peserta Diklatsar Banser di Palas, Terbanyak Untuk Sumut

    Dengan jumlah sebanyak 108 peserta yang mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) Angkatan I PAC GP Ansor Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten

  • Sabtu, 10 Okt 2020 14:50

    104 Peserta Ikuti Diklatsar Banser Angkatan I GP Ansor Huragi

    Sebanyak 104 peserta berasal dari beberapa kecamatan yang ada di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), ikuti kegiatan Diklatsar Banser Angkatan I yang digelar oleh PAC GP Ansor Kecamatan Hutaraja Tin

  • Selasa, 06 Okt 2020 05:16

    Partai Demokrat Palas Bagikan Masker Kepada Pedagang di Pasar Sibuhuan

    Mencegah penyebaran Covid 19, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Padang Lawas (Palas) bagikan masker kepada pedagang dan masyarakat di pusat Pasar Sibuhuan, Senin (5/10).Plt. Ketua DPC Partai

  • Jumat, 02 Okt 2020 15:32

    Pembangunan Irigasi Desa Saba Hotang Dilaporkan Ke Kejari Palas

    Terkait Pembangunan Daerah Irigasi (DI) di Desa Saba Hotang, Mahasiswa Peduli Padang Lawas (MP PALAS) melayangkan surat laporan ke Kejari Palas, Kamis (1/10/2020).Ketua Mahasiswa Peduli Padang Lawas,

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak