Jumat, 20 Okt 2017 15:59

Gema-baca Lakukan Aksi Tutup Mulut di Kejatisu

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Selasa, 08 Agu 2017 15:08
Dibaca: 388 kali
Dok
Aksi unjuk rasa Gema Baca di kantor Kejatisu Medan

Sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja aparat penegak hukum yang dinilai lambat dalam menyelesaikan kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Sumatera Utara, terkhusus di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Membaca (GEMA-BACA) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), kemarin, Senin (7/8/17), dengan menutup mulut menggunakan lakban berwarna hitam.

Demikian disampaikan oleh Ketua GEMA-BACA, Asrul Samsani pada UTAMANEWS, Selasa (8/8).

"Kejatisu harus segera melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Padang Lawas Utara, karena berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun Anggaran 2015, dengan Nomor: 53.C/LHP/XVIII.MDN/06/2016, Tanggal 27 Juni 2016, terdapat kekurangan Volume Pekerjaan dan Pemborosan Keuangan Daerah senilai Rp1.918.141.795,00 di tiga titik pekerjaan pada Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Paluta," ujar Asrul.

Dikatakannya, aksi unjuk rasa kemarin menuntut agar Kejatisu segera memanggil Kadis PU Paluta terkait dugaan korupsi dan kekurangan volume pekerjaan sesuai dengan hasil laporan pemeriksaan BPK RI yang telah merugikan keuangan daerah milyaran rupiah. 

"Selain itu juga masih banyak proyek/pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Padang Lawas Utara yang kekurangan volume pekerjaan dengan mengurangi bestek, sehingga dinilai pekerjaan asal jadi," tambah Asrul.

Dijelaskannya, setelah berorasi, perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Yos Gernold Tarigan mendatangi pengunjuk rasa dan berjanji akan menyampaikan tuntutan GEMA-BACA kepada pimpinan.

"Ucapan terima kasih kepada rekan-rekan yang datang kemari menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan dugaan korupsi di Sumatera Utara, terkhusus di Paluta. Apa yang rekan-rekan sampaikan sudah saya dengar dan tututan rekan-rekan yang tertulis juga sudah saya baca. Dan apa yang menjadi tuntutan rekan-rekan akan saya sampaikan langsung kepada pimpinan agar dugaan korupsi di Paluta dapat diselesaikan", ujar Asrul menirukan ucapan Tarigan.

Editor: Budi

T#g:Gema bacaJaksapaluta
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Okt 2017 13:18

    Kabid Bina Marga PU & PR Paluta Bantah sebut "Semua Kontraktor Maling"

    Kabid Bina Marga Dinas PU & PR Paluta membantah dan menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan "Semua Kontraktor Maling''.

  • Rabu, 18 Okt 2017 10:28

    Diduga Karena Kritiki Kinerja Kades, Warga Dipukuli

    Muhammad Paisal Hasibuan mengalami aksi pemukulan, di desa Pagar Gunung, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Selasa (17/10/2017)."Saat musyawarah desa saya mengkritiki kinerja dari kep

  • Selasa, 17 Okt 2017 16:47

    PTPN III (Persero) Tandatangani Nota Kerjasama dengan Kejatisu dan Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja

    Dalam rangka efektifitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) tandatangani nota kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Suma

  • Jumat, 13 Okt 2017 10:33

    Dinasti Paluta memicu Pemerintahan yang makin buruk

    Pada Tahun 2018 Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) akan ikut dalam agenda Pilkada serentak. Namun, pasangan calon peserta Pilkada diperkirakan tidak banyak.

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:03

    Kontraktor Komentari Pernyataan Kabid Bina Marga Dinas PU Paluta, "Semua Kontraktor Maling"

    Terkait pernyataan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara, M. Nuh Pulungan 'Semua Kontraktor Maling' muncul beragam komentar di kalangan kontraktor.Salah seorang

  • Kamis, 12 Okt 2017 12:02

    Kabid Bina Marga PU Paluta: Semua Kontraktor Maling

    M. Nuh Pulungan, beberapa waktu yang lalu pernah melontarkan kata kata 'Semua Kontraktor maling'.

  • Kamis, 12 Okt 2017 04:02

    Kejari Palas Akan Koordinasi Dugaan Korupsi DD Hatongga 2016 ke Inspektorat

    Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas (Kejari Palas) akan berkordinasi dengan Inspektorat Palas, terkait dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun 2016, yang diduga dilakukan Kepala Desa Ha

  • Selasa, 10 Okt 2017 17:00

    Panwascam Se-Kabupaten Paluta Dilantik

    Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Se-Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang akan bertugas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara serta pemilihan Bupati dan Wakil

  • Minggu, 01 Okt 2017 10:11

    ATH Berikan Bantuan Kostum Olahraga di Padang Bolak dan Portibi

    Ahmad Thamrin Harahap (ATH) mengunjungi desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak dan desa Gunung Manaon Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sabtu (30/9/2017).Dalam kunjungannya, B

  • Rabu, 27 Sep 2017 17:57

    Kejari Deli Serdang Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi APBDes Percut

    Terkait dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang diduga dilakukan Kepala Desa (Kades) Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, hingga sekarang pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serda

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak