Senin, 19 Apr 2021 09:40
  • Home
  • Ekonomi
  • Jusuf Kalla salah tentang pencairan dana Century

Jusuf Kalla salah tentang pencairan dana Century

JAKARTA (utamanews.com)
Sabtu, 30 Nov 2013 07:59
"Pernyataan Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden, soal kejanggalan dalam penyaluran dana bailout Bank Century besar kemungkinan tidak akurat. Dua bukti yang kami peroleh mementahkan pernyataan tersebut." Demikian dikutip dari situs media katadata.co.id. 
 
Dalam tulisannya di laman Kompasiana berjudul “Century, Skandal Perampokan Sistemik” yang dipublikasikan pada Kamis (28/11), Jusuf Kalla mempertanyakan pencairan dana penyertaan modal sementara untuk Bank Century yang disebutkannya dilakukan pada Sabtu, 22 November 2008.
 
“Saya bingung juga, mengapa uang dikeluarkan hari Sabtu-Minggu?” kata Jusuf Kalla. “Mau ke mana uang dikeluarkan hari Sabtu? Bukannya bank-bank tidak ada yang buka? Lari kemana uang itu?”
 
Mantan wakil presiden yang akrab dipanggil JK tersebut juga mengaku bingung, karena pada Senin, 24 November 2008, tiba-tiba dana yang dicairkan sudah mencapai Rp 2,7 triliun. Pernyataan serupa dilontarkan Kalla dalam acara “Indonesia Lawyers Club” di TVOne, Selasa (26/11) malam.
 
Pernyataan Kalla tersebut tampaknya bertentangan dengan data dan dokumen yang ada. Dalam dokumen laporan hasil pemeriksaan lanjutan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dirilis pada 22 Desember 2011 disebutkan bahwa transfer pertama kali dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Senin, 24 November 2008. Bukan Sabtu dan Minggu, seperti dituduhkan Kalla.
 
Jumlah dana yang ditransfer pada hari itu pun hanya Rp 1 triliun, bukan Rp 2,7 triliun seperti juga disebutkan Kalla. Fakta ini diperkuat oleh bukti setoran real time gross settlement (RTGS) LPS ke rekening 523.095.000 milik Bank Century di Bank Indonesia. Transfer dilakukan melalui Bank Rakyat Indonesia, Kantor Cabang Khusus pada pukul 07.32 WIB.

Dalam laporan tersebut, BPK menyebutkan bahwa penyaluran dana dilakukan sebanyak 23 kali transfer. Sebanyak 20 transfer tunai dilakukan ke rekening giro Bank Century di Bank Indonesia senilai Rp 5,31 triliun. Sedangkan tiga transfer lain dalam bentuk penyerahan surat berharga negara kepada Direksi Bank Century senilai Rp 1,45 triliun.
 
Samsu Adi Nugroho, Sekretaris dan juru bicara LPS, saat dimintai konfirmasi mengenai bukti transfer yang diperoleh Katadata, tidak dapat memberikan pernyataan sebelum melihat secara langsung bukti tersebut. Namun, dia menyatakan LPS sudah menyerahkan semua dokumen ke semua pihak yang berwenang, seperti BPK dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
 
Meski begitu, Samsu membenarkan bahwa transfer pertama LPS ke Bank Century dilakukan pada Senin, 24 November 2008. “Tidak benar pernyataan yang menyebutkan bahwa transaksi dilakukan pada Sabtu dan Minggu,” ujarnya. “Transaksi dilakukan LPS pada hari kerja.”
 
Ia menambahkan, selama ini ada juga kesalahan persepsi di masyarakat tentang arti transfer tunai. Tunai yang dimaksud adalah dalam bentuk transfer antar-rekening dan surat berharga. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan pemerintah pada 1998 lalu, yaitu dalam bentuk pemberian komitmen obligasi rekap.
 
“Jadi, tidak benar kalau tunai di sini dipersepsikan sebagai uang cash. Apalagi disebutkan ada uang didrop sampai bertruk-truk.” (kd) 
T#g:Data
Berita Terkait
  • Rabu, 31 Mar 2021 00:31

    Tingkatkan Akurasi Data, Dinas PPPA Sumut Gelar Pelatihan Sistem Informasi Online

    Akurasi data sangat penting dalam penanganan dan pencegahan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ketidakakuratan data dapat menyulitkan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan terkait tinda

  • Jumat, 29 Jan 2021 23:29

    JK: Vaksin Mandiri Membantu Mempercepat Program Vaksinasi Covid-19

    Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, M. Jusuf Kalla (JK) mendukung wacana vaksin mandiri untuk Covid-19 yang dikemukakan oleh pemerintah melalui Menteri kesehatan Budi G. Sadikin. Menur

  • Rabu, 27 Jan 2021 16:27

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Lantik Muh Aris Marfai Jadi Kepala BIG, Ini 4 Pesan Khusus Untuknya

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menekankan pentingnya peran Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam mendukung program pemerintah. Hal itu disampaikan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah ke

  • Rabu, 30 Okt 2019 17:50

    Pemprov Sumut Komitmen Implementasikan Satu Data Indonesia

    Data dan informasi yang akurat sangat penting dalam proses pembangunan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kembali menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan program Satu

  • Senin, 15 Jul 2019 18:35

    Panglima TNI: 781 Capaja TNI-Polri Siap Dilantik oleh Presiden RI

    Sebanyak 781 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri, terdiri dari 259 Akademi Militer (244 putra, 15 putri), 117 Akademi Angkatan Laut (103 putra, 14 putri), 99 Akademi Angkatan Udara (90 putra, 9 pu

  • Kamis, 21 Mar 2019 18:31

    Ujian Nasional Dihapuskan, Sandiaga Tawarkan Konsep Absurd

    Dalam perhelatan debat Cawapres, Sandiaga sempat mengatakan bahwa Neraca Pendidikan Daerah (NPD) dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang diangkat Ma'ruf belum tentu mampu menghadirkan pendidikan

  • Jumat, 12 Okt 2018 22:12

    Panglima Kosatgasgabpad Sambut Kedatangan Wapres RI

    Panglima Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Kosatgasgabpad) Mayjen TNI Tri Suwandono bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia

  • Selasa, 02 Okt 2018 12:42

    Wapres JK Jadi Komandan Penanganan Dampak Gempa di Sulteng

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Komandan penanganan paska gempa bumi di Palu, Donggala, Sidi, dan Parigi Moutong (Sulawesi Tengah), dan Menteri Koordinator

  • Rabu, 18 Jul 2018 22:18

    Wapres Jusuf Kalla: Masa Depan Bangsa Ada di Pundak Perwira Muda

    Masa depan bangsa Indonesia ada di pundak para Perwira muda yang hadir di sini dan senior mampu memberikan petunjuk dan contoh yang baik kepada Perwira muda sehingga dapat menentukan arah dan karir di

  • Rabu, 30 Mei 2018 10:30

    Tidak Terganggu Aksi Teror, Indonesia Siap Selenggarakan Asian Games 2018

    Perhelatan akbar Asian Games 2018 sebentar lagi akan dimulai, gegap gempita Asian Games 2018 semakin hari semakin terasa. Antusias masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta dan Palembang dirasa tinggi d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak