Jumat, 19 Jan 2018 02:28
  • Home
  • Techno
  • Panglima TNI Hadiri The Defense & Security 2017 di Thailand

Panglima TNI Hadiri The Defense & Security 2017 di Thailand

Thailand (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Selasa, 07 Nov 2017 06:27
Dibaca: 1.430 kali
Puspen TNI
The Defense & Security 2017, di Thailand

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama 10 orang Delegasi menghadiri The Defense & Security 2017-The Asian Defense And Security Exhibition yang secara resmi dibuka oleh Menteri Pertahanan Thailand Jenderal Prawit Wongsuwon di Impact Exhibition & Convention Center, Bangkok, Thailand, Senin (6/11/2017).

Pameran Pertahanan dan Keamanan yang dilaksanakan dari tanggal 6-9 November 2017 ini merupakan pameran pertahanan dan keamanan dua tahunan. Pameran ini diikuti oleh 400 perusahaan pertahanan dan keamanan terdepan di dunia dari 50 negara, dihadiri lebih dari 300 delegasi resmi dari 35 negara yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan dan Panglima Angkatan Bersenjata terutama dari negara-negara Asean.

The Defense & Security 2017 di Thailand merupakan pameran pertahanan dan keamanan yang menampilkan berbagai macam peralatan sistem senjata diantaranya, rudal, tank, kapal angkutan kendaraan dan barang, satelit komunikasi, dan berbagai peralatan elektronik dalam bidang teknologi pertahanan. 

Dari tahun ketahun, pameran ini semakin pesat perkembangannya, baik dalam keikutsertaan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang peralatan pertahanan dan keamanan, maupun peningkatan jumlah delegasi yang hadir.

Pameran ini menjadi kesempatan bagi produsen internasional dalam memperkenalkan berbagai macam peralatan-peralatan pertahanan dan keamanan yang semakin berkembang mengikuti perkembangan teknologi, sehingga pameran ini merupakan salah satu acara militer yang penting bagi perusahaan keamanan dan militer yang ingin melakukan bisnis di Asean.

Sejumlah perusahaan pertahanan nasional Indonesia turut berpartisipasi di pameran internasional Defense and Security  2017 di Thailand dan berbagai alat pertahanan canggih buatan Indonesia dipamerkan, mulai senjata organik, bahan peledak, pesawat militer, sampai teknologi anti sadap.

Berbagai alat yang dipamerkan tersebut, semuanya di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI sebagai upaya promosi industri pertahanan dalam negeri. Produk pertahanan tersebut merupakan karya anak bangsa, baik hasil produksi BUMN maupun perusahaan swasta nasional.

Di sela-sela menghadiri dan meninjau Pameran Pertahanan dan Keamanan, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama delegasi melaksanakan CC (Courtessy Call) kepada Wakil Perdana Menteri/Menteri Pertahanan Kerajaan Thailand Jenderal Prawit Wongsuwon dan CC dengan Commander in Chief of Defence Services  Myanmar Senior General  Min Aung  Hlaing  di lokasi pelaksanaan The Defense & Security 2017, guna peningakatan kerja sama militer khususnya Angkatan Bersenjata.

Editor: Budi

T#g:Alutsistathailand
Berita Terkait
  • Selasa, 07 Nov 2017 06:37

    Panglima TNI dan Pangab Thailand Bahas Keamanan Kawasan Asean

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Tharnchaiyan Srisuwan membahas perkembangan keamanan kawasan Asean yang membutuhkan kerja sama yan

  • Senin, 06 Nov 2017 12:46

    Panglima TNI Ajak Pangab Thailand Perluas Kerja Sama

    Mencermati perkembangan lingkungan strategis baik di tataran global maupun regional, Panglima TNI mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF untuk memperluas kerja sama yang telah ada, g

  • Selasa, 31 Okt 2017 16:01

    Panglima TNI: 11 Sukhoi Akan Perkuat Pertahanan Udara

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan membeli 11 Pesawat Tempur Sukhoi SU-35 sesuai dengan persyaratan yang diajukan oleh TNI Angkatan Udara untuk memperkuat Pertahanan Udara Nasional.Hal tersebut dik

  • Senin, 16 Okt 2017 18:06

    Panglima TNI: Tutup Celah Korupsi di Lingkungan TNI

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkomitmen dalam menutup celah korupsi di lingkungan TNI, sehingga tidak menimbulkan kerugian negara.

  • Rabu, 23 Agu 2017 18:03

    Panglima TNI : Industri Strategis Sangat Diperlukan Dalam Pertahanan Negara

    Industri Strategis Nasional sangat diperlukan ke depan dalam pertahanan negara, bila industri strategis sudah mandiri tentunya kita punya kepercayaan diri yang luar biasa dalam mengawal dan menjaga wi

  • Rabu, 23 Agu 2017 17:43

    Gubsu Erry Bertemu Wakil Gubernur Satun, Thailand

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menyambut gembira dan mendukung penuh upaya peningkatan hubungan perdagangan antara Sumut dan Provinsi Satun, Thailand.

  • Jumat, 11 Agu 2017 15:41

    Panglima TNI : Alutsista TNI Untuk Memperkuat Pertahanan Negara

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa pengadaan Alat Utama Sistim Senjata (Alutsista) TNI terbaru berupa pesawat tempur Sukhoi-35, bertujuan untuk memperkuat pertahanan negara ses

  • Selasa, 25 Jul 2017 21:05

    Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan The Royal Thai Navy

    Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. menerima kunjungan Director of Policy and Planning Naval Intelligence Department, The Royal Thai Navy (RTN), Rear Admiral (RADM) Aphicat P

  • Rabu, 05 Jul 2017 01:55

    Blokir istrinya sendiri di media sosial, pria ini malah unggah foto bersama selingkuhan

    Feng Long tak, seorang pria beristri, warga negara Malaysia yang bekerja di Thailand tidak mengakui dirinya telah berselingkuh walaupun istrinya telah membeberkan sejumlah bukti tak terbantahkan, term

  • Jumat, 26 Mei 2017 19:26

    Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan dari Royal Thai Embassy

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. menerima kunjungan Royal Thai Embassy yang dilaksanakan oleh Capt. Narate Wongtrakoon, Naval Attache dan Colonel Songvit Vayuheurd, Army Attache,

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak