Selasa, 22 Mei 2018 11:34
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Jaga Keutuhan NKRI, Santri Jawa Barat Siap Lawan Hoax dengan Produksi Konten Kreatif

Diskusi Komunikonten Di Pondok Pesantren Baitul Hidayah Bandung

Jaga Keutuhan NKRI, Santri Jawa Barat Siap Lawan Hoax dengan Produksi Konten Kreatif

Medan (utamanews.com)
Oleh: Coky/rls
Rabu, 21 Feb 2018 21:01
Dok
Lokakarya literasi media dengan tema "Optimalisasi kreatifitas santri di media sosial dalam upaya memperkokoh dan memajukan NKRI"

Pondok Pesantren Baitul Hidayah di Bandung merupakan salah satu pesantren dengan pemandangan terindah. "Kami menyebutnya Pesantren di atas awan, karena ketika pagi dan saat-saat tertentu awan mengelilingi pesantren ini. Pondok Pesantren ini didirikan di atas tanah wakaf dengan ketinggian 950 meter di atas permukaan laut, sehingga dari sini kita dapat melihat keindahan kota Bandung," ujar Kiai Iwan Shofyan Andi, SE., M.Si.

Hal itu disampaikannya saat membuka lokakarya literasi media dengan tema "Optimalisasi kreatifitas santri di media sosial dalam upaya memperkokoh dan memajukan NKRI", di Aula Pondok Pesantren Baitul Hidayah, Bukit Panyandaan, Mandala Mekar, Kec. Cimenyan, Cikadut, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 21 Februari 2018. 

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Ponpes Baitul Hidayah dengan Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi). Diikuti seluruh santri kelas 4,5 dan 6.

Menurut Kiai Iwan Shofyan, Ponpes Baitul Hidayah sudah dua kali mengadakan literasi media untuk para santri dan kegiatan kali ini yang terbesar. "Rencananya kami juga akan memberikan pembekalan literasi media untuk para santri yang akan lulus, kami ingin mereka cerdas dalam bermedia sosial dan mampu membuat konten-konten yang memperkokoh serta memajukan NKRI," ujar Kiai muda ini.

Hadir sebagai narasumber dalam lokarkarya ini Dedeh Fardiah (Ketua KPID Jawa Barat), Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Komunikonten), Rizqi Ghassani (Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Barat Bidang Komunikasi dan Hubungan Masyarakat), M. Latif Faidah (Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kota Bandung). Lokakarya ini dimoderatori oleh Ustaz Erik Setiawan (Sekretaris Ponpes Baitul Hidayah).

Pengamat media sosial dari Komunikonten, Hariqo Wibawa memaparkan bahwa potensi santri menjadi pembuat konten hebat sangat besar, karena mereka rata-rata mampu berbicara dalam empat bahasa (Arab, Inggris, Indonesia, bahasa daerah). Buku-buku pelajaran santripun berbahasa Arab dan Inggris, kemudian para kiai dan ustaz juga mengajar bahasa Arab dan Inggris. 

"Pesantren sudah ada sejak tahun 1475, Kiai dan santri terlibat aktif melawan penjajah dan memerdekakan Indonesia. Komitmen santri untuk Pancasila dan NKRI tidak perlu diragukan lagi karena itu ciri utama santri, bersama kita jaga agar ciri utama tidak pudar. Di era digital santri juga memainkan peran yang sangat strategis, sudah banyak konten-konten yang diproduksi oleh santri. Kegiatan ini tidak mengajari santri dari awal, karena santri umumnya sudah tahu mana yang boleh dan dilarang dilakukan di media sosial. Contoh di Pesantren menghina orang, berkelahi bisa menyebabnya pelakunya diusir dari Pesantren. Terkait literasi digital kita tinggal bilang kepada santri bahwa apa yang tidak boleh dilakukan di pesantren jangan di lakukan di media sosial, mereka sudah paham," ujar Hariqo 
 
Hariqo menambahkan, semakin lama orang akan semakin sadar bahwa literasi media itu adalah kebutuhan, literasi media itu seperti helm dan sarung tangan saat kita naik motor, literasi media bermanfaat untuk keamanan setiap orang, keluarga, bangsa dan negara. Santri harus menjadi pembuat konten, bukan sekedar penyebar konten karya orang lain.
 
Sementara itu Dedeh Fardiah (Ketua KPID Jawa Barat) dalam paparannya menjelaskan bahwa teknologi digital sesungguhnya untuk meningkatkan kreatifitas, meningkatkan pelayakan publik, pembelajaran jarak jauh dan mendorong pertumbuhan usaha. Yang perlu kita evaluasi adalah sejauh mana pencapaian kita terhadap tujuan mulia dari teknologi digital tersebut.

Rizqi Ghassani (Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Barat Bidang Komunikasi dan Hubungan Masyarakat) dalam presentasinya mengatakan ciri utama dari media sosial adalah pesan yang disampaikan tidak hanya untuk satu orang, karenanya pengguna media sosial juga harus mempertimbangkan orang banyak dalam melakukan berbagai aktifitas di media sosial. Rizqi juga mengingatkan bahwa malaikat mencatat semua perbuatan kita dan semua perbuatan buruk ada balasannya. "Kepekaan ini harus dibangun, sebab jika tidak, pengguna media sosial bisa merasa bebas memaki, menghina, marah-marah, menyebar hoax di media sosial", jelas Rizqi.

Sementara itu M. Latif Faidah (Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Kota Bandung) melihat banyak sekali hal unik di Pesantren yang bisa disampaikan ke publik, tinggal kreatifitas dalam memproduksi konten harus ditingkatkan. "Santri bisa membuat infografis tentang istilah-istilah unik di Pesantren, bisa membuat kutipan-kutipan dari para Kiai yang menunjukan kepada publik bahwa Islam itu rahmat bagi semua. Santri juga bisa memproduksi video dengan bahasa Arab dan Inggris. Saya setuju dengan Komunikonten, yang perlu tingkatkan adalah kreatifitas dalam memproduksi konten. Relawan TIK siap membantu setiap Pesantren yang ingin santrinya lebih kreatif di media sosial," ujar M. Latif Faidah.
Editor: Tommy

T#g:KomunikontenPonpes
Berita Terkait
  • Senin, 14 Mei 2018 19:14

    Ponpes Tanfizh Darul Qur'an Desa bandar Klippa, Memajukan Pendidikan Islami di Deli Serdang

    Kehadiran Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur'an ingin memajukan pendidikan yang Islami di kecamatan Percut Seituan, khususnya dan kabupaten Deliserdang pada umumnya. Ide ini terlahir dari mantan

  • Rabu, 02 Mei 2018 14:02

    Dandim 0824 Hadiri Haflatul Imtihan Di Ponpes Durrotut Tholibin

    Bertempat di Pondok Pesantren Durrotut Tholibin Dusun Krajan Desa Jombang Kec Jombang Kab Jember pada Senin (30/04/2018), dilaksanakan Pengajian dalam rangka Haflatul Imtihan yang dihadiri oleh masyar

  • Selasa, 20 Mar 2018 20:20

    Santri Jawa Tengah Siap Buat Konten Hadapi Kampanye Hitam, Hoax & Politisasi Agama

    Untuk menang, setiap kandidat dalam Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 nanti memiliki tim media sosial. Namun jangan sampai keinginan untuk menang tersebut mengorbankan keutuhan NKRI dengan membuat da

  • Selasa, 20 Feb 2018 15:40

    Perkokoh NKRI, Ponpes Baitul Hidayah Bandung dan Komunikonten Adakan Pendidikan Media Sosial Untuk Santri

    Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) bekerjasama dengan Pondok Pesantren Baitul Hidayah, Bukit Panyandaan, Mandala Mekar, Kec. Cimenyan, Cikadut, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, akan meng

  • Rabu, 07 Feb 2018 04:37

    Pesantren di Tengah Pusaran Pilkada

    Kalaulah politik dan pemerintahan kotor, maka pesantrenlah yang membersihkannya.

  • Rabu, 31 Jan 2018 13:41

    Panglima TNI: Sejarah Perjuangan Bangsa Tidak Terlepas Dari Peran Kyai

     Sejarah perjuangan Bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran para kyai, yang telah meletakkan nilai-nilai dasar untuk bisa dilanjutkan bersama komponen lainnya dalam rangka mempertahankan Negar

  • Jumat, 19 Jan 2018 15:19

    Koramil 0824/15 Bangsalsari Karya Bakti Bersihkan Pesantren Kebanjiran

    Hujan yang turun pada Rabu (17/01/2018) pukul 22.00 Wib mengakibatkan selokan belakang Pondok Pesantren Ar Rosyid meluap dan menjebolkan tembok pondok sehingga ruang asrama pondok putra dan putri keba

  • Kamis, 18 Jan 2018 08:38

    Dandim 0824: Penghijauan Bersinergi dengan Pondok Pesantren Madinatul Ulum

    Usai melaksanakan penghijauan di lahan milik Perhutani Jember, Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar, SE, MM langsung menuju ke Pondok Pesantren Madinatul Ulum Desa Cangking Kecamatan Jenggawah

  • Sabtu, 13 Jan 2018 17:53

    Dandim 0824: Berikan Ruang & Kesempatan Lebih Besar Bagi Santri

    Bertempat K-Link jalan Letjen Sutoyo, Jember, dilaksanakan Seminar Internasional "Santri Leadership : Strenght And Opportunity", yang diadakan oleh Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) se-Eks Karesidenan Bes

  • Senin, 08 Jan 2018 22:09

    Pesantren Andalusia menggelar Tabligh Akbar dan Wisuda Juz 30

    Pesantren Andalusia menggelar Tabligh Akbar dan Wisuda Juz 30, Senin (8/1/2018) di Desa Huta Baru Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak