Sabtu, 25 Nov 2017 07:00
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Panglima TNI: Wayang Media Komunikasi Efektif Menyebarkan Pesan Moral

Panglima TNI: Wayang Media Komunikasi Efektif Menyebarkan Pesan Moral

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Sabtu, 30 Sep 2017 13:40
Dibaca: 1.382 kali
Puspen TNI
Wakil Presiden Republik Indonesia Republik ke-6 Bapak Jenderal Purnawirawan Tri Sutrisno, hadiri Pagelaran Wayang NKRI

Sejarah telah mencapai peran wayang sangat strategis, selain menjadi hiburan wayang juga dapat menjadi media komunikasi yang paling aktif dalam menyebarkan pesan-pesan moral ajaran agama bahkan nasionalisme dan patriotisme terutama dalam melawan penjajah di seluruh Indonesia.
            
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan pada Pegelaran Seni dan Budaya  dalam rangka HUT Ke-72 TNI di Museum Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat Malam (29/9/2017).
            
Panglima TNI menyampaikan bahwa Pagelaran Seni dan Budaya ini menampilkan sebelas wayang dari berbagai daerah yang disebut dengan Wayang NKRI yaitu Wayang Jemblung, Wayang Jawa Timur, Wayang Surakarta, Wayang Orang, Wayang Cirebon, Wayang Palembang, Wayang Bali, Wayang Banjar, Wayang Beber, Wayang Jogjakarta, dan Wayang Golek Sunda. "Wayang NKRI sengaja dipilih karena wayang telah diakui Unesco sebagai warisan maha karya kebudayaan Indonesia," katanya.
            
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap melalui event seperti ini dapat mewariskan budaya melalui pewayangan kepada generasi penerus. "Kita harapkan terjadi kesinambungan dan melestarikan wayang segala aspek pagelaran dari wayang-wayang sepuh kepada dalang-dalang remaja atau yang masih muda di Indonesia agar dapat mencintai memelihara dan melestarikan wayang," jelasnya.
            
Pagelaran Wayang NKRI ini mengangkat judul  Parikesit Jumeneng Noto mengisahkan tentang kondisi setelah perang Baratayuda yang pasti membuat penderitaan bagi warga masyarakat.  "Pertunjukan  Wayang NKRI ini  memiliki makna penting antara lain bahwa setiap peperangan pasti mengisahkan penderitaan dan kehancuran.  Tidak mudah membangun kembali kehancuran peperangan karena butuh waktu yang panjang dengan pengorbanan dan biaya yang tidak sedikit," ungkap Panglima TNI.
            
Di akhir sambutannya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berpesan semoga pagelaran wayang malam ini dapat memberikan pelajaran bagi semuanya tentang pentingnya membangun persatuan dan kesatuan bangsa.
            
Sementara itu menjawab pertanyaan awak media terkait Pagelaran Wayang NKRI yang diadakan di Museum Fatahilla, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa judul wayang kali ini adalah kelanjutan dari judul Pagelaran Wayang Orang Satha Kurawa yang dilakukan dalam rangka HUT TNI tahun 2016 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat," imbuhnya.
            
Pagelaran Wayang NKRI ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Republik ke-6 Bapak Jenderal Purnawirawan Tri Sutrisno, Ketua MPR RI, Ketua Komisi Yudisial, Laksamana Purnawirawan Pak Widodo, Slamet, Mantan Kasad Jenderal Purnawirawan Tyasno, Sekjen PDIP Hasto, Ketua MURI Jaya Suprana, Para Kepala Staf Angkatan​,  Komisi 1 DPR Effendi Simbolon.

Editor: Budi

T#g:BudayaWayang
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Nov 2017 16:30

    Resmi Marga Siregar, Kahiyang Ayu kini miliki hak dan kewajiban di adat Mandailing

    Kahiyang Ayu hari ini Selasa, 21 November 2017, resmi menjadi boru Siregar setelah menjalani serangkaian prosesi pemberian marga sesuai dengan adat Tapanuli Selatan. Hal tersebut disampaikan lang

  • Sabtu, 11 Nov 2017 23:51

    Horas Tapteng Harus Konsisten dan Menarik

    Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap even budaya dan wisata Horas Tapteng (Tapanuli Tengah) bisa menasional bahkan internasional.

  • Jumat, 27 Okt 2017 16:47

    Kesenian Tradisional Indonesia Meriahkan Peringatan Hari PBB ke-72 di Bumi Afrika

    Prajurit TNI yang bertugas sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB, yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central Af

  • Jumat, 13 Okt 2017 13:33

    Panglima TNI: Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali

    Saat ini kearifan lokal yang dimiliki Indonesia  harus dimunculkan kembali karena bangsa ini bisa merdeka dengan kearifan lokal dan budaya daerah gotong-royong yang merupakan ciri khas Indonesia.

  • Sabtu, 30 Sep 2017 19:30

    Gubsu Harap Pesta Budaya Njuah Njuah Masuk Kalender Wisata Nasional

    Pesta Budaya Njuah Njuah yang setiap tahun digelar oleh masyarakat kabupaten Dairi diharapkan dapat masuk menjadi salah satu kalender wisata nasional. Sebab, even ini diyakini dapat menjaga nilai luhu

  • Jumat, 29 Sep 2017 21:09

    Pengurus Persadaan Pane Periode 2017-2022 Dikukuhkan

    Guna meningkatkan silaturahmi marga Pane yang ada di Sumut, khususnya kota Medan, para pengurus Perkumpulan Parsadaan Pane, Bere dan Dohot  Humalingna (PARSADONA) periode 2017 - 2022 dikukuhkan d

  • Rabu, 20 Sep 2017 17:50

    Pembentukan Karakter & Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

    Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan kepada masyarakat sejak usia dini.

  • Kamis, 14 Sep 2017 14:34

    AirAsia Indonesia promosikan "Wonderful Indonesia" melalui livery bercorak khas Indonesia

    Maskapai berbiaya hemat terkemuka AirAsia Indonesia terus berkomitmen mempromosikan pariwisata Indonesia di mata mancanegara melalui peresmian pesawat Airbus A320-200 dengan corak pada badan pesawat (

  • Rabu, 13 Sep 2017 13:43

    Tari Kreasi "Tanah Adat" Tawaran Warisan Budaya Leluhur dari Kampung Tenro

    Berbagai bentuk daya tarik wisata dan kearifan lokal budaya ditawarkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.

  • Senin, 11 Sep 2017 06:51

    Kapolsek Delitua ajak personil kurve di Pemandian Putri Hijau

    Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua Polrestabes Medan, Kompol Wira Prayatna SIK, mengingatkan para personelnya untuk selalu menjaga tali persaudaraan serta selalu memupuk rasa solidaritas sesama

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak