Senin, 16 Jul 2018 10:04
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Setahun peristiwa Tanjungbalai, Mahasiswa ingatkan kembali perlunya jaga kerukunan

Setahun peristiwa Tanjungbalai, Mahasiswa ingatkan kembali perlunya jaga kerukunan

TANJUNG BALAI (utamanews.com)
Oleh: Budi
Selasa, 25 Jul 2017 19:35
Dok
Abdul Razak Nasution

Tokoh Mahasiswa Tanjungbalai Abdul Razak Nasution mengingatkan kembali perlunya menjaga kerukunan antar umat beragama di kota kerang tersebut. Hal ini dikatakannya, dalam momentum setahun peristiwa pembakaran rumah ibadah Vihara dan kelenteng dalam kerusuhan bernuansa SARA, Juli tahun lalu.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam aksi tersebut, namun sangat disayangkan apabila hal serupa masih berpotensi terjadi kembali di Indonesia. 

"Dimanakah letak semboyan Bhineka Tunggal Ika? Apabila sedikit perbedaan saja dapat menyebabkan bentrokan," ujar Abdul Razak Nasution, dalam bincang-bincangnya dengan sejumlah aktifis muda asal Kota Tanjungbalai, tadi malam, Senin (24/7/2017).

Menurut Razak yang juga Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumut ini, kerusuhan bernuansa SARA sudah sering terjadi di Indonesia, hampir setiap tahun selalu ada kejadian serupa dengan motif yang hampir sama. 

"Kita memandang bahwa hal tersebut terjadi karena sudah berkurangnya toleransi antar umat beragama, yang menyebabkan sedikit saja gesekan antar umat beragama, dapat berpotensi menyebabkan konflik," ungkapnya.

Di luar itu, ada kelompok-kelompok tertentu yang memang sengaja untuk memicu konflik, baik melalui masifnya hoax di media sosial dengan memanfaatkan tindaka  arogansi oknum-oknum pemeluk agama tertentu terhadap pemeluk agama lainnya.

"Seperti kita ketahui, kerusuhan di Tanjung Balai pada Jumat malam (29/7/2016) hingga Sabtu dinihari, dipicu oleh seorang wanita yang merasa terganggu dengan pengeras suara di masjid, sehingga muncul berbagai provokasi-provokasi di media sosial. Hal tersebut menyebabkan banyak warga yang geram dan melakukan pembakaran terhadap 10 rumah ibadah. Ini juga mengindikasikan bahwa masyarakat Tanjungbalai rentan diprovokasi," tambahnya.

Untuk itu, Razak menghimbau agar semua elemen bergandengan tangan dan mengawal komunitas masing-masing. Dengan begitu percikan-percikan konflik dapat diminimalisir sejak dini.

"Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa Meiliana, wanita yang memicu konflik tersebut sudah menjalani proses hukum dan diadili di Pengadilan, dan sebelumnya, dalam setiap kesempatan Meiliana terus menyampaikan permintaan maaf dan dirinya sadar bahwa perbuatannya telah mengganggu ketentraman di Tanjungbalai. Permintaan maaf itu selalu disampaikannya berulang-ulang," ujar Razak lagi.

Razak juga mengapresiasi tindakan Walikota Tanjungbalai M. Syahrial SH MH., yang cepat merespon aspirasi umat dan meredam terjadinya konflik susulan dengan menurunkan patung di pinggiran sungai Asahan.

Di akhir wawancaranya, tokoh mahasiswa asal kota Tanjungbalai ini mengharapkan elemen pemuda dan mahasiswa serta masyarakat umumnya, untuk tidak percaya begitu saja dengan isu-isu provokatif yang beredar di media sosial. 

"Masyarakat harus cerdas menyikapi isu-isu, khususnya isu yang berbau SARA, karena hal tersebut merupakan isu sensitif yang dapat dengan mudah menyulut sentimen dan biasanya berujung konflik. Tidak menutup kemungkinan bahwa isu tersebut sengaja disulut untuk memecah belah kerukunan antar umat beragama di Indonesia," pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:Abdul Razak NasutionTanjungbalai
Berita Terkait
  • Senin, 16 Jul 2018 08:26

    Tim WFQR Lanal Tanjungbalai Asahan Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu 5 Kg

    Lagi-lagi Tim Reaksi Cepat WFQR di bawah jajaran Koarmada I yang dulu dikenal dengan Koarmabar yang kini dipimpin Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menggagalkan peredaran barang haram jen

  • Selasa, 10 Jul 2018 10:10

    Dugaan Korupsi Di Dinas PU Tanjungbalai, GARANSI Desak Kejatisu Tangkap Mulkan

    Seratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (Garansi) kembali berunjukrasa mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, di jalan A. H Nasution Medan, Senin (9/7/2018).

  • Senin, 09 Jul 2018 17:29

    2 Tahun ABK KM. EME Ditahan Di Malaysia, Keluarga Tuntut Perusahaan Bertanggungjawab

    Merasa diabaikan pihak perusahaan pelayaran PT. Dewata Samudra Agung Perkasa, keluarga ABK KM. EME yang ditangkap oleh pihak keamanan Malaysia bersama Aktivis KIBAR Indonesia, berunjukrasa di depan ka

  • Senin, 02 Jul 2018 22:42

    Dugaan Korupsi di Tanjungbalai, GARANSI rencana Demo dan Laporkan Mulkan ke Kejatisu

    Maraknya dugaan korupsi di kota kerang, Tanjungbalai, Sumatera Utara mendapat perhatian serius dari kalangan penggiat anti korupsi aktivis mahasiswa Sumatea Utara, dalam hal ini Gerakan Rakyat Anti Di

  • Senin, 23 Apr 2018 14:43

    Warga: Seharusnya Walikota Tanjung Balai Malu Menerima Penghargaan Infrastruktur

    Warga menggelar aksi mancing dan menjala di badan jalan DI. Panjaitan Kelurahan Pasar Baru Kota Tanjungbalai yang tergenang air mirip kolam, sebagai bentuk protes terhadap Walikota Tanjung Balai, Senin (23/4/2018).

  • Rabu, 04 Apr 2018 21:54

    Djoss Center Tanjung Balai Siap Menangkan Djarot-Sihar

    Kedatangan Djarot Saiful Hidayat, calon gubernur nomor urut 2 ke Tanjung Balai benar-benar Djoss. Tampak kehadiran Djarot untuk yang kedua kalinya hari ini, Rabu (4/4) memberikan warna yang indah buat

  • Kamis, 08 Mar 2018 20:28

    PT. KAI Divre I Tanjung Balai-Asahan Sosialisasikan Perkereta Apian pada Siswa SD

    Sekolah MIS Inpres Madrasah Ibtidayiah Swasta Nurul Anwar, kedatangan tamu dari Babin Polsuska Perkeretaapian kota Tanjung Balai, Serka Hendra Hadi Pranata serta 2 orang Polsuska Try Rohmad dan Putra

  • Kamis, 15 Feb 2018 20:35

    Nelayan Tertangkap Di Malaysia, Perusahaan di Tanjung Balai Lepas Tangan

    Komunitas Parlemen Jalanan (KOPAJA) melakukan aksi unjukrasa di depan Gudang Ikan SBU (Sinar Bahari Utama) Jln Besar Teluk Nibung Kelurahan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, (15/02/2018)Aksi unjukrasa

  • Kamis, 01 Feb 2018 18:01

    Sosialisasi PT Kereta Api Indonesia pada Siswa SD-SLTA di Tanjung Balai

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) Regional I Sumut memberikan arahan kepada siswa siswa sekolah swasta yang ada di Tanjung Balai, khususnya sekolah yang berdekatan langsung dengan Jalur perlintasan kereta

  • Minggu, 31 Des 2017 23:41

    Sambut Tahun Baru, Tengku Erry & Ustadz Maulana Tabligh Akbar di Tanjung Balai

    Menyambut Tahun Baru 2018, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi bersama Ustadz Muhammad Nur Maulana (Ustadz Maulana) Tabligh Akbar di Kota Tanjung Balai, dihadiri ribuan masyarakat di La

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak