Jumat, 23 Feb 2018 07:45

Mahasiswa: JR Saragih Boroskan Keuangan Daerah

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Kamis, 18 Jan 2018 13:08
Dibaca: 197 kali
Dok
Aksi mahasiswa mengecam JR Saragih di kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (18/1).

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) dan Gerakan Masyarakat Membaca (GEMA-BACA) menuding JR Saragih, Bupati Simalungun telah memboroskan keuangan pemerintah daerah.

Hal ini mereka sampaikan dalam aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), jalan AH Nasution, Medan, Kamis (18/1/2018).

Dalam orasinya, massa mendesak Kejatisu untuk memanggil dan memeriksa keterlibatan Bupati Simalungun, Jopinus Ramli (JR) Saragih dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum dengan mengeluarkan kebijakan pemberian intensif pemungutan pajak daerah kepada pihak-pihak terkait yang memungut pendapatan yang telah langgar dan kangkangi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2010.

Ketua Umum GARANSI, Henri Sitorus menyatakan, "Dalam pemberian intensif PPJ, Dinas PPKAD Simalungun telah menganggarkan Belanja Intensif Pemungutan PPJ sebesar Rp987.698.903.00 yang diberikan kepada pihak-pihak terkait yang memungut pendapatan dengan berpedoman kepada Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2014, disertai dengan dikeluarkannya keputusan Kepala Dinas PPKAD Simalungun Nomor 973/4161/DPPKA/2016. "Akan tetapi pemberian intensif pemungutan pajak daerah tersebut telah melanggar PP Nomor 96 Tahun 2010, sehingga mengakibatkan pemborosan keuangan daerah sebesar Rp 987.698.903," ujar Henri.

"Kami mendesak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memanggil dan memeriksa JR. Saragih dan Mixnon Andreas Simamora," tegas Henri.



Koalisi GARANSI dan GEMA-BACA juga menduga kuat JR Saragih telah mengangkangi Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Jo Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah menyalahgunakan wewenang jabatan dengan memanfaatkan semua Dinas, terkhusus Dinas PPKAD Simalungun sebagai "Pabrik Uang" untuk memenuhi dan melampiaskan syahwat politiknya di kancah kontestasi politik Sumut Tahun 2018.

"Kami mensinyalir bahwasanya kuat dugaan kami aliran dana haram ini sampai ke Bupati Simalungun JR Saragih, maka dari itu hal ini harus menjadi prioritas utama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam karena JR. Saragih tidak layak menjadi pemimpin hari ini dan pemimpin di masa yang akan datang," ungkap Ketua GEMA-BACA Sangkot Simanjuntak.

"Secara administrasi dan sebagai referensi Kejaksaan, hari ini kami mengantar pengaduan resmi dari GARANSI dan GEMA-BACA terkait dugaan Tipikor dan pemborosan keuangan daerah Kabupaten Simalungun pada Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang diduga melibatkan Mixnon Andreas Simamora selaku Kadis dan JR Saragih selaku Bupati," terangnya.

Satu jam berorasi, perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumanggar Siagian selaku Kasipenkum mendatangi massa dan berjanji akan segera memproses pengaduan dan tuntutan dari GARANSI dan GEMA-BACA demi terciptanya pemerintahan yang bersih (Good Governance) di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Simalungun. 

Setelah mendapat tanggapan dari perwakilan Kejatisu, Sangkot Simanjuntak menyatakan, "Koalisi Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi dan Gerakan Rakyat Membaca adalah murni aspirasi mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara. Tidak ada 'pesanan' dari pihak manapun."

"Bukan karena JR Saragih mencalon Gubernur, kami demo menyampaikan aspirasi ini, ataupun karena ada pihak-pihak lain yang 'menunggangi.' Kami murni menyampaikan dugaan penggelapan pajak yang sistemik dan terencana ini,"  tegas Sangkot.

Editor: Tommy

T#g:GaransiGema bacaJR Saragih
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 09:00

    Sugiat Santoso Pertanyakan Integritas KPU, Natalius Pigai: Adili KPU Sumut

    Komisioner Komnas HAM 2012-2017 Natalius Pigai mengangkat persoalan tahapan Pilgub Sumut, dan mempertanyakan keputusan KPU Sumut menyatakan bakal Paslon JR Saragih-Ance Tidak Memenuhi Syarat (TMS) men

  • Jumat, 16 Feb 2018 08:06

    Demo di Kejati Sumut, Koalisi Gerakan Rakyat beri kartu merah ke Mixnon

    Puluhan Massa yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Rakyat ( KGR ) berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan AH. Nasution, Medan, Kamis (15/2/2018), dengan tuntutan agar pihak ke

  • Selasa, 13 Feb 2018 08:03

    Aktifis: JR Saragih Lulusan Akademi Militer, Kenapa Digagalkan KPU

    Komisi pemilihan umum (KPU) Sumut menganulir pencalonan JR Saragih dan Ance Selian dalam bursa calon gubernur dan wakil gubernur Sumut dalam rapat pleno yang diadakan oleh KPUD Sumut di hotel Mercure,

  • Minggu, 07 Jan 2018 17:57

    Sah.. SBY Umumkan JR Saragih-Ance Selian untuk Pilgubsu 2018

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono resmi mengumumkan JR Saragih-Ance Selian bertarung di Pemilihan Gubernur Sumut 2018.Pengumuman ini dilaksanakan di Kantor DPP Partai Demokrat di kaw

  • Selasa, 19 Des 2017 13:39

    Ini kata Kasi Penkum Kejatisu soal dugaan korupsi Kepala BKD Pematang Siantar

    Sumanggar Siagian SH, Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumut menanggapi aksi unjuk rasa Gerakan Masyarakat Membaca (GEMA-BACA) di kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, jalan AH Nasution, Selasa (19/12)."Data yan

  • Selasa, 19 Des 2017 13:19

    Kepala BKD Pematang Siantar diduga Korupsi Proyek Pasar

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pematangsiantar, ZS, SE, diduga sebagai 'dalang' dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pekerjaan revitalisasi Pasar Ikan di Pasar Dwikora Tahun 2015 sem

  • Jumat, 27 Okt 2017 22:47

    Kebijakannya Dinilai Tidak Pro Rakyat, Mahasiswa Demo Bupati Simalungun

    Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Dan Rakyat (AMPERA) bergerak melawan pembodohan dan penindasan rakyat yang diduga dilakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih.Aksi ini d

  • Selasa, 29 Agu 2017 16:59

    Tengku Erry Daftar Ke Demokrat

    Tengku Erry Nuradi kembali menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai politik dalam rangka persiapan menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Gubernur Sumut 2018 mendatang.

  • Selasa, 08 Agu 2017 15:08

    Gema-baca Lakukan Aksi Tutup Mulut di Kejatisu

    Sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja aparat penegak hukum yang dinilai lambat dalam menyelesaikan kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Sumatera Utara, terkhusus di Kabupaten Padang Lawas Utara

  • Rabu, 21 Jun 2017 08:31

    JR Saragih bersilaturrahmi dengan warga Padang Lawas Utara

    Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara melanjutkan safari politiknya dengan melakukan silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara di alun-alun kota Gunung Tua, Jalan Perwira,

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak