Rabu, 14 Nov 2018 08:37
HUT Pemkab Labuhanbatu

GMNI Medan: Teror Bom adalah upaya memecah belah bangsa

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 14 Mei 2018 18:34
Ist
GMNI
Belum lagi hilang dari ingatan, beberapa hari yang lalu kekejian para napi teroris di Mako Brimob. Minggu sekitar Pukul. 07.30 wib masyarakat dikejutkan kembali dengan berita, 3 Rumah Ibadah Gereja di Surabaya dibom oleh manusia biadab (teroris) yang dengan kejamnya melakukan aksi bom bunuh diri. Tiga Gereja Tersebut adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel, GKI Jalan Diponegoro, dan di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno.

Menanggapi hal tersebut, DPC GMNI Medan menyatakan mengutuk keras aksi terorisme yang kembali terulang untuk kesekian kalinya ditujukan pada rumah ibadah.

"Berdasarkan dugaan kami seperti ada usaha memecah belah bangsa, khususnya antar agama karena telah teridentifikasi bahwa salah satu pelaku bom bunuh diri adalah seorang wanita bercadar, yang seakan merepresentasikan muslimah, walaupun status tersangka masih dalam penelusuran pihak polisi. Namun dalam ajaran agama apapun terkhusus dalam agama Islam sangat kontra terhadap aksi seperti ini. Aksi pembunuhan, kekerasan, terorisme, dan tentunya setiap ajaran agama juga pasti mengajarkan pada umatnya tentang nilai nilai kemanusiaan dan kedamaian," ujar Irwansyah Harahap Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC GMNI Kota Medan.



Mahasiswa S2 UIN Sumut ini mengatakan bahwa aksi oknum-oknum yang sering mengatasnamakan agama tertentu seperti jihad fi sabilillah sangat salah kaprah. "Karena dalam agama Islam Jihad hakiki adalah berjuang melawan nafsu Syaithan, berjuang untuk melindungi dan menyelamatkan saudara sebangsa setanah air, terlebih kepada kaum marhaen/rakyat miskin yang wajib untuk kita perjuangkan tanpa memandang Agama dan Sukunya," tambahnya.

Terpisah, Sekretaris DPC GMNI Kota Medan, Syam Firdaus menyatakan menyayangkan hal tersebut terjadi. "Sesuatu yang dilakukan terus menerus secara berulang adalah untuk membuat rasa takut, ingin memecah belah, membuat rasa tidak nyaman, rasa saling tidak percaya antar anak bangsa dan banyak hal lainnya yang dapat mengakibatkan hilangnya kebhinekaan di Republik Indonesia," katanya.

Syam juga menambahkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan dasar negara PANCASILA itu sudah final. "Pancasila itu sudah melalui rumusan yang panjang oleh para Founding Fathers kita dan kemudian hasil rumusan tersebut Pancasila tidak bertentangan oleh agama manapun, suku apapun, ras apapun, dan golongan apapun," tambahnya.

"Pancasila itu meja statis sekaligus leitstar yang dinamis, Pancasila menjadi platform atau dasar bagi Negara Indonesia ibarat gedung tinggi, dia menjadi dasar dari segala hal yang ada di atasnya. Di situ Pancasila tidak bisa dirubah. Namun Pancasila juga leistar dinamis atau bintang penuntun arah menuju masyarakat adil dan makmur, dimana di dalam prosesnya Indonesia akan dibenturkan dengan berbagai macam persoalan untuk menuju masyarakat adil makmur. Untuk itu jika gerakan bom bunuh diri ini bertujuan untuk mengganti dasar Negara Pancasila oleh ideologi apapun maka cara seperti ini sangat tercela dan tidak dapat dimaafkan," tegasnya.



"Kami DPC GMNI Kota Medan menyampaikan belasungkawa terdalam pada para korban, dan menghimbau kepada berbagai elemen bangsa agar menahan diri dan tidak terprofokasi atas berita yang mungkin berkesan memecah belah persatuan. GMNI juga mengutuk segala macam bentuk teroris di dunia terkhusus di Republik Indonesia. Kepada instansi terkait agar cepat tanggap dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan terorisme di NKRI, dan DPR RI agar segera menindaklanjuti kejadian ini dengan mempertegas UU dan regulasi tentang anti terorisme. Mari tetap jaga kebhinekaan, kebangsaan antara umat beragama, saling menghormati satu sama lainnya," pungkasnya seraya menegaskan bahwa GMNI mendukung pemerintah, Polri, TNI dan Instansi terkait lainnya untuk bersama-sama Melawan Terorisme.

#BersatuLawanTeroris

Editor: Erickson

T#g:GMNI
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Okt 2018 13:05

    Gereja Disegel di Jambi, Kelompok Cipayung Siantar-Simalungun Gelar Aksi Solidaritas

    Organisasi Mahasiswa di kota Siantar dan Kabupaten Simalungun yang terdiri dari tergabung dalam Kelompok Cipayung menggelar Aksi Solidaritas dalam menyikapi penyegelan gereja di Jambi.  Aksi turu

  • Senin, 01 Okt 2018 14:01

    Tanggap Musibah Tsunami Di Donggala-Palu, GMNI Labuhanbatu Galang Bantuan

    Penggalangan bantuan yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu, di Jl. Adam Malik Rantauprapat, Senin (1/10/2018

  • Rabu, 26 Sep 2018 16:16

    GMNI Perintahkan DPRD Labuhanbatu Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria Sejati

    Dalam peringatan Hari Tani Nasional, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Labuhanbatu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupat

  • Jumat, 14 Sep 2018 06:54

    Ketua GMNI UNIMED: Pergerakan Di Era Milenial Harus Improvisasi Zaman Now

    Tema Kepemimpinan Di Era Milenial di Seminar ini tidak hanya berbicara leadership dan karakter saja, tetapi juga dituntut harus memiliki yang namanya ilmu pengetahuan. Karena di era milenial, pemimpin

  • Sabtu, 08 Sep 2018 17:18

    DPD GMNI Sumut dan DPC GMNI Se-Sumut dorong Pelaksanaan Kaderisasi Berintegritas

    Seluruh Pengurus DPD dan 5 dari 11 DPC GMNI Se-Sumut mengikuti Rapat Kerja yang diselenggarakan di Sekretariat DPD GMNI Sumut jalan Kejaksaan No 6 Medan, Sabtu (08/09/2018). Kelima DPC tersebut antara

  • Sabtu, 01 Sep 2018 19:01

    Sukses!!! Pleno Pertama DPD GMNI Sumut terlaksana dengan baik

    Pleno Pertama DPD GMNI Sumut dihadiri oleh seluruh Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Sumatera Utara, yang dilaksanakan di Sekretariat DPD GMNI Jln. Kejaksanaan No 6, Kota Medan.Ketua DPD GMNI

  • Selasa, 26 Jun 2018 16:46

    DPK GMNI UNIMED Gelar Dialog Publik Bertema Soekarno

    Bulan Juni merupakan bulan yang sangat bersejarah bagi kaum Nasionalis, karena pada bulan Juni, Bung Karno sebagai The Founding Father Republik Indonesia dilahirkan dan wafat, begitu juga dengan Panca

  • Selasa, 26 Jun 2018 11:16

    Pernyataan Resmi Kelompok Cipayung Plus Sumut H-1 Pencoblosan, "Pemilih Pemula Harus Cerdas"

    Para pimpinan Kelompok Cipayung Plus Sumut menyerukan agar pemilih pemula lebih cerdas dalam menjatuhkan pilihannya pada Calon Gubernur Sumut 2018-2023.Di antaranya, Charles Munthe selalu KORDA GMNI S

  • Minggu, 24 Jun 2018 11:04

    GMNI Sumut: Pilih Pemimpin berdasarkan Rekam Jejaknya!

    Menjelang berlangsungnya Pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur Sumut Pada Rabu 27 Juni 2018 mendatang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut meminta masyarakat untuk memilih pemimpin ber

  • Rabu, 06 Jun 2018 10:36

    Vivere Pericoloso Solusi Menjaga Keutuhan NKRI

    "Ketika aku lahir, saat itu bukan hanya awal dari hari yang baru, tetapi juga awal dari abad yang baru."

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak