Kamis, 19 Sep 2019 12:32

    Bakamla RI dan DKP Patroli Pukat di Perairan Sambas

    SAMBAS (utamanews.com)
    Rabu, 04 Jan 2017 20:00
    Dok
    Petugas memberi peringatan dan penghalauan agar tidak melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang dilarang.
    Dalam rangka pengamanan perairan Indonesia terkait larangan penggunaan alat tangkap ikan pukat hela dan pukat tarik di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) negara Republik Indonesia, Bakamla RI dalam hal ini Stasiun Pemantauan Keamanan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas bekerjasama dengan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Sambas melaksanakan operasi patroli di Perairan Sambas, Rabu (4/1/2017).

    Hal ini dilatarbelakangi adanya pengaduan masyarakat nelayan tradisional setempat agar dilakukan tindakan tegas oleh Aparat Penegak Hukum terkait masih beroperasinya penggunaan alat tangkap yang dilarang oleh kelompok nelayan Lamdas. Berdasarkan Peraturan Nomor 02/ Permen-KP/2015 bahwa lampara dasar merupakan salah satu jenis alat penangkapan ikan pukat tarik berkapal (boat or vessel seines) yang dilarang penggunaannya di seluruh WPP.

    Sesuai peran dan fungsinya untuk melaksanakan penjagaan dan pengawasan perairan, maka Bakamla RI menanggapi laporan tersebut dan sebagai tindak lanjut ‘menggandeng’ instansi terkait yaitu DKP Sambas, Pemda Sambas, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat, dikarenakan permasalahan yang dihadapi juga melibatkan permasalahan sosial yang lebih kompleks yang melibatkan ‘gesekan’ berpotensi konflik antar dua kelompok nelayan. 

    Sebelumnya, kelompok nelayan Lamdas sendiri melalui Pengurus lamdas Kecamatan Selakau dan Pemangkat telah menyampaikan pernyataan sikap terkait Permen KP tersebut kepada Bupati Sambas agar mendapatkan kebijakan dalam mencari rejeki alakadarnya untuk keluarga. Pernyataan tersebut dibarengi sejumlah data tentang 375 unit kapal yang digunakan dengan bobot kurang dari 10 GT oleh 750 nelayan di dua kecamatan. Selain itu pada dasarnya nelayan Lamdas juga menyetujui rencana pemerintah untuk mengganti alat penangkapan ikan (Lamdas) melalui proses bertahap dengan mempertimbangkan Perolehan Hasil Tangkapan Ikan atau Budidaya Perikanan.  

    Operasi patroli dilaksanakan menggunakan unsur kapal patroli Catamaran 1205 dan unsur Marlin 17 milik DKP Sambas serta diawaki oleh Kadis DKP Sambas, Kepala SPKKL Sambas, Asisten 2 Pemda Sambas, dan Kepala PPN Pemangkat. Patroli dilaksanakan mulai hari ini hingga keadaan menjadi kondusif kembali. Terhadap kelompok nelayan pengguna lampara dasar, para pengawak kapal patroli melakukan peringatan dan penghalauan agar tidak melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang dilarang sesuai dengan kebijakan dan peraturan saat ini. (Rls)
    T#g:PatroliBakamla
    Berita Terkait
  • Kamis, 19 Sep 2019 07:49

    Tatap Muka Penasehat DWP dengan Istri Personel Bakamla RI

    Keberhasilan Bakamla berawal dari adanya dukungan keluarga dan keberhasilan seorang suami ada doa yang kuat dari istri.

  • Rabu, 11 Sep 2019 15:11

    Kepala Bakamla RI Lantik Deputi Inhuker dan Deputi Jakstra

    Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A. Taufiq R., melantik Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama (Inhuker) dan Deputi Kebijakan dan Strategi (Jakstra) yang baru di Aula Mab

  • Minggu, 08 Sep 2019 14:08

    USCG Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama dengan Bakamla RI/IDNCG

    Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla TSNB Hutabarat menyambut kedatangan Senior Maritime Advisor United States Coast Guard (USCG) Captain (Ret) James Duval, di Markas Besar Bakamla RI,

  • Selasa, 03 Sep 2019 16:03

    Bakamla RI Libatkan Unsur Zona Maritim Barat Latihan Bersama SEACAT 2019

    Sejumlah personel Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) yang bertugas di wilayah Zona Maritim Barat mengikuti Latihan Bersama South East Asia Cooperation and Training (SEACAT), di Perairan Asia Te

  • Jumat, 30 Agu 2019 19:20

    Pengawak SPKKL Karangasem Cari Nelayan Hilang di Perairan Seraya

    Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Karangasem Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) tergabung dalam tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang nelayan yang hilang saat mela

  • Senin, 26 Agu 2019 12:36

    Open Ship KN. Tanjung Datu, Pelayanan Bakamla RI di Pulau Terdepan

    Tampak ketertarikan anak-anak pada buku yang dibacanya, di atas kapal di dalam ruangan Perpustakaan Pojok Baca Digital (Pocadi) KN Tanjung Datu-301 yang sedang sandar dan menggelar Open Ship di Dermag

  • Minggu, 25 Agu 2019 09:15

    Bakamla RI/IDNCG Terima Courtessy Call APCSS

    Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A.Taufiq.R menerima Courtesy Call Deputy Director of Daniel K. Inouye Asia Pacific Center for Security Studies (DKI APCSS) BG James Hirai, yang datang bersama

  • Sabtu, 24 Agu 2019 18:24

    Bakamla RI/IDNCG- KOICA Bahas Pembangunan Akademi Bakamla

    Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A.Taufiq.R menerima kunjungan kerja Korea International Cooperation Agency (KOICA), di Mabes Bakamla RI/IDNCG, Jalan Proklamasi No. 56 Jakarta Pusat, Jum'

  • Sabtu, 24 Agu 2019 17:54

    Bakamla RI Serahkan Proses Hukum 5 Kapal ke Polda Babel

    Terkait penangkapan terhadap 5 kapal yang dilakukan oleh Tim Operasi Khusus  (Opsus) Bakamla RI/ lndonesian Coast Guard (IDNCG) dengan KN Bintang Laut-401, penyidikan sudah dilakukan oleh tim yan

  • Kamis, 22 Agu 2019 16:22

    Bakamla RI- Korea Coast Guard Kuatkan Kerja Sama Bidang Capacity Building

    Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. melaksanakan kunjungan kerja ke Seoul, Mokpo, dan Yeosu, di Korea Selatan, 18-22 Agustus 2019.Tujuan dilaksanakannya kunjungan ialah untuk mengim

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak