Jumat, 15 Des 2017 04:00
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Panglima TNI: Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali

Panglima TNI: Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Jumat, 13 Okt 2017 13:33
Dibaca: 92 kali
Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Jaya Suprana

Saat ini kearifan lokal yang dimiliki Indonesia  harus dimunculkan kembali karena bangsa ini bisa merdeka dengan kearifan lokal dan budaya daerah gotong-royong yang merupakan ciri khas Indonesia.
                          
Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara syukuran sosiodrama Jenderal Soedirman dan Wayang NKRI yang bertempat di Balairung Jaya Suprana, Mall of Indonesia, Jakarta Utara, Kamis malam (12/10/2017).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa landasan Pancasila berasal dan digali dari agama, budaya daerah, kearifan lokal Indonesia. Sejak selesainya perang dingin banyak bermunculan budaya hegemoni yang dibuat untuk menghancurkan budaya daerah yang telah lama berakar di bangsa Indonesia.

"Kearifan lokal, cerita sejarah dan budaya masing-masing daerah di Indonesia bisa diwujudkan melalui suatu pertunjukan wayang dan sosiodrama perjalanan sejarah. Oleh karena itu kita perlu mensosialisasikan kembali wayang ke masyarakat dengan konsep yang modern," jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya sosiodrama sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah untuk menyampaikan tiga pesan moral kepada masyarakat, sehingga dapat dijadikan sebagai modal dalam berjuang guna mengisi kemerdekaan Indonesia. 

"Tiga pesan moral dari Jenderal Soedirman yang bisa dipedomani dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah selalu dalam keadaan suci dengan air wudhu, selalu tepat waktu dalam menjalankan sholat lima waktu dan melakukan segala kegiatan untuk kepentingan negara dengan tulus dan ikhlas," ungkapnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para insan seni dalam berperan padasosiodrama dan wayang NKRI. "Ini merupakan kebanggaan bagi saya dapat bertatap muka dengan insan-insan seni yang luar biasa dan telah berperan dalam kegiatan tersebut sehingga dapat  menampilkan drama kolosal yang benar-benar luar biasa," tutupnya.

Sebelum acara berakhir, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan sebagai wujud terima kasih kepada Bapak Jaya Suprana sebagai penggagas, Bapak Wawan Sofyan sebagai Sutradara, Bapak Ganang Priyambodo Soedirman sebagai pemeran utama Jenderal Soedirman dan Ibu Ayla sebagai perancang Wayang NKRI yang telah berhasil menyelenggarakan pagelaran Wayang NKRI dan Sosiodrama.

Editor: Budi

T#g:BudayaWayang
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Nov 2017 09:40

    Horja Godang Bobby-Kahiyang Tunjukkan Kekayaan Adat Budaya Nusantara

    Pesta adat atau Horja Godang pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu Siregar di komplek Bukit Hijau Regency (BHR)-Taman Setia Budi Indah Medan, Sabtu (25/11/2017), berlangsung meri

  • Senin, 27 Nov 2017 17:07

    Jokowi: Jaga Nilai Budaya Adiluhung Pembentuk Karakter Bangsa

    Presiden Jokowi mengingatkan seluruh pemangku adat nusantara termasuk seluruh elemen bangsa untuk menjaga, merawat dan melestarikan nilai-nilai budaya adiluhung yang telah membentuk karakter bangsa In

  • Senin, 27 Nov 2017 17:57

    TNI Meredam OPM dengan Humanis dan Budaya

    Dalam sepekan ini, aksi kekerasan di Papua kembali meningkat, 1.300 warga Papua di Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua disandera oleh kelompok Bersenjata Organi

  • Selasa, 21 Nov 2017 16:30

    Resmi Marga Siregar, Kahiyang Ayu kini miliki hak dan kewajiban di adat Mandailing

    Kahiyang Ayu hari ini Selasa, 21 November 2017, resmi menjadi boru Siregar setelah menjalani serangkaian prosesi pemberian marga sesuai dengan adat Tapanuli Selatan. Hal tersebut disampaikan lang

  • Sabtu, 11 Nov 2017 23:51

    Horas Tapteng Harus Konsisten dan Menarik

    Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap even budaya dan wisata Horas Tapteng (Tapanuli Tengah) bisa menasional bahkan internasional.

  • Jumat, 27 Okt 2017 16:47

    Kesenian Tradisional Indonesia Meriahkan Peringatan Hari PBB ke-72 di Bumi Afrika

    Prajurit TNI yang bertugas sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB, yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central Af

  • Sabtu, 30 Sep 2017 19:30

    Gubsu Harap Pesta Budaya Njuah Njuah Masuk Kalender Wisata Nasional

    Pesta Budaya Njuah Njuah yang setiap tahun digelar oleh masyarakat kabupaten Dairi diharapkan dapat masuk menjadi salah satu kalender wisata nasional. Sebab, even ini diyakini dapat menjaga nilai luhu

  • Sabtu, 30 Sep 2017 13:40

    Panglima TNI: Wayang Media Komunikasi Efektif Menyebarkan Pesan Moral

    Sejarah telah mencapai peran wayang sangat strategis, selain menjadi hiburan wayang juga dapat menjadi media komunikasi yang paling aktif dalam menyebarkan pesan-pesan moral ajaran agama bahkan nasion

  • Jumat, 29 Sep 2017 21:09

    Pengurus Persadaan Pane Periode 2017-2022 Dikukuhkan

    Guna meningkatkan silaturahmi marga Pane yang ada di Sumut, khususnya kota Medan, para pengurus Perkumpulan Parsadaan Pane, Bere dan Dohot  Humalingna (PARSADONA) periode 2017 - 2022 dikukuhkan d

  • Rabu, 20 Sep 2017 17:50

    Pembentukan Karakter & Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

    Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan kepada masyarakat sejak usia dini.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak