Selasa, 16 Okt 2018 01:19

Massa Gelar Aksi Teatrikal di Kantor DPRD Sidimpuan

Tiga Pocong Minta Kadis Kesehatan Padangsidimpuan Ditangkap

Padang Sidempuan (utamanews.com)
Oleh: Sahrul Ramadan Harahap
Kamis, 07 Des 2017 18:57
Dok
Tiga Pocong dari Jaringan Aliansi dan Mahasiswa Untuk Perubahan saat melakukan aksi teatrikal menuntut Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan ditangkap, Kamis (7/12/2017).

Puluhan massa dari Jaringan Aliansi dan Gerakan Mahasiswa untuk Perubahan (Jalan Gempur) Tabagsel berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/12/2017). 

Uniknya, aksi ini sambil membawa 'Pocong' atau ilustrasi jenazah yang sudah dikafani. Massa meminta Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan ditangkap karena diduga telah melakukan praktik korupsi.

Ketua Jalan Gempur Tabagsel, Wirman Nasution lewat orasinya menyampaikan bahwa pihaknya meminta Kadis Kesehatan Pemko Padangsidimpuan berinisial LD ditangkap. 

"Kami meminta agar Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan ditangkap, karena diduga sudah melakukan korupsi," ujar Wirman dan disahuti puluhan massa lainnya.

Sambil menggelar aksi teatrikal dengan membawa 'pocong' sebagai simbol buruknya praktik kinerja SKPD tersebut, massa menyebut ada tiga poin dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan. Seperti, penyalahgunaan program JKN, masalah pegawai honores dan soal IPAL sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Padangsidimpuan.

"Ini aksi yang ketiga kalinya kami lakukan, kami meminta kepada DPRD untuk memanggil Kadis Kesehatan untuk dilakukan RDP," tukasnya dan meminta kepada pihak terkait untuk tidak melindungi para pelaku tindak pidana korupsi di Kota Salak ini.

Hampir selama dua jam Wirman dan kawan-kawan berorasi, akhirnya salah satu anggota DPRD Irsan Efendi Nasution datang menemui mereka. Anggota DPRD dari Partai Golkar ini menjelaskan akan menemui pimpinan DPRD dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi dan tuntutan massa.

"Akan kita sampaikan kembali ke Ketua dan pimpinan DPRD yang ada. Dan lebih baik juga jika masakah ini dilaporkan langsung kepada aparat hukum dengan membawa bukti yang ada," tukasnya menanggapi dan jika dilakukan RDP tidak akan memberikan solusi terhadap dugaan kasus ini.

Mendapat tanggapan Irsan, massa yang sebelumnya melakukan aksi serupa mengaku sudah melaporkan masalah tersebut ke Kejari Padangsidimpuan dan meminta agar ditindaklanjuti. Selanjutnya, massa pun membubarkan diri dengan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan Satpol PP setempat.

Editor: Windra

T#g:aurAlkesJKNKorupsiSidempuan
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Sabtu, 29 Sep 2018 18:19

    LSM Pelopor Desak Inspektorat Labuhanbatu Percepat Pemeriksaan Dugaan Korupsi Dinkes Rp 33.336 M

    Diminta kepada Inspektorat Pemkab Labuhanbatu sebagai Badan Pengawasan, supaya segera secepatnya melakukan pemeriksaan terkait pelimpahan Kejaksaan Negeri Labuhanbatu tentang kasus laporan dugaan peny

  • Selasa, 25 Sep 2018 08:35

    Diduga Korupsi ADD TA 2018, Kepala Dusun dan Guru Mengaji Adukan Kepala Desa di Labuhanbatu

    Kepala Desa Negeri Lama Seberang Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Ahmad Ahyar, 50 tahun, akan dilaporkan oleh Kepala Dusun Sei Bunga Desa Negeri Lama Seberang, Abdul Rahman Nst, 53 tahun,

  • Sabtu, 22 Sep 2018 01:32

    Unjukrasa Aliansi Pemuda Kabupaten Asahan Tolak Provokator

    Puluhan warga Kabupaten Asahan yang mengatas namakan Aliansi Pemuda Kabupaten Asahan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi penolakan segala bentuk propokasi terhadap warga Asahan, Jumat (21/9/2018

  • Jumat, 07 Sep 2018 22:47

    Aktivis di Medan Peringati 14 Tahun Kematian Munir

    Sejumlah aktivis di Kota Medan menggelar aksi refleksi 14 tahun kematian pejuang Hak Asasi Manusia, Munir, di bundaran depan Kantor Pos Besar Medan, Jalan Balai Kota, Medan, Jumat (7/9/18) sore. Merek

  • Rabu, 05 Sep 2018 17:55

    PTTN Kembali Didemo AMPMB

    Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Bersatu (AMPMB) bersama masyarakat yang tergabung dari sembilan desa kembali melakukan aksi demonstrasi, Rabu (5/9/2018). Kali ini massa berunjukrasa di Ka

  • Senin, 03 Sep 2018 19:23

    Masyarakat Nias Minta KPU RI dan Timsel Sumut V Batalkan Ujian CAT Calon KPU Nias Selatan

    Ratusan masyarakat Kepulauan Nias yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Ono Niha (HIMONI) dan Forum Komunikasi Masyarakat Nias (Forkamnis) geruduk Kantor KPU Provinsi Sumatera Utara, Senin (3/9/201

  • Senin, 03 Sep 2018 12:33

    Massa Central Bersatu Aksi Damai Terkait Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    Sebanyak lebih kurang 115 orang massa dari Central Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu (Central Bersatu) Kabupaten Labuhanbatu akan melakukan Aksi Damai ke arah kantor Mapolres Labuhanbatu, kantor Kejaks

  • Selasa, 28 Agu 2018 19:48

    Tuntutan Tidak Ditanggapi, AMPB Dirikan Tenda dan Bermalam di PTTN

    Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu (AMPMB) dan sejumlah warga dari sembilan desa melakukan unjuk rasa (unras) ke PT Tapian Nadenggan (PTTN) di desa Hutabaru Nangka,

  • Senin, 27 Agu 2018 11:17

    Kajari Rantau Prapat Enggan Dikonfirmasi Soal Dugaan 10 Pejabat Dinkes Labuhanbatu

    10 orang oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu sekitar 2 bulan yang

  • Kamis, 02 Agu 2018 15:12

    Kepala Kantor Kementerian Agama Labura Diduga Korupsi Dana Bimbingan Pra Nikah

    D. Marpaung Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat (DPD LSM PERKARA) Labuhanbatu Utara menyatakan telah melaporkan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Labuhan Batu Utara Drs. H.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak