Senin, 23 Sep 2019 19:05
  • Home
  • Ekonomi
  • Pemerintah Kurangi Kuota Solar Sumut 244.340 KL

Pemerintah Kurangi Kuota Solar Sumut 244.340 KL

MEDAN (utamanews)
Selasa, 26 Feb 2013 18:09
Kuota solar untuk Sumatera bagian utara tahun ini direncanakan turun 244.340 kiloliter menjadi 2.535.946 kiloliter dari 2012 yang masih 2.780.286 kiloliter.

“Penurunan kuota itu menyusul penerapan Permen ESDM (Energi Dan Sumber Daya Mineral) Nomor 1 tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM (bahan bakar minyak),” kata General Manager Fuel Retail Marketing Region I Sumbagut Gandhi Sriwidodo di Medan, Selasa 26 Februari 2013.

Dia mengatakan itu pada acara Bimbingan Teknis Implementasi Permen ESDM No.1/2013 yang digelar Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Pertamina dan Pemerintah Provinsi Sumut yang dihadiri berbagai kalangan.

Kuota solar itu juga lebih kecil dari realisasi penyaluran di 2012 yang sebesar 2.764.255 kiloliter Meski kuota solar itu sudah ditekan tetapi diyakini penyaluran realisasi tetap di atas kuota.

Dari kuota yang sebanyak 2.535.946 kiloliter itu penyaluran diestimasikan masih di atas angka tersebut atau 2.722.579 kiloliter.

“Meski penyaluran akan bisa ditekan dari tahun 2012 yang sebesar 2.764.255 kiloliter atau hanya 2.722.579 kiloliter, yah tetap saja realisasi solar masih di atas kuota,” katanya.

Untuk menekan penyaluran solar di atas kuota, Pertamina berharap Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, pengusaha SPBU dan perusahaan pertambangan, perkebunan dan kehutanan yang terhitung 1 Maret 2013 dilarang menggunakan solar bersubsidi.

Pertamina sendiri sudah dan akan melakukan berbagai langkah agar kebutuhan solar nonsubsidi semakin mudah diperoleh.

Jumlah SPBU nonsubsidi di Sumut misalnya sudah ada 15 SPBU.

Pertamina juga menyediakan SPBU berjalan (mobile SPBU) yang sudah ada 20 unit.

“Dengan adanya SPBU dan mobile SPBU penyedia solar nonsubsidi tentunya pengusaha perkebunan, pertambangan dan kehutanan tidak kesulitan memenuhi kebutuhan BBMnya pascaPermen ESDM I/2013 itu,” katanya. Komite BPH Migas, Ibrahim Hasyim menyebutkan, pengurangan kuota solar secara nasional memang sudah sangat mendesak untuk menekan besaran subsidi pemerintah dari BBM khususnya solar yang sebagian besar untuk kebutuhan industri dan perkebunan yang tidak layak disubsidi.

Apalagi di Sumbagut khususnya Sumut, yang penyaluran solarnya ternyata di atas angka rata-rata penyaluran daerah lain.

“Kalau daerah lain penyerapan solar masih sekita 8 persen per bulan, maka di Sumut sudah sekitar 9 persen. Jadi pemerintah benar-benar harus menekannya,” katanya. (ant)
T#g:ekonomiPertamina
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 13 Agu 2019 21:13

    CAS Diharapkan Mampu Tekan Inflasi Kota Medan

    Angka inflasi Kota Medan yang mencapai 0,92% terhitung Juli 2019 ternyata kontribusi terbesarnya berasal dari cabai.

  • Jumat, 16 Agu 2019 03:16

    Upaya Menangani Kebocoran Pipa Minyak Pertamina di Karawang

    Tumpahan minyak dan gelembung gas menyebar di garis pantai laut utara Jawa pertengahan Juli 2019. Diketahui, tumpahan terjadi akibat insiden di blok migas milik anak usaha PT Pertamina (Persero). Samp

  • Minggu, 18 Agu 2019 03:18

    Tensi Politik Turun, Momentum Pemerintah Atasi Masalah Ekonomi

    Berita terkait polarisasi pasca pemilu sudah reda, artinya tensi politik sudah menurun dan menunjukkan stabilisasi keamanan secara politis. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bagi Jokowi agar senan

  • Kamis, 25 Jul 2019 18:25

    TNI dan PT. Pertamina Jalin Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PT. Pertamina (Persero) menjalin dan melakukan kerja sama serta menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kegiatan T

  • Jumat, 26 Jul 2019 03:26

    Kestabilan Politik dan Kepastian Hukum, Modal Kepercayaan Untuk Mendatangkan Investor

    Jika kita mengikuti kaleidoskop politik di Indonesia beberapa bulan belakangan ini, maka akan terasa sekali atmosfer politis yang cukup menyesakkan masyarakat khususnya para pelaku usaha.Jika banyak o

  • Selasa, 09 Jul 2019 09:49

    Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Ingin Peningkatan Ekspor dan Investasi

    Presiden Jokowi, Senin siang (8/7/2019), memimpin sidang kabinet paripurna untuk membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan ekonomi. Sidang kabinet tersebut digelar di Ruang Garuda, Istana Kepresiden

  • Jumat, 24 Mei 2019 23:34

    Bertemu Presiden, Pemilik Warung yang Dijarah Akan Kembali Berdagang

    Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019 bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Keduanya diundang oleh Presiden setelah menge

  • Rabu, 02 Jan 2019 17:42

    Plt Bupati Labuhanbatu Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

    Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, didampingi Setdakab Ahmad Muflih, SH, MM, Rabu, (02/01/19) meninjau Pematangan Lahan Tidur di Kompleks Gedung Olah Raga (G

  • Jumat, 07 Des 2018 11:27

    Resmikan BBM 1 Harga di Pulau Nias, Pertamina Siap Capai Target BBM 1 Harga 2018

    PT Pertamina (Persero) bersama dengan Kementerian ESDM meresmikan kembali SPBU Kompak 16.228.521 di Distrik Sitolu Ori-Kabupaten Nias Utara dan SPBU Kompak 16.228.810 di Distrik Hibala, Kabupaten Nias

  • Senin, 15 Okt 2018 09:05

    Wakil Walikota Buka Sosialisasi SDGs Kota Tebing Tinggi

    Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang diwakili oleh Wakil WalikotaTebing Tinggi Ir. H. Oki Doni Siregar membuka Acara Sosialisasi Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Go

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak