Selasa, 24 Okt 2017 14:39

Ponpes Lirboyo Kediri:

Pesantren yang ajarkan kebencian, bukan Pesantren khas Indonesia

Jatim (UtamaNews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 06 Okt 2017 06:36
Dibaca: 215 kali
Dok
Kunjungan pengurus pusat GMKI ke pondok pesantren Lirboyo

"Negara ini adalah NKRI, bukan negara Islam. Maka NU ataupun Pondok Pesantren Lirboyo tidak akan menolak perbedaan yang ada di Indonesia. Perbedaan adalah sunatullah, fitrah. Dengan itu juga, seluruh umat beragama di Indonesia haruslah bersatu menciptakan kebaikan bersama," ujar Ibrahim Ahmad Hafidz, cicit Alm KH. Abdul Karim, pendiri Pesantren Lirboyo, saat menerima rombongan GMKI Rabu, (4/10/2017).

Gus Ibrahim yang ditemani para pengurus Ponpes menyampaikan keterbukaan dan sukacitanya atas kedatangan GMKI ke salah satu pondok pesantren 'salafi' yang saat ini memiliki 19 ribu santri.
Pondok ini sendiri telah berdiri sejak 1910.

"Para santri yang mondok di sini berasal dari daerah di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua, bahkan ada juga dari luar negeri. Di sini mereka belajar memahami dan menghargai keberagaman. Di Lirboyo, para santri belajar tentang sejarah NU yang turut andil mendirikan Indonesia, sehingga para santri pasti berpikiran moderat dan toleran. Jika ada pesantren di luar sana yang justru mengajarkan sekat-sekat perbedaan dan kebencian, itu pasti bukan pesantren khas Indonesia," kata Gus Ibrahim.

Selain berkeliling dan berinteraksi dengan para santri, GMKI dan Pengurus Pesantren berdialog tentang pesoalan kebangsaan serta isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Kami tetap waspada dengan isu ini namun tidak akan mudah terpancing dengan gorengan elit. Apalagi satu-dua tahun ke depan adalah tahun politik, bisa jadi isu kebangkitan PKI ini juga hanya mainan kelompok tertentu. Karena agama sekarang ini sering digunakan oleh elit untuk kepentingan politik," ujar Adibussholeh Anwar yang juga merupakan cicit dari KH. Abdul Karim.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat mengapresiasi komitmen Pesantren Lirboyo dalam menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Indonesiaan dan Pancasila. Apalagi para santri yang selesai dari Pesantren Lirboyo akan kembali ke daerahnya masing-masing di seluruh Indonesia.

"Kami berharap para pimpinan pesantren dapat terus memberikan didikan dan teladan kepada kami semua. Sehingga para santri, anggota-anggota GMKI, dan para pemuda dan mahasiswa Indonesia lainnya akan dapat bergotong-royong membangun Indonesia di masa depan," ujar Sahat.

Sekretaris Umum GMKI, Alan Christian Singkali menambahkan, "Apapun perkara yang mendera bangsa saat ini dan di masa depan, itu adalah tanggung jawab bersama. Karena negara ini adalah konsensus antara tokoh-tokoh pendiri negara, termasuk tokoh agama saat itu. Maka konsep Hubbul Wathon Minal Iman yang diyakini oleh sahabat NU boleh kami kaji sehingga menjadi nilai hidup yang perlu diejawantahkan di Indonesia".

Pada kunjungan Parade Kebangsaan di Kediri, selain diterima oleh Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo, rombongan GMKI juga disambut oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri. 

Setelah menginap semalam di Ponpes, rombongan juga berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, kemudian melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Editor: Budi

T#g:GMKILirboyoPesantren
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Okt 2017 18:51

    GMKI Sesalkan Satpam USU terkait pemukulan Imanuel Silaban

    Beberapa hari yang lalu, tepatnya Kamis (19/10/2017) malam, telah terjadi pemukulan oleh aparat pengamanan (Satpam) kampus USU kepada Imanuel Silaban di kawasan kampus USU Fakultas Ilmu Budaya (FIB).K

  • Sabtu, 21 Okt 2017 10:51

    Cipayung Plus Sumut siap ikuti Jambore Kebangsaan Kewirausahaan di Jawa Barat

    Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw didampingi Dir Pam Obvit, Dirintel, Dansat Brimob dan Kabid Humas Polda Sumut menerima Audiensi dari elemen Cipayung Plus Sumut, yaitu Septian dari HMI,

  • Kamis, 28 Sep 2017 12:58

    Cipayung Plus: Korupsi di Sumut Tak Tuntas. Dimana KPK?

    Cipayung Plus, gabungan dari PKC PMII Sumut, GMKI Sumut, IMM Sumut dan HIMMAH Sumut mengingatkan KPK untuk segera menuntaskan kasus-kasus Korupsi di Sumatera Utara (Sumut).Hal dinyatakan dalam acara D

  • Rabu, 20 Sep 2017 18:40

    GMKI minta Pemkab Bangun Tugu Relawan Erupsi Sinabung

    Koordinator Wilayah I PP GMKI Sumut-NAD bersama rombongan BPC GMKI Medan melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Karo, di ruangan Bupati Karo, Kompleks Kantor Bupati, Kabanjahe, Selasa (19/9/2017).

  • Selasa, 19 Sep 2017 11:49

    Ini Pernyataan GMKI Terkait Penggerudukan Kantor YLBHI

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyesalkan terjadinya mobilisasi massa dan penggerudukan ke kantor YLBHI di jalan Diponegoro.

  • Rabu, 06 Sep 2017 14:26

    GMKI minta KPK tuntaskan kasus suap DPRD Sumut

    Korwil PP GMKI Sumut-NAD, Swangro Lumbanbatu menegaskan bahwa GMKI menolak dengan tegas upaya-upaya DPR RI untuk memangkas kewenangan KPK.

  • Jumat, 01 Sep 2017 14:31

    Effendi Simbolon silaturahmi ke kelompok Cipayung Sumut

    Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8).

  • Senin, 28 Agu 2017 22:58

    Tengku Erry: Liga Santri cari Bibit Sepakbola Handal dari Pesantren

    Gubsu Tengku Erry Nuradi resmi membuka Liga Santri Nusantara 2017, Region Sumatera III di kompleks Pondok Pesantren, Islamic Center Jalan Williem Iskandar Medan, Sabtu (26/8/2017).

  • Senin, 28 Agu 2017 08:08

    Terima Mahasiswa, Komisioner KPU RI Janjikan Pemilu Berintegritas

    Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) berjanji akan mengedepankan integritas dan profesionalitas dalam menjalankan sistem Pemilu.

  • Sabtu, 19 Agu 2017 09:09

    Pengajar di Pesantren ini lampiaskan kebencian pada NKRI dengan membakar Merah Putih

    Aparat Kepolisian dari Polres Bogor, Jawa Barat, mengamankan seorang pria berinisial MS, 25 tahun, karena melakukan pembakaran umbul-umbul merah putih HUT Kemerdekaan RI ke-72, di Kecamatan Tamansari, Kamis (17/8/2017).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak