Selasa, 21 Nov 2017 11:41

Proyek pengecoran di kota Medan terkesan bahayakan pengguna jalan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Selasa, 12 Sep 2017 09:52
Dibaca: 287 kali
Dok
Sandy Wu
Pembangunan infrastruktur jalan di Kota Medan sepertinya belum jauh dari keluhan.

Kali ini, pembangunan jalan beton di Kota Medan dinilai sebagai proyek asal jadi. 

Banyak jalan yang tengah dibeton terkesan kurang rapi dan membuat masyarakat tidak nyaman melintasinya. Pengecoran jalan beton yang menyisakan jalan disamping dianggap membahayakan pengguna jalan.

Demikian dikatakan Politisi muda Partai PDI Perjuangan, Sandy Wu kepada wartawan di Medan, Selasa (12/9/2017)

Sandy mencontohkan, jalan yang tengah dibeton seperti Jalan Mandala, Jalan Denai, Jalan Krakatau dan Jalan Cemara memiliki kondisi yang memprihatikan. 

"Saya sering melintasi jalan tersebut. Kondisi jalan bergelombang dan sisi jalan yang curam sangat membahayakan pengguna jalan. Saya khawatir akan terjadi kecelakaan apabila dibiarkan lama-lama," tegasnya. 

Selain membahayakan pengguna jalan, lanjut Sandy, kondisi proyek jalan tersebut juga kerap mengakibatkan kemacetan panjang. 

"Saat saya melewati Jalan Denai yang tengah dicor beton, macetnya luar biasa. Karena pengendara hanya bisa melewati jalan-jalan samping yang belum dicor. Kenapa tidak sekalian cor semua? Pekerjaannya terkesan lamban. Ada apa ini?" ketusnya.

Sandy Wu mengutarakan bahwa, apabila proyek tersebut merupakan proyek pemerintah pusat, seharusnya Pemerintah Provinsi Sumut atau Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi turut mengawasi proyek jalan ini. Karena masih dilingkup provinsi yang dia pimpin. 

"Pak Gubernur Sumut harus bantu mengawasi. Jangan hanya diam aja. Kalau ada yang merugikan masyarakat, segera desak ke pusat. Jangan karena sudah dekat Pilkada 2018, jadi malah sibuk acara seremonial saja," ujarnya.

Selain itu, Sandy juga berharap proyek jalan beton di Kota Medan segera rampung. Menurutnya, proyek tersebut terkesan lamban dikerjakan. 

"Saya harap segera selesai, karena ini terkesan lamban. Kalau cepat selesai kan masyarakat akan nyaman melintasinya, karena akibat pengecoran beton itu, jalan yang biasanya gak macet, sekarang menjadi macet," pungkasnya. 

Editor: Budi

T#g:InfrastrukturPDIPSandy Wu
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Nov 2017 14:07

    Gerindra: Infrastruktur Tak Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

    Ferry Juliantono, Wakil ketua umum Partai Gerindra, mempertanyakan gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.Ferry menilai gencarnya pemerintah d

  • Senin, 13 Nov 2017 10:41

    Brilian Moktar: Fraksi PDIP sedang upayakan tanah untuk Veteran

    Brilian Moktar MM, Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), mengaku bangga dengan para pahlawan kemerdekaan, karena mereka rela mengorbankan nyawa demi kehidupan merdeka yang dirasakan keturunannya saat i

  • Kamis, 09 Nov 2017 19:49

    22 Paket Proyek Peningkatan Jalan di Palas Senilai Rp1.6 M Lebih, Jadi Temuan BPK RI

    Sebanyak 22 paket proyek peningkatan jalan di Kabupaten Padang Lawas yang dinyatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) kelebihan pembayaran kepada penyedia jasa sebesar Rp1.612.25

  • Senin, 06 Nov 2017 13:56

    Kadis PU Palas Dinilai Tidak Profesional

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas (Palas) Harry Rizal Hasibuan dituding tidak profesional dalam menangani pekerjaan, baik saat menjabat sekretaris di Bappeda maupun sebagai Kadis Peke

  • Rabu, 01 Nov 2017 19:11

    Akibat Proyek Box Culvert di Sosa, Jalan Kabupaten di Pasar Ujung Batu Hancur

    Selama pengerjaan proyek box culvert di atas badan jalan Provinsi Sumut di titik Desa Ujung Batu Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang berbiaya sebesar Rp 800-an juta dan baru selesai di

  • Rabu, 01 Nov 2017 15:31

    Baru Selesai, Box Culver di Sosa Sudah Retak

    Belum sampai seminggu lamanya setelah selesai dikerjakan, kondisi bagian pangkal pada bangunan box culver di Jalan lintas Sumatera Utara (Jalinsum), tepatnya di Desa Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa,

  • Minggu, 29 Okt 2017 13:19

    Proyek Peningkatan Jalan Diduga Milik Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Dinyatakan Kekurangan Volume Fisik

    Pengerjaan paket proyek peningkatan jalan yang disebut-sebut milik Sekretaris DPD Partai Golkar dinyatakan kekurangan volume fisik, dan nyaris setiap tahun hasil pekerjaannya diduga amburadul, dimana

  • Sabtu, 28 Okt 2017 18:28

    Jalan Perbatasan Labura-Asahan Kupak-Kapik

    Sejumlah titik di jalan Sukarame yang terletak di perbatasan Kelurahan Aekkanopan Timur Kab. Labura dengan Desa Ledong Timur Kab. Asahan terlihat kupak-kapik. Banyak lubang di badan aspal jalan rusak

  • Sabtu, 28 Okt 2017 10:08

    Ini Kata Sandy Wu Soal Sumpah Pemuda 1928 dan kenyataannya kini

    Sumpah Pemuda sebelum Proklamasi memberikan kesadaran pada pemuda tentang pentingnya kesatuan dan persatuan di Indonesia.Pada zaman dulu, kesadaran akan perjuangan hanya bersifat parsial-kedaerahan. P

  • Kamis, 26 Okt 2017 11:46

    Pangkostrad: Jalan Tembus Palas-Madina Jangan Merusak Hutan Lindung

    Program pengerjaan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), melewati rute perbukitan dengan melintasi kawasan hutan di lereng bukit

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak