Selasa, 19 Jun 2018 19:45
Iklan Paslon Paluta

GMNI Pematangsiantar Minta Presiden Jokowi Tolak Revisi UU MD3

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: Sam
Minggu, 18 Feb 2018 08:58
Dok
Ketua DPC dan pengurus GMNI Pematang Siantar
Selamat Puasa Paluta

Disahkannya revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3), dimana DPR dapat memanggil paksa, kewenangan lebih MKD dan pasal hak Imunitas membuat DPR menjadi lembaga yang anti kritik. 

Menanggapi hal ini, Ketua DPC GMNI Pematangsiantar Faith Manalu mengatakan, "Saat anggota DPR melakukan tindak pidana, maka mereka itu sudah membawakan personalnya bukan kelembagaan." 

"Anggota DPR sama dengan warga negara lain di hadapan hukum. Jangan berlindung di balik kelembagaannya. Jadi hak imunitas bagi anggota DPR hanya akal-akalan mereka saja. Tidak ada yang sangat urgent untuk diterbitkannya pasal ini," kata Faith, didampingi pengurus lainnya, Sabtu (17/2/2018).



Di pasal lain UU MD3, lanjutnya, juga mengatur hak kontroversial MKD terhadap pihak yang dianggap merendahkan kehormatan DPR. 

Sekretaris DPC GMNI Pematangsiantar Samuel Tampubolon juga ikut angkat bicara. "Pasal ini hanya membuat kami sebagai mitra kritis pemerintah semakin terbungkam. Artinya, karena pasal ini kami tidak bisa lagi mengkritik DPR, dimana DPR memang sangat layak sekali dikritisi karena kinerjanya sangat buruk," tuturnya. 

DPR yang seyogyanya perwakilan rakyat, katanya, kini tidak lagi bisa dikritik oleh rakyatnya sendiri. "Jika ingin dihormati bekerjalah dengan baik," ujar bung Samuel. 

Terkait pasal pemanggilan paksa, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Winro Gultom menyatakan sangat menyayangkan pasal pemanggilan paksa ini. "Sebab kepolisianlah yang merupakan aparat penegak hukum yang berada di bawah komando eksekutif, dan hal ini juga sudah melanggar pembagian kekuasaan dalam Trias Politica," jelasnya.

"Oleh karena itu, DPC GMNI Pematangsiantar berharap agar Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo tidak menandatangani UU MD3 dengan mengeluarkan Perppu agar UU MD3 dikoreksi kembali," pungkas Bung Faith Manalu mengakhiri.
Editor: Tommy

T#g:DPRGMNIMd3Siantar
Berita Terkait
  • Kamis, 07 Jun 2018 00:17

    Tengku Erry & DPRD Sumut Foto Bersama Usai Paripurna

    Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi bersama staf melakukan foto bersama dengan ketua dan anggota DPRD Sumut yang hadir usai rapat paripurna di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (5/6/2018).D

  • Rabu, 06 Jun 2018 10:36

    Vivere Pericoloso Solusi Menjaga Keutuhan NKRI

    "Ketika aku lahir, saat itu bukan hanya awal dari hari yang baru, tetapi juga awal dari abad yang baru."

  • Selasa, 05 Jun 2018 20:05

    Berbuka Puasa Bersama, Momentum Meningkatkan Sinergitas

    Kegiatan berbuka puasa bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara (Sumut) merupakan momen untuk menguatkan silaturahmi. Serta untuk

  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:32

    Peringati Hari Pancasila, GMNI Kota Medan Gelar Aksi di Tugu SIB

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan menggelar aksi dalam memperingati Hari Pancasila di Bundaran SIB kota Medan, Jumat (1/6/2018). Aksi ini menyampaikan bahwa pentingnya Pancasila untuk kesatuan dan persatuan bangsa.

  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:02

    GMNI Pematangsiantar membumikan Pancasila melalui Teater

    DPC GMNI Pematangsiantar mengadakan kegiatan teater dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 73 tahun yang lalu. Kegiatan teater ini meliputi pembacaan puisi, teatrikal sidang BPUPKI dala

  • Jumat, 01 Jun 2018 20:31

    Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Bangsa Indonesia

    Pancasila ialah dasar Falsafah Negara atau Ideologi Negara atau dengan arti lain Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bagi seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa sansekerta

  • Minggu, 27 Mei 2018 20:37

    DPC GMNI Pematangsiantar gelar PPAB

    Dalam menjalankan kaderisasi mewujudkan pemuda yang berkualitas, dan berintegritas, DPC GMNI Pematangsiantar menggelar PPAB (Pekan penerimaan Anggota Baru), di Bukit Hermon, Jumat-Minggu (25-27/5/2018

  • Kamis, 17 Mei 2018 15:17

    Teror Bom Surabaya dan Urgensi Revisi UU Terorisme

    Setelah kasus serangan narapadina terorisme di Mako Brimob, berita tentang terorisme datang dari Surabaya. Publik digegerkan dengan aksi satu keluarga yang meledakkan bom bunuh diri di tiga gereja. Mi

  • Senin, 14 Mei 2018 18:34

    GMNI Medan: Teror Bom adalah upaya memecah belah bangsa

    Belum lagi hilang dari ingatan, beberapa hari yang lalu kekejian para napi teroris di Mako Brimob. Minggu sekitar Pukul. 07.30 wib masyarakat dikejutkan kembali dengan berita, 3 Rumah Ibadah Gereja di

  • Rabu, 02 Mei 2018 19:52

    Hardiknas: Antara Ekspektasi dan Realita

    Berbicara mengenai pendidikan di Indonesia seolah tidak ada habisnya.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak