Jumat, 15 Des 2017 05:54
  • Home
  • Sosial Budaya
  • GMNI Labuhanbatu dan Kelompok Tani minta aparat tidak membela Sukanto Tjeng

GMNI Labuhanbatu dan Kelompok Tani minta aparat tidak membela Sukanto Tjeng

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Boraspati
Kamis, 07 Des 2017 21:37
Dibaca: 138 kali
Dok
Barisan GMNI saat berunjuk rasa di Labuhanbatu, Kamis (7/12).

Seratusan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Cinta Murni dan Kelompok Tani Indah melakukan aksi unjuk rasa yang difasilitasi oleh DPC GMNI Labuhanbatu di Kantor Camat Panai Hilir, Kamis (7/12). 

Aksi ini terkait sengketa lahan antara Sukanto Tjeng dengan masyarakat.

Edi Hamdan selaku pimpinan aksi tersebut menyampaikan 7 hal yakni bahwa Kelompok Tani melaporkan dugaan Pemalsuan Dokumen dan Surat Keterangan Ganti Rugi Tanah yang diterbitkan tahun 1990 oleh kepala Desa Sei Baru dan Jual Beli Kawasan Hutan. 

"Kami meminta pihak Polsek Panai Hilir segera memanggil dan memperoses dugaan pelaku jual beli tanah kawasan hutan Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, yang nama-namanya tercantum dalam surat keterangan ganti rugi tanah sebanyak 150 surat yang kami terima saat pertemuan 5 Juli 2017 di kantor Camat Panai Hilir," tutur Edi Hamdan.

"Kami meminta agar aparat kepolisian di Kabupaten Labuhanbatu untuk tidak berpihak kepada pengusaha, Sukanto Tjeng dan keluarga, dalam penyelesaian persoalan tanah dan lahan yang diusahai kelompok tani, dan meminta agar pihak Polsek Panai Hilir segera memperoses laporan atau pengaduan masyarakat dan kelompok tani terkait surat atas nama Sukanto Tjeng,  Andira Tjeng, Sukmawati, Winarta Tjeng, Warna," tambahnya.

Selain itu massa juga meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri agar segera mengingatkan Kapolres Labhhanbatu agar tidak berpihak kepada Sukanto Tjeng dan keluarga dalam penyelesaian persoalan tanah antara masyarakat dan Sukanto Tjeng di Sei Baru Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu.

"Kami meminta Kapolres Labuhanbatu dan Kapolsek Panai Hilir untuk mengundurkan diri dari jabatannya kerena tidak mampu menjaga ketertiban dan keamanan di Kecamatan Panai Hilir dan mendesak Kapolda Sumatera Utara agar segera menyelesaikan persoalan tanah antara Masyarakat Kelompok Tani dengan Sukanto Tjeng yang tidak kunjung ada titik penyelesaian di Sei Baru Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu," lanjutnya lagi.

Dalam keterangannya pada media ini, Ridwan Nasution mengatakan, "Aksi Unjuk Rasa ini karena kasus sengketa tanah tersebut sudah berlarut-larut dan tak kunjung selesai.

"Masyarakat mengkhawatirakan isu tersebut dapat diprovokasi serta berdampak bias terhadap isu SARA, semoga aparat keamanan dapat mengantisipasinya," tukasnya.

Editor: Budi

T#g:GMNILabuhanbatuSukanto Tjeng
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Des 2017 08:44

    Menyambut HJK Kodim 0209/LB Gelar Baksos

    Bhakti sosial sunatan massal yang diprakarsai Kodim 0209/LB Kabupaten Labuhan Batu dalam rangka program manunggal TNI-Rakyat ramai diikuti warga, Rabu (13/12/2017).Kegiatan sosial merakyat institusi T

  • Rabu, 13 Des 2017 21:23

    Tahan IMB Perumahan, POSPERA Somasi Kadis PMPTSP

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Labuhanbatu melayangkan Somasi ke Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Labuhanbatu, karena tid

  • Selasa, 12 Des 2017 04:02

    Retribusi Telah Dibayar, Kadis PMPTSP Diduga Tahan IMB Perumahan Sampurna Indah

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Labuhanbatu Paruhuman Daulay dituding menahan IMB perumahan Sempurna Indah.Tudingan itu disampaikan perwakilan perumahan Sempurn

  • Jumat, 08 Des 2017 18:28

    GMNI Sumut: Trump perkeruh suasana hubungan Israel dan Palestina

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengutuk keras pernyataan Presiden AS Donald Trump atas kedaulatan Israel Israel sebagai pemilik Yerusalem, melalui pemindahan Kedutaan Amerika Serikat dari

  • Selasa, 05 Des 2017 06:05

    Cipayung Plus Sumut Tolak pengesahan R-APBD Sumut 2018

    Kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, dan KAMMI mengeluarkan pernyataan sikap mengenai kisruh pembahasan pengesahan R-APBD Sumut 2018 yang akan dilanjutkan pad

  • Minggu, 03 Des 2017 18:03

    Turnamen Sepakbola Edy Rahmayadi Cup diikuti 34 Tim

    Sebanyak 34 tim sepakbola usia muda dari 4 kabupaten di Sumatera Utara mengikuti Turnamen Edy Rahmayadi Cup yang digelar sejak 2 Desember 2017 hingga 18 Januari 2018 di Stadion Binaraga, Labuhanbatu.&

  • Rabu, 22 Nov 2017 15:12

    DPP FSPMI Lakukan Penguatan Buruh di Tabagsel-Labuhanbatu

    Bertujuan meningkatkan harkat martabat dan kesejahteraan kaum buruh yang tersebar di daerah Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan, meliputi 5 daerah kabupaten/kota dan para buruh yang tersebar di Kabupate

  • Senin, 13 Nov 2017 15:23

    Pospera-Kiamat Geruduk Kejaksaan Soal Dugaan Korupsi Tower Wi-Fi yang menyentuh nama anak Bupati

    Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Labuhanbatu bersama Koalisi Independent Anti Mafia Terstruktur (KIAMAT) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Senin (13/11/2017

  • Jumat, 27 Okt 2017 22:47

    Kebijakannya Dinilai Tidak Pro Rakyat, Mahasiswa Demo Bupati Simalungun

    Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Dan Rakyat (AMPERA) bergerak melawan pembodohan dan penindasan rakyat yang diduga dilakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih.Aksi ini d

  • Sabtu, 21 Okt 2017 10:51

    Cipayung Plus Sumut siap ikuti Jambore Kebangsaan Kewirausahaan di Jawa Barat

    Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw didampingi Dir Pam Obvit, Dirintel, Dansat Brimob dan Kabid Humas Polda Sumut menerima Audiensi dari elemen Cipayung Plus Sumut, yaitu Septian dari HMI,

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak