Minggu, 24 Jun 2018 14:17

JBMI bantu pengurusan kepulangan TKI Ilegal dari Malaysia

Malaysia (utamanews.com)
Oleh: DM
Senin, 28 Agu 2017 20:38
Dok
Ratusan Warga Negara Indonesia memadati KJRI Penang untuk membuat SPLP, dan Permite atau dokumen/ Paspor yang hilang, Senin (28/8).
Selamat Puasa Paluta

Darwin Marpaung, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Jami'yah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, membantu pengurusan dokumen sehingga seorang warga Indonesia yang dulunya datang ke Malaysia secara ilegal, dapat kembali pulang ke kampung halamannya.

Warga Indonesia ini, berinisial SP, perempuan, 34 tahun. Ia sudah berada di Malaysia selama 9 tahun dan bekerja sebagai TKI ilegal karena paspornya sudah habis masa berlaku.

Tahun 2008, SP menikah dengan Sutamin Akhbar, 45 tahun, warga Plores Ende NTT. Hasil pernikahan itu ia dikaruniai dua orang anak, putra bernama Aditiya Putra, 6 tahun, dan Putri bernama Adira Putri, 5 tahun.  

"Sempat saya merasa putus asa karena mengira tidak bisa kembali ke Indonesia dengan jalur resmi, sebab kalau dengan jalur illegal saya khawatir dengan nasib saya dan anak. Namun setelah saya meminta tolong pada Ibu di kampung lewat akun (Facebook messenger) agar membantu menguruskan kepulangan saya ke Indonesia, mereka mengutus keluarga saya, Darwin Marpaung yang juga Sekretaris DPC JBMI Kabupaten Labuhanbatu Utara," tutur SP, Senin (28/8).

Disebutkannya, hari ini, Darwin dan dirinya mendatangi Konsulat Jenderal RI di Penang, Malaysia dan mendapatkan dokumen resmi sehingga sudah bisa kembali ke tanah air.

Dalam kesempatan ini, SP juga menghimbau masyarakat agar tidak gampang percaya pada agen-agen TKI. "Pesan saya kepada warga Indonesia, janganlah mau bekerja di Malaysia dengan Ilegal, sebab bukan hanya merugikan diri sendiri akan tetapi merugikan keluarga kita. Sudah biasa Agen TKI selalu bermulut madu agar mau kerja di negeri jiran ini, akan tetapi kebanyakan hal itu palsu," ucap SP dengan nada parau.

"Saya bersyukur pada Allah Tuhan Yang Esa dan berterimakasih kepada pemerintah RI dan khususnya JBMI atas pertolongan ini," pungkas SP. 

Amatan UTAMANEWS, antrian pengurusan Paspor dan SPLP di KJRI Penang Malaysia sangat ramai. Bahkan seorang pejabat berwenang menyebut, antrian bisa mencapai 600 orang per hari.

Pejabat tersebut juga mengatakan, setelah adanya kerja sama RI dan Malaysia tentang pengurusan warga Indonesia yang ingin pulang dengan penerbitan Surat Pengganti Laksana Pasport (SPLP) bagi yang datang secara Ilegal, dan ingin pulang dengan jalur resmi, kantor ini tidak pernah sunyi. Peningkatan ini mulai tahun 2014.

Namun bagi pengguna SPLP, diberi sanksi selama 3 tahun tidak boleh datang ke Malaysia. Jika dilanggar maka dikenakan sanksi berat berupa kurungan penjara dan denda.

Editor: Budi

T#g:malaysiaSPLPTKIIlegal
Berita Terkait
  • Minggu, 27 Mei 2018 11:27

    KN Belut Laut Bakamla Tangkap Kapal Bermuatan Kabel Optik Ilegal

    KN Belut Laut 4806 Bakamla menangkap sebuah kapal bermuatan 5 ton kabel optik diduga hasil jarahan dari bawah laut, di perairan sebelah utara Tg. Berakit, Bintan, Sabtu (26/5/2018).Kejadian bermula sa

  • Rabu, 23 Mei 2018 22:23

    Dideportasi dari Malaysia, 28 TKI Ilegal Telantar di Deli Serdang

    28 Warga Negara Indonesia (WNI) bermasalah di Malaysia terkait ke imigrasian dideportasi.

  • Rabu, 09 Mei 2018 17:39

    Istri ABK Kapal EME Mengadu Ke Dprd Kota Tanjung Balai

    Para istri anak buah kapal (ABK) EME mengadukan nasib mereka ke kantor DPRD Kota Tanjung Balai, dimana sejak tanggal 24 April 2016 sampai sekarang ini, suami mereka belum juga pulang ke rumah, karena tertahan di Malaysia, Rabu (9/5).

  • Rabu, 09 Mei 2018 08:09

    Bakamla RI Tangkap Kapal dengan Bom Ikan di Selat Makassar

    Kapal Angkatan Laut (KAL) Suluh Pari 1.6-60 yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI, menangkap sebuah Kapal Ikan Indonesia (KII) yang diduga menangkap ikan menggunakan bahan peledak atau Bom Ika

  • Sabtu, 28 Apr 2018 11:28

    Panglima TNI Tinjau Perbatasan Darat Indonesia-Malaysia di Aruk

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, S.E

  • Rabu, 25 Apr 2018 19:25

    Capt. Samson dari Bakamla RI Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna

    KP Hiu Macan 001, milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI, berhasil menarik dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam, di perairan Natuna, Rabu (25/4/2018).

  • Selasa, 10 Apr 2018 05:20

    Warga Nias Berharap Sihar Bantu Pulangkan Jasad Aksioma dari Jepang

    Cawagub Sumatera Utara, Sihar Sitorus, didatangi dua relawan Djarot-Sihar (Djoss) dari Nias di Posko Pemenangan Jalan Dr Cipto, Medan, Sabtu (7/4/2018) siang. Kedatangan keduanya bukan untuk membicara

  • Rabu, 07 Mar 2018 15:57

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Malaysia

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang didampingi oleh Aspers Panglima TNI Marsekal Muda Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Kabais TNI Marsekal Muda Kisenda Wiranatakusumah, Kapuspen TNI Ma

  • Minggu, 18 Feb 2018 17:18

    Pengusaha Malaysia Bantu Warga Pulau Gambar Punya Masjid

    Selama 20 tahun warga Dusun XI Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi Serdang Bedagai menginginkan adanya bangunan masjid, dan akhirnya keinginan tersebut terwujud setelah adanya bantuan investor dar

  • Senin, 25 Des 2017 00:15

    Bakamla RI Amankan Kapal Pengangkut 7.320 Liter Minuman Keras

    KAL Tidore I-14-11 yang tergabung dalam Operasi Patroli rutin Bakamla RI berhasil mengamankan KMN MJ yang didapati mengangkut 305 galon minuman keras (Miras) atau setara dengan 7.000 liter di Perairan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak