Selasa, 20 Feb 2018 05:07

JBMI bantu pengurusan kepulangan TKI Ilegal dari Malaysia

Malaysia (utamanews.com)
Oleh: DM
Senin, 28 Agu 2017 20:38
Dibaca: 208 kali
Dok
Ratusan Warga Negara Indonesia memadati KJRI Penang untuk membuat SPLP, dan Permite atau dokumen/ Paspor yang hilang, Senin (28/8).

Darwin Marpaung, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Jami'yah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, membantu pengurusan dokumen sehingga seorang warga Indonesia yang dulunya datang ke Malaysia secara ilegal, dapat kembali pulang ke kampung halamannya.

Warga Indonesia ini, berinisial SP, perempuan, 34 tahun. Ia sudah berada di Malaysia selama 9 tahun dan bekerja sebagai TKI ilegal karena paspornya sudah habis masa berlaku.

Tahun 2008, SP menikah dengan Sutamin Akhbar, 45 tahun, warga Plores Ende NTT. Hasil pernikahan itu ia dikaruniai dua orang anak, putra bernama Aditiya Putra, 6 tahun, dan Putri bernama Adira Putri, 5 tahun.  

"Sempat saya merasa putus asa karena mengira tidak bisa kembali ke Indonesia dengan jalur resmi, sebab kalau dengan jalur illegal saya khawatir dengan nasib saya dan anak. Namun setelah saya meminta tolong pada Ibu di kampung lewat akun (Facebook messenger) agar membantu menguruskan kepulangan saya ke Indonesia, mereka mengutus keluarga saya, Darwin Marpaung yang juga Sekretaris DPC JBMI Kabupaten Labuhanbatu Utara," tutur SP, Senin (28/8).

Disebutkannya, hari ini, Darwin dan dirinya mendatangi Konsulat Jenderal RI di Penang, Malaysia dan mendapatkan dokumen resmi sehingga sudah bisa kembali ke tanah air.

Dalam kesempatan ini, SP juga menghimbau masyarakat agar tidak gampang percaya pada agen-agen TKI. "Pesan saya kepada warga Indonesia, janganlah mau bekerja di Malaysia dengan Ilegal, sebab bukan hanya merugikan diri sendiri akan tetapi merugikan keluarga kita. Sudah biasa Agen TKI selalu bermulut madu agar mau kerja di negeri jiran ini, akan tetapi kebanyakan hal itu palsu," ucap SP dengan nada parau.

"Saya bersyukur pada Allah Tuhan Yang Esa dan berterimakasih kepada pemerintah RI dan khususnya JBMI atas pertolongan ini," pungkas SP. 

Amatan UTAMANEWS, antrian pengurusan Paspor dan SPLP di KJRI Penang Malaysia sangat ramai. Bahkan seorang pejabat berwenang menyebut, antrian bisa mencapai 600 orang per hari.

Pejabat tersebut juga mengatakan, setelah adanya kerja sama RI dan Malaysia tentang pengurusan warga Indonesia yang ingin pulang dengan penerbitan Surat Pengganti Laksana Pasport (SPLP) bagi yang datang secara Ilegal, dan ingin pulang dengan jalur resmi, kantor ini tidak pernah sunyi. Peningkatan ini mulai tahun 2014.

Namun bagi pengguna SPLP, diberi sanksi selama 3 tahun tidak boleh datang ke Malaysia. Jika dilanggar maka dikenakan sanksi berat berupa kurungan penjara dan denda.

Editor: Budi

T#g:malaysiaSPLPTKIIlegal
Berita Terkait
  • Minggu, 18 Feb 2018 17:18

    Pengusaha Malaysia Bantu Warga Pulau Gambar Punya Masjid

    Selama 20 tahun warga Dusun XI Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi Serdang Bedagai menginginkan adanya bangunan masjid, dan akhirnya keinginan tersebut terwujud setelah adanya bantuan investor dar

  • Senin, 25 Des 2017 00:15

    Bakamla RI Amankan Kapal Pengangkut 7.320 Liter Minuman Keras

    KAL Tidore I-14-11 yang tergabung dalam Operasi Patroli rutin Bakamla RI berhasil mengamankan KMN MJ yang didapati mengangkut 305 galon minuman keras (Miras) atau setara dengan 7.000 liter di Perairan

  • Jumat, 22 Des 2017 22:22

    Tengku Erry Terpilih Jadi Wakil Presiden

    Gubsu Tengku Erry Nuradi yang juga menjabat Ketua DMDI Sumut, terpilih sebagai Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang beranggotakan negara-negara Asia Tenggara dan sejumlah negara di duni

  • Kamis, 21 Des 2017 10:01

    Bakamla RI Tinjau Hasil Operasi Penyapuan Rumpon di Perairan Seram

    Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) dan Kepala Zona Kamla Timur Bakamla RI Vetty Viona Salakay, S.H., M.Si. beserta jajaran Satgas 115 melaksanakan peninja

  • Selasa, 05 Des 2017 20:15

    Ada Bongkar Muat Barang Di Luar Wilayah Kepabeanan, BRANTAS Demo DPRD Tanjung Balai

    Barisan Rakyat Anti Penindasan (BRANTAS) Tanjung Balai berunjukrasa di Bundaran PLN dan Gedung DPRD Jalan Yos Sudarso Kota Tanjung Balai menuntut dihentikannya kegiatan bongkar muat barang di luar dar

  • Jumat, 01 Des 2017 21:01

    Patroli Bakamla RI Amankan Kapal Dokumen Palsu

    Sebuah kapal motor ikan dengan dokumen-dokumen palsu berhasil diamankan dalam operasi patroli Bakamla RI yang digelar di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia Timur (ALKI III), kemarin.Kapal bernama K

  • Sabtu, 04 Nov 2017 21:44

    Tengku Erry Minta Gemes Masuk Kalender Nasional

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengapresiasi terselenggaranya Gelar Melayu Serumpun (Gemes) Tahun 2017 yang digelar Pemerintah Kota Medan di lapangan Merdeka Medan, Jumat (03/11/2017) malam.''Geme

  • Rabu, 01 Nov 2017 16:01

    Koptan Mandiri Laporkan Oknum Polisi Diduga Pelaku Perambahan dalam Kawasan Hutan

    H. M. Wahyudi, SST, MKes Ketua Koperasi Tani Mandiri menuturkan adanya oknum anggota Polisi yang bertugas di wilayah Sat Polres Tanjung Balai diduga telah melakukan Perambahan dalam kawasan hutan Regi

  • Rabu, 01 Nov 2017 13:21

    Indonesia-Malaysia Gelar Operasi Bersama di Laut

    Bakamla RI melakukan pemeriksaan terhadap 20 kapal dalam Operasi Bersama antara Indonesia dan Malaysia, dan didapati semua kapal telah disertai dokumen lengkap. Hal tersebut diketahui dari laporan KN

  • Jumat, 27 Okt 2017 13:17

    Pemulangan Jenazah TKW Korban Kecelakaan di Malaysia Diwarnai Isak Tangis

    Isak tangis mewarnai kedatangan dua jenasah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang menjadi korban kecelakaan bus di Malaysia pada Selasa (24/10/2017) lalu di terminal kargo Bandara Kualanamu pa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak