Minggu, 24 Mei 2026
Selama Turnamen Badminton Rao-rao Dolok Cup I, Omzet Penjualan Meningkat 100%
TABAGSEL (utamanews.com)
Selasa, 22 Mar 2016 12:15
Selama sebulan lebih, sejak dibukanya kegiatan turnamen olahraga Badminton Rao-rao Dolok Cup I, di Desa Rao-rao Dolok, Kecamatan Sosa Kabupaten Palas, yang dimulai pada tanggal 13 februari dan berakhir pada tanggal 18 maret 2016 kemarin, omzet penjualan sejumlah pemilik warung kopi meningkat tajam hingga di atas 100% dari biasanya.


Hal ini diakui Hilman Hasani Harahap, satu warga Desa Ujung Batu, yang selama kegiatan turnamen ini berlangsung, ia tidak pernah tertinggal mengikutinya. "Selain hobbi badminton, saya juga ikut sebagai peserta, namun tersisih pada babak 16 besar. Setiap malam saya lihat pertandingannya yang cukup seru. Mulai turnamen ini dibuka sampai hari terakhir final, cukup ramai orang yang menontonnya," sebutnya.

Sementara itu, Khoirul Saleh Siregar, satu pemilik warung kopi yang berada persis di samping lapangan badminton, kepada Media, kemarin, menyebutkan, selama lebih sebulan digelar kegiatan turnamen badminton, omzet penjualan minuman di warung kopi miliknya itu mengalami peningkatan di atas 100% dari biasanya.
"Biasanya, omzet penjualan minuman kopi, kopi sasetan, teh, aqua dan minuman lainnya yang kami jual disini rata-rata sebesar Rp. 250.000 sampai Rp. 300-an ribu perharinya. Alhamdulillah, selama ada turnamen badminton, omzetnya rata-rata sebesar Rp. 600.00 sampai Rp 800-an ribu perhari. Naiknya lebih 100% dari biasa," ujarnya.

"Tapi, waktu pembukaan turnamen dan penutupan final itu, lumayan banyak omzet penjualan minumannya, bang. Waktu itu, dapat kami omzet penjualan sampai Rp. 1 jutaan," tambahnya.

Senada, Zulyaden Lubis, SH, tokoh masyarakat setempat dan Zuhri Yusron Lubis, keduanya termasuk panitia turnamen menyatakan, selama turnamen badminton berlangsung, para pemuda di desa itu mendapatkan penghasilan dari segi penjualan bola bulutangkis dan dari parkir kenderaan.

"Setiap malamnya selama ada turnamen badminton ini, omzet penjualan bola badminton rata-rata sebesar Rp. 200-an ribu. Kalau laporan dari petugas parkir, setiap malamnya omzet yang mereka laporkan sebanyak Rp. 250.000 sampai Rp. 300.000," ujarnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Tapi, waktu pembukaan dan penutupan turnamen, omzet parkir dilaporkan panitia didapat sebanyak Rp. 600-an ribu," terangnya.

Warga masyarakat di sini berharap, agar kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini bisa digalakkan oleh pemerintah, selain untuk menjaring bibit-bibit potensial, sebagai sarana hiburan bagi warga serta bermanfaat positif bagi peningkatan ekonomi warganya. (MS)

 Keterangan gambar :
 Khoirul Saleh Siregar (berkaos hijau) terlihat sedang melayani pelanggan di warung kopinya. Selama kegiatan turnamen badminton Rao-rao Dolok Cup I digelar, omzet penjualan minuman di warung kopinya naik di atas 100%. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later