Jumat, 15 Des 2017 05:40

Guru Honorer Paluta Tuntut jadi Pegawai Definitif

Paluta (UtamaNews.com)
Oleh: Herda
Kamis, 07 Des 2017 17:27
Dibaca: 84 kali
Dok
Aksi unjuk rasa Persatuan Guru Honerer Komite (PGHK) Paluta
Puluhan guru honorer menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Paluta, Kamis (7/12/2017).

Guru honerer yang tergabung dalam Persatuan Guru Honerer Komite (PGHK) Paluta tersebut menuntut SK (Surat Keputusan) Penetapan secara definitif status Honorer Kab. Paluta pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

Aksi yang dipimpin Faisal Hasibuan dan koordinator lapangan Amin Harahap juga meyampaikan bahwa Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor : 74 Tahun 2008 tentang Guru Bab I ketentuan umum Pasal 1 point 8 yang berbunyi Guru tetap adalah Guru yang diangkat oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, Penyelenggara Pendidikan, Satuan Pendidikan untuk jangka waktu paling singkat 2 Tahun secara terus menerus dan tercatat pada satuan Administrasi pangkal disatuan Pendidikan yang memiliki ijin Pendirian dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah serta melaksanakan tugas pokok sebagai Guru.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor : 8 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah halaman 52 point 9 bagian keterangan yang berbunyi sebagaimana Batas maksimum penggunaan BOS untuk membayar bulanan Guru atau tenaga kependidikan dan non kependidikan honorer di sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah sebesar  15 % dari total BOS yang diterima, sementara di sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat maksimal 50 % dari total BOS yang diterima, Guru memiliki Kualivikasi akademik S-1 / D-4, bukan merupakan Guru yang baru direkrut setelah proses pengalihan kewenanga dan seorang Guru honor pada sekolah yang di selenggarakan oleh Pemerintah Daerah sebagainama dimaksud dalam huruf (a) wajib mendapatkan penugasan dari Pemerintah Daerah dan di setujui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sekretaris Jenderal berdasarkan usulan dari Dinas Pendidikan Provinsi dengan menyertakan data Guru hasil pengalihan kewenangan yang meliputi jumlah Guru, nama Guru dan mata Pelajaran yang dimampui dan sekolah yang menjadi satuan Administrasi pangkalnya. Surat permohonan Persatuan Guru Honor Komite (PGHK) Kab. Paluta tentang permohonan penetapan secara defenitif status Honorer yang 3 (tiga) Tahun berturut-turut dilayangkan.

Selain itu, PGHK juga mememinta kepada Bupati Kab. Paluta memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Paluta untuk membatalkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) tentang pemanfaatan Tenaga Harian Lepas (THL) yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kab. Paluta pada tanggal 25 Nopember 2017 di Kantor Dinas Pendidikan Kab. Paluta saat Upacara peringatan PGRI, dan agar Kepala Dinas Pendidikan Kab. Paluta untuk membantalkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) tentang pemanfaatan Tenaga Harian Lepas (THL) terhadap seluruh tenaga honorer Kab. Paluta.

Meminta kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kab. Paluta untuk turun dari Jabatannya yang membuat kebijakan Surat Perjanjian Kerja (SPK) tentang pemanfaatan Tenaga Harian Lepas (THL) terhadap seluruh honorer yang terdiri dari 7 (tujuh) pasal yang dinilai keputusan sepihak dan membuat keadaan honorer terancam dan merupakan bentuk Diskriminasi dan ketidak berpihakan keberadaan honorer di Kab. Paluta dan dianggap tidak mampu mengelolah Pendidikan Kab. Paluta dan seluruh jajarannya untuk melindungi kami dan menghentikan Diskriminasi terhadap seluruh honorer Kab. Paluta serta menghentikan pungutan liar (Pungli) terhadap seluruh honorer Kab. Paluta.

Sekitar setengah jam massa PGHK berorasi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Paluta EVA SARTIKA menjelaskan kepada massa PGHK, bahwa Sesuai dengan Permendikbud Nomor 08 Tahun 2017 oleh Dinas Pendidikan menerbitkan Surat Perjanjian Kerja sebagai turunan / petikan dari Surat Penugasan yang ditanda tangani oleh Bupati Paluta tentang jumlah tenaga Honorer di Kab Padang Lawas Utara. Selanjutnya dengan terbitnya SPK maka baru dapat dibayarkan Honor dari para guru honorer sesuai dengan penggunaan dana sebesar 15 % dari dana bos dalam setahun.

Editor: Budi

T#g:GuruHonorerpaluta
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Des 2017 13:52

    Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Rayon Gunung Tua Antisipasi Gangguan

    Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, PLN (Persero) Rayon Gunung Tua fokus untuk melaksanakan pekerjaan pembersihan jaringan dan pemeliharaan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi

  • Sabtu, 09 Des 2017 20:09

    KPU Paluta Adakan Bimtek Tentang Pemutakhiran Data Pemilih

    Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ikuti bimbingan teknis (Bimtek) tentang Pemutakhiran Data Pemilih oleh KPU Padang Lawas Utara (Paluta) di Aula RM Lobubara, P

  • Senin, 04 Des 2017 17:14

    Panglima TNI: Keberadaan Prajurit TNI di Daerah Terpencil Dapat Mengisi Kekosongan Tenaga Pendidik

    Di daerah terpencil, tertinggal dan terdepan Indonesia tidak ada ruang yang tidak ada prajurit TNI (Babinsa dan pasukan perbatasan).

  • Senin, 04 Des 2017 13:04

    Peringati Hari Guru, Tim Tari UPT Medan Deli Torehkan Juara III Tarian Daerah

    Memperingati Hari Guru Nasional Tingkat Kota Medan, tim tari UPT Kecamatan Medan Deli berhasil menorehkan Juara III pada lomba tarian daerah antar guru SD tingkat Kota Medan.Penyerahan piala, sertifik

  • Minggu, 03 Des 2017 11:03

    Jokowi: Peran Guru Tak Tergantikan

    Presiden Jokowi menegaskan pentingnya peran guru dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia. Meskipun saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu sangat cepatnya, namun peran guru te

  • Sabtu, 02 Des 2017 16:02

    Hari Guru, Bupati Deli Serdang Terima Penghargaan Dwija Praja Nugraha

    Kado istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara dan dunia pendidikan di Kabupaten Deli Serdang, dengan diberikannya penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Bupati Deli Serd

  • Sabtu, 02 Des 2017 15:02

    Upacara HUT HKN ke-53, Hari Guru ke-46 dan Hari Korpri ke-72 di Humbahas

    Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53, Hari Guru ke-46 dan Hari Korpri ke-72 dengan mel

  • Rabu, 29 Nov 2017 19:49

    Kepsek SDN 0215 Diduga pecat guru honor yang cuti melahirkan

    Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 0215 Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga telah melanggar aturan dalam Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketena

  • Rabu, 29 Nov 2017 11:49

    PGHK Paluta, Nasibmu Kini

    Surat permohonan Persatuan Guru Honor Komite (PGHK) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kepada Pemerintah Kabupaten Paluta agar ditetapkan statusnya sebagai honorer defenitif berbuah pahit. Pas

  • Rabu, 29 Nov 2017 11:49

    Waaster Panglima TNI Berikan Pembekalan 40 Pengajar Muda

    Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo mewakili Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA., memberikan pembekalan kepada 40 Pengajar Muda Angkatan XV d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak