Sabtu, 25 Nov 2017 07:09

Masri Sitanggang: "Bila berkuasa saya akan bubarkan PDIP"

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 18 Agu 2017 16:48
Dibaca: 3.474 kali
Dok
DR Masri Sitanggang dan kawan-kawan saat diterima di DPRD Sumut, Jumat (18/8)

DR Masri Sitanggang menyatakan bahwa apabila diberi kesempatan berkuasa, hal pertama yang dilakukannya adalah membubarkan PDIP dengan menggunakan Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas.

"Kalau nanti saya berkuasa, maka yang pertama saya bubarkan adalah PDI, karena pada pidatonya, Megawati mengatakan Pancasila itu yang lahir 1 Juni," ujar politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu saat diterima oleh anggota DPRD Sumut, Syamsul Qodri Marpaung dan Brilian Moktar, di ruang Komisi A, Jumat siang (18/8).

Menurut Masri Sitanggang, Pancasila yang benar bukan lah yang 1 Juni.

Statemen yang disampaikan oleh Masri Sitanggang ini cukup mengejutkan Brilian Moktar yang duduk hanya berjarak satu meter darinya. Namun, politisi PDIP itu hanya tampak menahan senyum dikulum mendengar sikap arogan tersebut.

Masri merupakan satu dari antara dua puluhan tokoh Ormas Islam yang diterima DPRD Sumut untuk mewakili seribuan pengunjuk rasa menolak Perppu No.2/2017 pada Jumat siang tadi.

Tampak hadir juga tokoh FPI, MMI, FUI dan lainnya.

Editor: Budi

T#g:Masri SitanggangPerppu
Berita Terkait
  • Rabu, 25 Okt 2017 10:15

    Relawan KOMBATAN apresiasi pengesahan UU Ormas

    Relawan KOMBATAN (Komunitas Banteng Asli Nusantara) Sumut mengapresiasi kinerja Pemerintah dan DPR RI yang sudah mengesahkan RUU tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu)

  • Kamis, 05 Okt 2017 12:05

    299, Perjuangan Demokrasi yang Anti Demokrasi

    Penolakan Perppu Ormas oleh Ormas radikal mulai disuarakan kembali setelah sekitar enam Ormas Radikal dibubarkan oleh pemerintah. Tak hanya itu, isu tersebut juga dibarengi oleh isu klasik yang diangg

  • Jumat, 18 Agu 2017 21:18

    Aksi unjuk rasa Forum Islam Bersatu Menolak Perppu Ormas

    Seperti aksi-aksi unjuk rasa sebelumnya yang dilakukan selepas shalat Jumat, siang tadi (18/8), seribuan warga kota Medan dan sekitarnya mengaku tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bersama Umat (AMMBU)

  • Rabu, 16 Agu 2017 19:26

    Ketua Muhammdiyah Sulut: NKRI dan Pancasila Final !

    Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Utara Nasruddin Yusuf menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Idelogi Pancasila adalah final.

  • Kamis, 03 Agu 2017 19:13

    Swangro: Perppu 2/2017 tentang Ormas meneguhkan Pancasila dan UUD

    Awal pekan ini, Senin (31/7/2017), Pengurus Pusat GMKI, dipimpin oleh Sahat Martin Philip Sinurat, diterima oleh Presiden Jokowi di Istana Negara.

  • Kamis, 03 Agu 2017 07:03

    Tak disangka, ini respon intelektual muda Sumut terhadap Perppu 2/2017

    Seratusan lebih kader PMII, HIMMAH, GMNI dan GMKI tingkat provinsi Sumut kompak berdiskusi membahas kebijakan pemerintahan Jokowi yang menerbitkan Perppu No.2 tahun 2017 tentang Ormas. Diskusi ini dig

  • Selasa, 01 Agu 2017 13:31

    Political Background and the Objective of SBY-Prabowo Meeting

    The information on the meeting between Prabowo and SBY has apparently become one of attractive news in the end July 2017 in this country. General (Ret) SBY and Lieut. Gen (Ret) Prabowo are considered

  • Selasa, 01 Agu 2017 06:51

    GEMMBIRA dukung pemerintah menerbitkan Perppu 2/2017 tentang Ormas

    Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Bersatu untuk Indonesia Raya (GEMMBIRA), mendukung sepenuhnya atas penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 02 Tahun 2017 tentang perubahan

  • Jumat, 28 Jul 2017 16:18

    Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

    Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

  • Jumat, 28 Jul 2017 15:18

    Supaya lebih elegan, MK minta penolak Perppu Ormas jadi pihak terkait

    Mahkamah Konstitusi (MK) melalui juru bicara, Fajar Laksono, menyatakan bahwa MK menghormati dan menghargai siapa pun yang datang ke MK, termasuk dengan maksud menyampaikan aspirasi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak