Sabtu, 25 Nov 2017 07:08
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Tari Kreasi "Tanah Adat" Tawaran Warisan Budaya Leluhur dari Kampung Tenro

Tari Kreasi "Tanah Adat" Tawaran Warisan Budaya Leluhur dari Kampung Tenro

SULAWESI (utamanews.com)
Oleh: Fadly Syarif
Rabu, 13 Sep 2017 13:43
Dibaca: 98 kali
Dok
Tarian lokal kepulauan Selayar
Berbagai bentuk daya tarik wisata dan kearifan lokal budaya ditawarkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.

Mulai dari suguhan panorama alam pantai eksotik, pesona perbukitan hijau nan asri, air terjun, wisata alam gua, situs cagar budaya, sampai kepada kekayaan khasanah tradisi dan kesenian lokal daerah.


Tarian tradisional "Tanah Adat" ditawarkan masyarakat Kampung Tenro, Desa Bontolempangan, Kecamatan Buki. Sebuah perkampungan kecil di sebelah utara ibukota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar yang hampir separuh penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.


Sejak dahulu hingga kini, Kampung Tenro dikenal sebagai salah satu kawasan pelestarian tradisi dan budaya di Kota Bumi Tanadoang. Penetapannya sendiri ditandai oleh penyebutan istilah, "Tellu Pidada Pattanraeng" yang menyimbolkan"Perisai" dan kebesaran berdirinya Kampung Tenro sebagai Tanah Adat warisan leluhur. 


Tari kreasi "Tanah Adat" merupakan salah satu bentuk kekayaan khasanah budaya dan kesenian tradisional yang lahir dan berasal dari Kampung Tenro, Desa Bontolempangan. Tarian ini merupakan wujud dan simbolisasi watak, karakter, sikap, pembawaan dan kepribadian masyarakat Kampung Tenro yang belakangan mulai dikreasikan secara kontemporer dan menjadi inspirasi lahirnya gaya serta gerakan tari berpasangan.


Sejumlah bentuk tradisi dan kesenian lokal Kampung Tenro dikolaborasikan lewat tarian "Tanah Adat"yang dari waktu ke waktu, terus dipupuk dan dilestarikan secara turun-temurun.


Kesenian tersebut diantaranya, tradisi "A'tojeng" (Pa'tojengan),"Pa'ratekan""Pammotokang", dan"Anggarra' Pandang". Tarian "Tanah Adat" sendiri biasanya dipentaskan pada saat perayaan musim panen, dan atau Peringatan Pesta Adat Bulan Maulid.


Kepiawaian, kelembutan, keceriaan, serta kegembiraan para pelaku tari "Tanah Adat" menjadi sebuah warna tersendiri dalam kerangka untuk mengisi dan menyempurnakan sistem pelestarian Adat istiadat kebesaran Kampung Tenro sebagai simbolisasi kebesaran Dellempangan. 


Editor: Mario

T#g:BudayaSelayar
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Nov 2017 16:30

    Resmi Marga Siregar, Kahiyang Ayu kini miliki hak dan kewajiban di adat Mandailing

    Kahiyang Ayu hari ini Selasa, 21 November 2017, resmi menjadi boru Siregar setelah menjalani serangkaian prosesi pemberian marga sesuai dengan adat Tapanuli Selatan. Hal tersebut disampaikan lang

  • Sabtu, 11 Nov 2017 23:51

    Horas Tapteng Harus Konsisten dan Menarik

    Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap even budaya dan wisata Horas Tapteng (Tapanuli Tengah) bisa menasional bahkan internasional.

  • Jumat, 27 Okt 2017 16:47

    Kesenian Tradisional Indonesia Meriahkan Peringatan Hari PBB ke-72 di Bumi Afrika

    Prajurit TNI yang bertugas sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB, yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central Af

  • Jumat, 13 Okt 2017 13:33

    Panglima TNI: Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali

    Saat ini kearifan lokal yang dimiliki Indonesia  harus dimunculkan kembali karena bangsa ini bisa merdeka dengan kearifan lokal dan budaya daerah gotong-royong yang merupakan ciri khas Indonesia.

  • Senin, 02 Okt 2017 03:22

    Aparat TNI Kodim 1415 Kep. Selayar Dedikasikan Pengabdian Lewat Gerakan Bersih Kota

    Dedikasi dan pengabdian tulus institusi TNI Kodim 1415/Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan dituangkan dalam bentuk karya bhakti bersih lingkungan ibukota kabupaten yang digelar dalam rangka Peringatan

  • Sabtu, 30 Sep 2017 19:30

    Gubsu Harap Pesta Budaya Njuah Njuah Masuk Kalender Wisata Nasional

    Pesta Budaya Njuah Njuah yang setiap tahun digelar oleh masyarakat kabupaten Dairi diharapkan dapat masuk menjadi salah satu kalender wisata nasional. Sebab, even ini diyakini dapat menjaga nilai luhu

  • Sabtu, 30 Sep 2017 18:40

    Kampus Politekhnik Pariwisata Nobar Film G30/S-PKI Bersama Kodim 1415 Selayar

    Nonton bareng film gerakan 30 September kembali meriahkan Ibukota Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. Kegiatan nonton bareng kali ini dipusatkan di Kampus Politekhnik Pariwisata di

  • Sabtu, 30 Sep 2017 13:40

    Panglima TNI: Wayang Media Komunikasi Efektif Menyebarkan Pesan Moral

    Sejarah telah mencapai peran wayang sangat strategis, selain menjadi hiburan wayang juga dapat menjadi media komunikasi yang paling aktif dalam menyebarkan pesan-pesan moral ajaran agama bahkan nasion

  • Jumat, 29 Sep 2017 21:09

    Pengurus Persadaan Pane Periode 2017-2022 Dikukuhkan

    Guna meningkatkan silaturahmi marga Pane yang ada di Sumut, khususnya kota Medan, para pengurus Perkumpulan Parsadaan Pane, Bere dan Dohot  Humalingna (PARSADONA) periode 2017 - 2022 dikukuhkan d

  • Sabtu, 23 Sep 2017 16:53

    Kodim 1415 Selayar, Gelar Penayangan Film G30/S-PKI

    Perintah dan instruksi Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bagi seluruh institusi TNI di pelosok nusantara untuk melakukan kegiatan penayangan dan pemutaran film G/30 S PKI dijabarkan jajaran K

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak