Rabu, 22 Nov 2017 09:07

JBMI bantu pengurusan kepulangan TKI Ilegal dari Malaysia

Malaysia (utamanews.com)
Oleh: DM
Senin, 28 Agu 2017 20:38
Dibaca: 170 kali
Dok
Ratusan Warga Negara Indonesia memadati KJRI Penang untuk membuat SPLP, dan Permite atau dokumen/ Paspor yang hilang, Senin (28/8).

Darwin Marpaung, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Jami'yah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, membantu pengurusan dokumen sehingga seorang warga Indonesia yang dulunya datang ke Malaysia secara ilegal, dapat kembali pulang ke kampung halamannya.

Warga Indonesia ini, berinisial SP, perempuan, 34 tahun. Ia sudah berada di Malaysia selama 9 tahun dan bekerja sebagai TKI ilegal karena paspornya sudah habis masa berlaku.

Tahun 2008, SP menikah dengan Sutamin Akhbar, 45 tahun, warga Plores Ende NTT. Hasil pernikahan itu ia dikaruniai dua orang anak, putra bernama Aditiya Putra, 6 tahun, dan Putri bernama Adira Putri, 5 tahun.  

"Sempat saya merasa putus asa karena mengira tidak bisa kembali ke Indonesia dengan jalur resmi, sebab kalau dengan jalur illegal saya khawatir dengan nasib saya dan anak. Namun setelah saya meminta tolong pada Ibu di kampung lewat akun (Facebook messenger) agar membantu menguruskan kepulangan saya ke Indonesia, mereka mengutus keluarga saya, Darwin Marpaung yang juga Sekretaris DPC JBMI Kabupaten Labuhanbatu Utara," tutur SP, Senin (28/8).

Disebutkannya, hari ini, Darwin dan dirinya mendatangi Konsulat Jenderal RI di Penang, Malaysia dan mendapatkan dokumen resmi sehingga sudah bisa kembali ke tanah air.

Dalam kesempatan ini, SP juga menghimbau masyarakat agar tidak gampang percaya pada agen-agen TKI. "Pesan saya kepada warga Indonesia, janganlah mau bekerja di Malaysia dengan Ilegal, sebab bukan hanya merugikan diri sendiri akan tetapi merugikan keluarga kita. Sudah biasa Agen TKI selalu bermulut madu agar mau kerja di negeri jiran ini, akan tetapi kebanyakan hal itu palsu," ucap SP dengan nada parau.

"Saya bersyukur pada Allah Tuhan Yang Esa dan berterimakasih kepada pemerintah RI dan khususnya JBMI atas pertolongan ini," pungkas SP. 

Amatan UTAMANEWS, antrian pengurusan Paspor dan SPLP di KJRI Penang Malaysia sangat ramai. Bahkan seorang pejabat berwenang menyebut, antrian bisa mencapai 600 orang per hari.

Pejabat tersebut juga mengatakan, setelah adanya kerja sama RI dan Malaysia tentang pengurusan warga Indonesia yang ingin pulang dengan penerbitan Surat Pengganti Laksana Pasport (SPLP) bagi yang datang secara Ilegal, dan ingin pulang dengan jalur resmi, kantor ini tidak pernah sunyi. Peningkatan ini mulai tahun 2014.

Namun bagi pengguna SPLP, diberi sanksi selama 3 tahun tidak boleh datang ke Malaysia. Jika dilanggar maka dikenakan sanksi berat berupa kurungan penjara dan denda.

Editor: Budi

T#g:malaysiaSPLPTKIIlegal
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Nov 2017 21:44

    Tengku Erry Minta Gemes Masuk Kalender Nasional

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengapresiasi terselenggaranya Gelar Melayu Serumpun (Gemes) Tahun 2017 yang digelar Pemerintah Kota Medan di lapangan Merdeka Medan, Jumat (03/11/2017) malam.''Geme

  • Rabu, 01 Nov 2017 16:01

    Koptan Mandiri Laporkan Oknum Polisi Diduga Pelaku Perambahan dalam Kawasan Hutan

    H. M. Wahyudi, SST, MKes Ketua Koperasi Tani Mandiri menuturkan adanya oknum anggota Polisi yang bertugas di wilayah Sat Polres Tanjung Balai diduga telah melakukan Perambahan dalam kawasan hutan Regi

  • Rabu, 01 Nov 2017 13:21

    Indonesia-Malaysia Gelar Operasi Bersama di Laut

    Bakamla RI melakukan pemeriksaan terhadap 20 kapal dalam Operasi Bersama antara Indonesia dan Malaysia, dan didapati semua kapal telah disertai dokumen lengkap. Hal tersebut diketahui dari laporan KN

  • Jumat, 27 Okt 2017 13:17

    Pemulangan Jenazah TKW Korban Kecelakaan di Malaysia Diwarnai Isak Tangis

    Isak tangis mewarnai kedatangan dua jenasah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang menjadi korban kecelakaan bus di Malaysia pada Selasa (24/10/2017) lalu di terminal kargo Bandara Kualanamu pa

  • Kamis, 26 Okt 2017 19:26

    Konjen Malaysia di Medan kembali didemo

    Dengan menggunakan sejumlah angkutan kota, puluhan massa yang didominasi kaum ibu dan anak-anak melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, Jalan Diponegoro, Kamis siang (

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:13

    Panglima TNI Hadiri Launching TAP Indomalphi di Malaysia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menghadiri Launching of The Trilateral Air Patrol (TAP) Indonesia, Malaysia dan Philipina

  • Senin, 09 Okt 2017 18:59

    Bakamla RI Tangkap Kapal Ilegal Fishing di Perairan Halmahera

    Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menangkap sebuah kapal ikan bernama Triton yang diduga melakukan illegal fishing di Perairan Halmahera, beberapa hari lalu.Kapal Triton dit

  • Sabtu, 16 Sep 2017 13:46

    Bobby Dalimunthe: Jangan sebut siswa siluman

    Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum menemukan solusi pasti.Rekomendasi Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara untuk meminta orang tua siswa PPDB no online agar memindahkan anak mereka ke

  • Selasa, 22 Agu 2017 18:12

    Poldasu Tembak Mati Bandar Sabu Jaringan Malaysia

    Setelah melakukan penyamaran sejak seminggu yang lalu, tadi malam, Senin (21/8), petugas Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil mengungkap kasus narkotika golongan I jenis shabu seberat 2000 gram (2 kg).

  • Selasa, 22 Agu 2017 14:02

    Geram lambang negara dibalikkan, FKPPI demo Konjen Malaysia di Medan

    Rakyat Indonesia, terkhusus Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri sangat kecewa terhadap perbuatan Malaysia yang dinilai telah menghina simbol dan lambang negara Indonesia.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak