Rabu, 20 Sep 2017 14:25

Aksi di Kejatisu ricuh karena Polisi larang bakar ban

Soal dugaan korupsi dan Pungli, HIMMAH kembali demo PLN Sumut

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Kamis, 14 Sep 2017 15:04
Dibaca: 125 kali
UTAMANEWS/Dian
Rudi, staf Humas PLN Sumut saat menerima aksi unjuk rasa mahasiswa HIMMAH, Kamis (14/9).

Menindaklanjuti aksi unjuk rasa hari Kamis lalu, siang tadi HIMMAH Sumut kembali melakukan aksi unjuk rasa di kantor PLN (Persero) wilayah Sumut, di jalan Yos Sudarso Medan.

Abdul Razak Nasution selaku koordinator aksi menyatakan bahwa aksi ini harus kembali mereka lakukan karena tidak tampak adanya respon cepat yang dilakukan oleh General Manajer (GM) PLN Sumut, untuk menindaklanjuti temuan kasus dugaan korupsi dan Pungli yang diekspos oleh HIMMAH Sumut.

"Kami menduga, pemadaman listrik yang masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan berkaitan dengan adanya praktik korupsi dan Pungli di instansi PLN," ujar Razak Nasution, yang juga adalah Wakil Ketua HIMMAH Sumut ini, dalam orasinya, Kamis siang (14/9/2017).

Razak kembali menegaskan bahwa mahasiswa Sumatera Utara, khususnya Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH), telah melakukan sejumlah investigasi langsung hingga ke tingkat ranting PLN dan menemukan bahwa pejabat PLN di lingkup Sumatera Utara juga melakukan praktik pungutan liar, pungli ke masyarakat. Salah satunya dengan modus pemasangan baru jaringan listrik ke masyarakat di Simalungun," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada aksi unjuk rasa Kamis lalu, Abdul Razak menyerahkan seekor tikus pada pejabat PLN yang menerima aspirasi mereka.

"Tikus ini perlambang negatif. Kami menduga PLN masih memelihara tikus, maka kami menambahi seekor lagi," ujarnya kepada Rudi, staf Humas​PLN.

Aktifis mahasiswa ini menegaskan bahwa HIMMAH sudah menyurati Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan Nomor 01/LP/DPP-Sutra/HW-SU/VIII/2017 tertanggal 24 Agustus 2017, perihal dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang jabatan yang diduga dilakukan oleh Manager PT. PLN (Persero) Rayon Perdagangan Kab. Simalungun dan Manager PT. PLN (Persero) Area Pematangsiantar pada kegiatan Pasangan Sambung Baru (PSB) di Afdeling L, J dan I di PT. Bridgestone SRE Dolok Merangir

"Hasil investigasi lapangan dan wawancara kami, diduga telah terjadi tindak pidana korupsi (pungli) dan penyalahgunaan wewenang serta jabatan (Konspirasi) yang dilakukan oleh PLN, pihak penyedia jasa, serta General Manager PT. Bridgestone SRE Dolok Merangir, yang berpotensi merugikan rakyat dan negara sebesar Rp662.582.000," ungkapnya.

Razak kemudian merinci modus pungli tersebut, dan menegaskan bahwa 398 Pasangan Sambung Baru (PSB) dengan daya 1.300 VA itu secara administrasi memakai ‬nama‭ ‬masing-masing‭ ‬ ‭ ‬karyawan, padahal perumahan tersebut merupakan inventaris perusahaan, bukan pribadi.

"Selanjutnya, diduga PSB itu tidak memiliki Sertifikasi Laik Operasi (SLO) sesuai UU 30 dan 31 Tahun 2009," lanjutnya.

Oleh karenanya, setelah aksi di kantor PLN, HIMMAH ‬Sumut juga mendatangi kantor Kejaksaan untuk mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memeriksa Manager PLN Perdagangan, Sawun Waluyo‭, Manager PLN Area Pematangsiantar Kristianto‭, Penyedia Jasa Arsad‬‬ Siregar‭ dan GM Bridgestone SRE Dolok Merangir. 

"Tangkap Koruptor....!!!" tegas Razak.

Sementara Rudi, staf Humas PLN yang menanggapi aksi mahasiswa menyatakan bahwa hari Senin, (18/9/2017), pihaknya akan melakukan investigasi langsung ke PLN Rayon Pematangsiantar dan Unit Rayon Perdagangan.

"PLN sudah membentuk tim agar turun ke unit rayon Perdagangan dan rayon Pematangsiantar untuk investigasi langsung. Kami minta bantuan agar turut bersama hari Senin ini langsung ke lapangan," ujar Rudi menganggapi aksi mahasiswa tadi.

Mendengar tanggapan PLN, Razak mengatakan PW HIMMAH Sumut siap mengawal dan membantu tim yang dibentuk PLN Sumut ketika turun ke lapangan.

"Ini adalah wujud komitmen HIMMAH Sumut selaku sosial kontrol. Senin kita siap turun bersama tim PLN. Kami memiliki bukti yang dimuat dalam kepingan disk (CD), berupa audio visual pernyataan langsung dari konsumen pasangan baru. CD ini akan kami antar sekarang juga ke aparat penegak hukum, yakni Kejaksaan Tinggi Sumut," ujar Razak sambil menunjukkan kepingan CD tersebut.

Massa kemudian melanjutkan aksi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, di jalan AH Nasution Medan.

Di kantor Kejaksaan, sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat karena petugas memadamkan api di ban bekas yang dibakar.

Di sini, Sumanggar Siagian selaku Kepala Humas Kejati Sumut mengatakan bahwa Kajati Sumut sudah diproses.

"Dugaan korupsi dan Pungli di rayon Pematangsiantar dan unit rayon Perdagangan yang dilaporkan HIMMAH Sumut sudah di Kajati, tinggal menunggu disposisi Kajati ke Penkum," tutur Sumanggar sambil menerima bukti audio visual yang diburning ke CD dari Abdul Razak.

Editor: Budi

T#g:HimmahJaksapln
Berita Terkait
  • Senin, 11 Sep 2017 13:50

    Pemutusan Listrik Paksa, DPRD Deli Serdang Akan gelar RDP dengan PT PLN

    Pemutusan aliran listrik terhadap pelanggan berujung Komisi C DPRD Deli Serdang melakukan pemanggilan kepada PT PLN (Persero) Area Lubuk Pakam dan PT PLN Rayon Lubuk Pakam Pekan di Ruang Rapat Komisi

  • Kamis, 07 Sep 2017 13:07

    Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

    Pemadaman listrik masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Padahal sejak kedatangan kapal dari Turki yang digembar-gemborkan oleh pemerintah, masyarakat berharap

  • Jumat, 01 Sep 2017 14:31

    Effendi Simbolon silaturahmi ke kelompok Cipayung Sumut

    Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8).

  • Senin, 28 Agu 2017 19:18

    Demo Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, mahasiswa dan pemuda didukung kalangan aktivis

    Dukungan berbagai Kalangan aktivis Pemuda dan Mahasiswa kota Tebing Tinggi terus mengalir dan memberikan apresiasi kepada gerakan aksi unjuk rasa SAPMA IPK dan Suara Muda Anti Korupsi Kota Tebing Ting

  • Sabtu, 26 Agu 2017 07:16

    Demo Mahasiswa dan Pemuda Kota Tebing Tinggi ricuh

    Aksi unjuk rasa mengkritisi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tebing Tinggi terkait indikasi dan isu-isu oknum jaksa ikut bermain dan meminta proyek di lingkungan Pemerintahan Kota Tebing Tinggi, pada Kamis (24/8), sempat ricuh.

  • Jumat, 25 Agu 2017 09:55

    Diduga Lemah Tindak Kasus Dugaan Korupsi, Kejaksaan Negeri Sibolga Didemo

    Aliansi Mahasiswa Pemuda Demokrasi Sibolga-Tapanuli Tengah (AMPD-SITAP) berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Kamis, (24/8/2017).

  • Kamis, 24 Agu 2017 18:44

    HIMMAH Sumut: Usut "Mesin Uang JR Saragih"

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menuntut Jaksa mengusut dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten S

  • Kamis, 24 Agu 2017 13:44

    HIMMAH Sumut Nilai Drs. RP Coreng Dunia Pendidikan 

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) untuk mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar.Hal ini disampaikan ole

  • Selasa, 08 Agu 2017 15:08

    Gema-baca Lakukan Aksi Tutup Mulut di Kejatisu

    Sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja aparat penegak hukum yang dinilai lambat dalam menyelesaikan kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Sumatera Utara, terkhusus di Kabupaten Padang Lawas Utara

  • Kamis, 03 Agu 2017 07:03

    Tak disangka, ini respon intelektual muda Sumut terhadap Perppu 2/2017

    Seratusan lebih kader PMII, HIMMAH, GMNI dan GMKI tingkat provinsi Sumut kompak berdiskusi membahas kebijakan pemerintahan Jokowi yang menerbitkan Perppu No.2 tahun 2017 tentang Ormas. Diskusi ini dig

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak