Sabtu, 16 Des 2017 12:34
  • Home
  • Techno
  • 12 Institusi Terserang Virus Ransomware di Indonesia

12 Institusi Terserang Virus Ransomware di Indonesia

Malang (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 20 Mei 2017 23:40
Dibaca: 358 kali
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut sebanyak 12 institusi di Indonesia sistem perangkatnya terserang virus 'Ransomware' jenis 'WannaCry', yang sebelumnya menginfeksi setidaknya 200 ribu komputer di seluruh dunia.


"Laporan yang kami terima ada sekitar 12 institusi yang masuk dan terkonfirmasi, namun bisa saja itu lebih," kata Rudiantara, usai pidato di acara wisuda Universitas Muhammadiyah, Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/5/2017).

Ia mengatakan belasan institusi itu tersebar di Jakarta dan berbagai daerah, dengan segmentasi bidang perkebunan, manufaktur, perguruan tinggi, dan Samsat di Sulawesi.

"Namun secara umum tidak signifikan dibanding dengan negara-negara lain, ini karena bantuan media-media yang secepatnya dan terus menerus mengingatkan kepada masyarakat," katanya.

Ia mengaku, hingga kini Indonesia masih belum aman oleh serangan virus, karena masih ada virus lain yang mengintai dengan total enam sampai delapan jenis di Indonesia.

"Virus yang masih mengintai itu tidak separah WannaCry, dan itu masih ada dan bergentayangan dari ribuan tinggal ratusan yang ada di Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, Rudiantara meminta masyarakat untuk tetap sadar, dengan rutin mengganti "password" atau kata kunci setiap akun, email dan pin ATM, karena itu yang menjadi sasaran serangan virus.

"Lakukanlah secara reguler 'backup' data kemudian pembaruan 'software' atau mengunduh anti virus dengan versi terbaru," katanya.

Ransomware adalah sejenis aplikasi tools/perangkat perusak yang dirancang serta ditanamkan secara diam-diam dan ketika dijalankan secara jarak jauh akan menghalangi akses kepada sistem komputer atau data, bekerja dengan mengunci sistem dengan cara mengenkripsi file sehingga tidak dapat diakses hingga tebusan dibayar.

Ada pun jenis Ransomware yang saat ini sedang mewabah adalah WannaCrypt0r 2.0 ransomware, yang memanfaatkan kelemahan sekuriti pada Sistem Operasi Windows yang telah ditambal oleh Microsoft melalui Security Update Patch pada Maret lalu.

Namun masih banyaknya sistem komputer yang tidak melakukan pembaruan tersebut menyebabkan ransomware ini cepat menyebar ke seluruh dunia dalam waktu singkat.

Editor: Sam

T#g:Virus
Berita Terkait
  • Minggu, 02 Jul 2017 03:02

    Ransomware jenis GoldenEye lebih berbahaya dari WannaCry

    Dunia dikejutkan dengan munculnya ransomware jenis baru yang menyerang beberapa komputer. Menurut seorang pengamat, jenis baru ini lebih berbahaya daripada WannaCry yang sempat heboh beberapa bulan lalu.

  • Jumat, 30 Jun 2017 04:50

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspadai Serangan Virus Petya

    Pemerintah meminta masyarakat untuk mewaspadai dan melakukan tindakan pencegahan terhadap ancaman virus ransomware bernama Petya yang sedang berlangsung secara global.

  • Minggu, 14 Mei 2017 19:04

    Ini upaya Menkominfo terkait penyebaran ransomeware WannaCrypt

    2 rumah sakit di Indonesia menjadi korban serangan ransomeware WannaCrypt atau disebut juga WannaCry. Agar instansi pemerintah tidak mengalami hal serupa, Menkominfo telah menginformasikan ke seluruh kementerian untuk melakukan antisipasi.

  • Rabu, 16 Jan 2013 23:43

    10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan

    Hingga saat ini Human Immunodeficiency Virus atau yang kita kenal dengan HIV masih menjadi penyakit mematikan dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Secara umum sulit sekali membedakan gejala

  • Rabu, 16 Jan 2013 23:07

    Virus Flu Burung ditemukan di Kab. Humbang Hasundutan

    Flu burung (avian influenza) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan virus influenza yang ditularkan oleh unggas. Jenis flu burung ini menyerang unggas dan dapat terjangkit pada manusia serta da

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak