Sabtu, 18 Agu 2018 16:02

Ponpes Lirboyo Kediri:

Pesantren yang ajarkan kebencian, bukan Pesantren khas Indonesia

Jatim (UtamaNews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 06 Okt 2017 06:36
Dok
Kunjungan pengurus pusat GMKI ke pondok pesantren Lirboyo

"Negara ini adalah NKRI, bukan negara Islam. Maka NU ataupun Pondok Pesantren Lirboyo tidak akan menolak perbedaan yang ada di Indonesia. Perbedaan adalah sunatullah, fitrah. Dengan itu juga, seluruh umat beragama di Indonesia haruslah bersatu menciptakan kebaikan bersama," ujar Ibrahim Ahmad Hafidz, cicit Alm KH. Abdul Karim, pendiri Pesantren Lirboyo, saat menerima rombongan GMKI Rabu, (4/10/2017).

Gus Ibrahim yang ditemani para pengurus Ponpes menyampaikan keterbukaan dan sukacitanya atas kedatangan GMKI ke salah satu pondok pesantren 'salafi' yang saat ini memiliki 19 ribu santri.
Pondok ini sendiri telah berdiri sejak 1910.

"Para santri yang mondok di sini berasal dari daerah di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua, bahkan ada juga dari luar negeri. Di sini mereka belajar memahami dan menghargai keberagaman. Di Lirboyo, para santri belajar tentang sejarah NU yang turut andil mendirikan Indonesia, sehingga para santri pasti berpikiran moderat dan toleran. Jika ada pesantren di luar sana yang justru mengajarkan sekat-sekat perbedaan dan kebencian, itu pasti bukan pesantren khas Indonesia," kata Gus Ibrahim.

Selain berkeliling dan berinteraksi dengan para santri, GMKI dan Pengurus Pesantren berdialog tentang pesoalan kebangsaan serta isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Kami tetap waspada dengan isu ini namun tidak akan mudah terpancing dengan gorengan elit. Apalagi satu-dua tahun ke depan adalah tahun politik, bisa jadi isu kebangkitan PKI ini juga hanya mainan kelompok tertentu. Karena agama sekarang ini sering digunakan oleh elit untuk kepentingan politik," ujar Adibussholeh Anwar yang juga merupakan cicit dari KH. Abdul Karim.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat mengapresiasi komitmen Pesantren Lirboyo dalam menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Indonesiaan dan Pancasila. Apalagi para santri yang selesai dari Pesantren Lirboyo akan kembali ke daerahnya masing-masing di seluruh Indonesia.

"Kami berharap para pimpinan pesantren dapat terus memberikan didikan dan teladan kepada kami semua. Sehingga para santri, anggota-anggota GMKI, dan para pemuda dan mahasiswa Indonesia lainnya akan dapat bergotong-royong membangun Indonesia di masa depan," ujar Sahat.

Sekretaris Umum GMKI, Alan Christian Singkali menambahkan, "Apapun perkara yang mendera bangsa saat ini dan di masa depan, itu adalah tanggung jawab bersama. Karena negara ini adalah konsensus antara tokoh-tokoh pendiri negara, termasuk tokoh agama saat itu. Maka konsep Hubbul Wathon Minal Iman yang diyakini oleh sahabat NU boleh kami kaji sehingga menjadi nilai hidup yang perlu diejawantahkan di Indonesia".

Pada kunjungan Parade Kebangsaan di Kediri, selain diterima oleh Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo, rombongan GMKI juga disambut oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri. 

Setelah menginap semalam di Ponpes, rombongan juga berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, kemudian melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Editor: Budi

T#g:GMKILirboyoPesantren
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Agu 2018 17:58

    GMKI Wilayah I Sumut-Aceh Aksi Solidaritas Untuk Korban Gempa Lombok

    Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah I (Sumatera Utara-Aceh), memulai aksi solidaritas dalam bentuk menggalang bantuan untuk membantu para korban dalam ben

  • Selasa, 26 Jun 2018 19:16

    Seruan BPC GMKI Medan Terkait Pilkada Serentak 2018

    Memasuki sehari sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, dipandang perlu bagi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan untuk menyatakan sikap secara organisasi.

  • Selasa, 26 Jun 2018 11:16

    Pernyataan Resmi Kelompok Cipayung Plus Sumut H-1 Pencoblosan, "Pemilih Pemula Harus Cerdas"

    Para pimpinan Kelompok Cipayung Plus Sumut menyerukan agar pemilih pemula lebih cerdas dalam menjatuhkan pilihannya pada Calon Gubernur Sumut 2018-2023.Di antaranya, Charles Munthe selalu KORDA GMNI S

  • Minggu, 24 Jun 2018 17:44

    GMKI Wilayah I dan KPU Sumut Sosialisasikan "Cerdas Menjadi Pemilih Pemula"

    Saat ini, kaum cendekiawan umumnya bersemayam di perguruan-perguruan tinggi dengan berbagai bidang studi, baik sebagai dosen maupun peneliti, atau para sarjana yang tersebar dan bergerak di barbagai s

  • Kamis, 17 Mei 2018 11:17

    GMKI Pematangsiantar-Simalungun Siap Jadi Tuan Rumah Konswil 1

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia akan mengadakan Konsultasi Wilayah 1 (Konswil) yang menjadi Nyonya dan Tuan Rumah dipercayakan kepada GMKI Pematangsiantar-Simalungun.

  • Senin, 14 Mei 2018 19:14

    Ponpes Tanfizh Darul Qur'an Desa bandar Klippa, Memajukan Pendidikan Islami di Deli Serdang

    Kehadiran Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur'an ingin memajukan pendidikan yang Islami di kecamatan Percut Seituan, khususnya dan kabupaten Deliserdang pada umumnya. Ide ini terlahir dari mantan

  • Minggu, 13 Mei 2018 23:13

    Bom 3 Gereja di Surabaya Melukai Perasaan GMKI

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mengutuk keras tindakan terorisme yang baru saja menimpa umat nasrani di kota Surabaya.

  • Minggu, 15 Apr 2018 21:15

    GMKI Siantar Tuan Rumah Konsultasi Wilayah 1 GMKI SUMUT-NAD

    Ketua Cabang GMKI Pematangsiantar-Simalungun Wahyu Siregar memaparkan usai Pelantikan dan Rapat perdana Panitia Konsultasi Wilayah 1 GMKI yang diadakan di Mora Cofee and Foods, diputuskan bahwa, Gerak

  • Senin, 02 Apr 2018 19:02

    Penetapan Tersangka 38 Anggota DPRD Sumut, GMKI: KPK Masih "Tebang Pilih"

    Menanggapi isu terkini yang disorot sejumlah media cetak dan online terkait surat Deputi Penindakan KPK Aris Budiman yang ditujukan kepada Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, pada Jum'at (29/3/2018),

  • Kamis, 15 Mar 2018 20:55

    Panglima TNI Terima Audiensi Ketua Umum GMKI

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Si

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak