Sabtu, 25 Nov 2017 07:12

Panglima TNI: HMI Ikut Serta Pertahankan Pancasila

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 21 Jul 2017 14:41
Dibaca: 271 kali
Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lahir pada tanggal 5 Februari 1947 sebagai organisasi kader kaum intelektual muslim, ikut berjuang dalam peristiwa Agresi Belanda tahun 1947, membubarkan PKI di Madiun, menggagalkan  G-30 S PKI  tahun 1965 untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan ceramah pada acara Halal Bi Halal KAHMI di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).

Panglima TNI mengungkapkan bahwa betapa dekatnya HMI dengan TNI terutama sekitar tahun 1965 dalam mempertahankan ideologi Pancasila, sehingga PKI sangat membenci dan menuntut pembubaran HMI. 

"PKI beranggapan dengan membubarkan HMI akan memuluskan usahanya melakukan kudeta dan merubah ideologi negara dari Pancasila menjadi ideologi Komunis," ujarnya.

"Jenderal TNI Nasution dan Jenderal Ahmad Yani menjadi tokoh utama yang menghalangi ketika gencarnya PKI menuntut pembubaran HMI. Bahkan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Ahmad Yani mengatakan apabila membubarkan HMI, langkahi dulu mayat saya," ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Pada kesempatan tersebut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, sehari sebelum G-30 S PKI dilancarkan pada tanggal 29 September 1965, Ketua PKI DN Aidit di Istora Senayan Jakarta masih menuntut untuk pembubaran HMI. Dia mengatakan kader Central Gerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI) lebih baik pakai sarung saja kalau tidak bisa membubarkan HMI. CGMI adalah sebuah organisasi mahasiswa di Indonesia didirikan pada tahun 1956 underbow Partai Komunis Indonesia.

Di akhir ceramahnya, Panglima TNI mengungkapkan bahwa HMI merupakan salah satu komponen generasi muda intelektual yang ikut aktif menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dan mempertahankan ideologi Pancasila. 

"Walaupun Indonesia terdiri atas banyak suku bangsa, agama, bahasa dan ras, namun tetap satu karena ada Pancasila yang selalu dijaga oleh HMI bersama komponen bangsa lainnya," pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:Gatot NurmantyoHMIKAHMI
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Nov 2017 19:52

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Kasal Spanyol

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Spanyol Laksamana Teodoro Esteban Lopez Calderon yang didampingi oleh Duta Besar Spanyol Y. M.

  • Selasa, 21 Nov 2017 12:30

    Jusuf Kalla Tutup Munas KAHMI, Keadilan Harus Diwujudkan Dengan Kerja Keras

    Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla menutup Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHM) di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (19/11/2017).Dalam sambutannya, Jusuf Ka

  • Jumat, 17 Nov 2017 21:27

    Jokowi Buka Munas KAHMI

    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ditandai dengan pemukulan Gordang Sambilan di Hotel Santika Dyandra Medan

  • Jumat, 17 Nov 2017 14:57

    Presiden Hadiri Munas KAHMI di Medan

    Usai menghadiri acara Sarasehan Nasional DPD RI, Presiden Joko Widodo langsung bertolak menuju Provinsi Sumatera Utara guna melakukan kegiatan kunjungan kerja.Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakus

  • Kamis, 16 Nov 2017 21:16

    Panglima TNI: Mewujudkan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang

    Indonesia sebagai bangsa yang besar harus bisa menjadi bangsa pemenang dalam menghadapi kompetisi global, dengan mengandalkan kekuatan budaya bangsa. Pancasila pun dihasilkan dari sari pati budaya yan

  • Kamis, 16 Nov 2017 17:16

    Panglima TNI: Sidang Ke-5 Ausindo HLC Tunjukkan Persahabatan Kedua Negara

    Sidang ke-5 Austalia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) menunjukkan suatu ikatan hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin akrab dan erat, baik pada tataran pimpinan maupun Perw

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:54

    Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

    Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas

  • Kamis, 09 Nov 2017 22:39

    Panglima TNI: IDI Miliki Peran Strategis Wujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional

    Letak Indonesia yang sangat strategis membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia, namun disisi lain juga menjadi ancaman bagi penyebaran penyakit menular global. Dalam menghadapi perspektif

  • Rabu, 08 Nov 2017 09:48

    KAHMI Jawa Barat Deklarasi Dukung Fadly Nurzal Presidium MN KAHMI

    Majelis Wilayah (MW) Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat bersama 27 Majelis Daerah (MD) KAHMI yang ada di Jabar mendeklarasi Fadly Nurzal sebagai calon Mejelis Nasional (MN) KAHMI

  • Selasa, 07 Nov 2017 06:37

    Panglima TNI dan Pangab Thailand Bahas Keamanan Kawasan Asean

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Tharnchaiyan Srisuwan membahas perkembangan keamanan kawasan Asean yang membutuhkan kerja sama yan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak