Jumat, 15 Des 2017 04:01

Kapuspen TNI :

Karya Fotografer Dapat Mengungkap Banyak Makna Tanpa Kata

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 04 Sep 2017 16:04
Dibaca: 477 kali
Puspen TNI
Mayjen TNI Wuryanto

Karya fotografer yang berkualitas akan dapat mengungkap banyak berita meskipun tanpa kata-kata, namun sebaliknya karya fotografer juga dapat mengurangi nilai suatu berita jika gambar yang ditampilkan tidak berkualitas dan tanpa makna. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. saat membuka Pelatihan Fotografer Jurnalistik Tahun Anggaran 2017, bertempat di Aula Puspen TNI Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (4/9/2017).

Untuk menghasilkan karya fotografer yang menarik dan bernilai tinggi dapat dilakukan dengan cara, merencanakan secara matang, menentukan angel yang tepat, memegang kamera dengan benar serta penyesuaian cahaya secara tepat.

Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan bahwa sebuah hasil karya fotografer harus  berkualitas dan bernilai tinggi serta dapat mengungkap suatu peristiwa yang mengandung unsur humanis dan berkarateristik. "Melalui pelatihan ini para peserta akan dididik dan dibina untuk menjadi seorang fotografer yang profesional," katanya.

Kapuspen TNI mengatakan bahwa dihadapkan dengan tuntutan tugas yang terus berkembang, Puspen TNI berkewajiban untuk membina dan meningkatkan kualitas personel jajaran penerangan baik di pusat maupun daerah seiring dengan kemajuan teknologi. "Untuk meningkatkan kualitas personel di jajaran penerangan, Puspen TNI secara periodik menyelenggarakan kursus atau pelatihan diantaranya pelatihan fotografer jurnalistik," ucapnya.

Mayjen TNI Wuryanto meminta kepada para pengajar untuk dapat mentransfer ilmu dan pengalaman berharga yang dimiliki kepada para peserta pelatihan. "Waktu satu  bulan memang belum cukup untuk membentuk seseorang menjadi fotografer yang professional, namun dengan kerja keras, ketekunan  dan kesungguhan hati para pengajar dan peserta, saya yakin pelatihan ini dapat menghasilkan para fotografer yang terampil dan siap pakai," tuturnya.

"Peserta pelatihan sangat memerlukan bekal pengetahuan tentang kamera foto sesuai perkembangan teknologi saat ini,  baik pengetahuan teknik  pengambilan gambar maupun penggunaan berbagai jenis peralatan kamera foto untuk menghasilkan gambar-gambar yang berkualitas," ujar Kapuspen TNI. 

Di akhir Amanatnya Mayjen TNI Wuryanto memberikan menekanan bahwa seluruh peserta pelatihan baik pelaku maupun pengajar agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebagai sarana peningkatan sumber daya manusia dibidang fotografer jurnalistik.

Pelatihan fotografer ini akan dilaksanakan mulai tanggal 4 September s.d. 2 Oktober 2017, dengan jumlah peserta 20 personel dari TNI AD, AL dan AU.

Editor: Budi

T#g:jurnalis
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Des 2017 10:24

    Kecam penganiayaan terhadap wartawan, Seratusan Massa Unjukrasa di Tanjung Balai

    Seratusan orang dari berbagai elemen, antara lain Wartawan, LSM, Aktivis, LBH dan Mahasiswa Kota Tanjung Balai melakukan Aksi Solidaritas di depan Polres, DPRD dan Walikota Tanjung Balai atas kasus pe

  • Jumat, 08 Des 2017 07:48

    UK Journalist Publikasikan Kopi Doloksanggul dan Keindahan Danau Toba

    United Kingdom Journalist Team yang diprakarsai Indonesian Diaspora Network Global (IDN-G) melakukan peliputan untuk mempublikasi kopi Doloksanggul dan Keindahan Danau Toba di daerah Bakkara (6/11).&n

  • Kamis, 30 Nov 2017 11:20

    Kapuspen TNI: Kembangkan Ilmu Jurnalistik Dalam Bertugas

    Hasil kelulusan pelatihan Kamera Video Jurnalistik tidak dipandang sebagai prestasi, namun prestasi yang sebenarnya adalah bagaimana personel Penerangan TNI mampu mengaplikasikan dan mengembangkan ilm

  • Senin, 06 Nov 2017 18:56

    2 Jurnalis Denmark Liput Objek Wisata Sumut

    Pesona wisata dan budaya Sumatera Utara (Sumut) ternyata sangat menarik perhatian jurnalis Denmark. Menurut mereka, keindahan alam dan kekayaan budaya di Sumut, khususnya Danau Toba diakui  memil

  • Rabu, 01 Nov 2017 19:41

    Kapuspen TNI Buka Pelatihan Kamera Video Jurnalistik

    Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si.secara resmi membuka Pelatihan Kamera Video Jurnalistik TA 2017, di bertempat Aula Puspen TNI Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Tim

  • Rabu, 27 Sep 2017 20:57

    KPU Palas Buka Pendaftaran Media Center

    Dalam rangka pemenuhan tertib legal administrasi dan optimalis terhadap wartawan/jurnalis peliput penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas) tahun 2018, Komisi Pe

  • Senin, 11 Sep 2017 12:01

    Deklarasi Asosiasi Pemilik Media untuk Keadilan Distribusi Iklan di Indonesia

    Musyawarah Bersama (Mubes) I Ikatan Wartawan Online (IWO) yang digelar selama dua hari, 8-9 September 2017 kemarin, sukses digelar.

  • Sabtu, 09 Sep 2017 13:49

    Bupati Mohon Maaf Pada Wartawan

    Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali menyampaikan rasa keprihatinan menyusul terjadinya insiden kekerasan terhadap wartawan yang menimpa Fadly Syarif, S.I.Kom, salah satu awak med

  • Jumat, 08 Sep 2017 06:58

    Ulah Over Protectif Oknum Damkar dan Satpol PP Cederai Kebebasan Pers

    Kebebasan Pers kembali tercederai menyusul insiden kekerasan terhadap wartawan media online yang dialami Fadly Syarif, S.I.Kom saat sedang melakukan aktivitas peliputan penyampaian aspirasi oleh kelom

  • Jumat, 08 Sep 2017 05:17

    Di Hadapan KPK, Wagubsu: Pemprovsu Membuka Diri Terhadap Kritik Media

    Wakil Gubsu, Dr. Nurhajizah Marpaung mengatakan kalau Pemprovsu membuka diri terhadap kritik dari media yang tujuannya untuk membangun Sumut lebih baik lagi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak