Rabu, 17 Jan 2018 04:08
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Dosen Lebanon: "Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham radikal"

STAIBR Sibuhuan Gelar Seminar Internasional

Dosen Lebanon: "Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham radikal"

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Kamis, 13 Apr 2017 10:45
Dibaca: 645 kali
Maulana Syafii
DR. Syaik Fadi Alamuddin Albeiruty Dosen Global University Lebanon, didampingi Ketua PC NU Palas/Pimpinan STAIBR Sibuhuan, Drs. H. Syafaruddin, MA, sedang memaparkan makalah berbahasa arab pada kegiatan Seminar Internasional.
Mengusung tema, mengokohkan pemahaman Islam ala manhaj Aswaja di tengah tantangan ideologi global, Sekolah Tinggi Agama Barumun Raya (STAIBR) menggelar kegiatan Seminar Internasional, dengan menghadirkan pembicara utama DR. Syaik Fadi Alamuddin Albeiruty Dosen Global University Lebanon, bertempat di gedung aula STAIBR, Rabu (12/4).

"Tujuan digelarnya seminar internasional ini adalah, sebagai study banding bagi kaum muslim di Indonesia yang menganut faham Aswaja khususnya dan masyarakat secara umum, agar tidak mudah menerima faham-faham baru yang belakangan ini kian marak berkembang, ternyata merupakan faham radikalisme," ungkap Pimpinan STAIBR Drs. H. Syafaruddin, MA didampingi Ketua Panitia, Ismail Nasution, Lc, MTH.

"Seperti yang terjadi di negara-negara Arab, hanya karena perbedaan faham, sampai terjadi perang saudara. Selain itu, faham-faham baru yang cenderung radikal tersebut, sangat mudah sekali mengkafirkan ummat Islam. Makanya, kita sangat berbahagia sekali, pada seminar internasional ini bisa langsung hadir pembicara dari Dosen Global University, Lebanon," ujarnya.

Kegiatan seminar kali mendapat sambutan hangat dari masyarakat Palas, khususnya masyarakat di Kecamatan Barumun. Terlihat hadir di acara itu, Kakan Kemenag Palas, Ketua MUI Palas, sejumlah tokoh masyarakat Palas, pengurus organisasi PC NU Palas dan organisasi banom-banomnya, serta kalangan akademisi dan mahadiswa STAIBR Sibuhuan.

Sebagai pembicara utama, DR. Syaikh Fadi Alamuddin Albeiruty dari Negara Lebanon, dalam pemaparan makalahnya dengan berbahasa arab, didampingi oleh penterjemah Akmal Marzuki Harahap. Beliau menghimbau kepada ummat muslim Indonesia, agat tidak mudah terprovokasi dengan faham-faham baru yang berkembang di masyarakat, seperti faham Khawarij, Syi'ah dan lainnya.

"Memang, faham-faham tersebut, sampai saat ini masih berkembang di negara-negara Arab. Tetapi, trik-trik dari faham-faham baru tersebut, saat ini sudah masuk ke Indonesia. Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham baru tersebut," sebutnya dalam logat Arab, yang dijelaskan oleh penterjemah.

"Faham Aswaja, adalah faham atau organisasi NU yang menyebarkan faham Aswaja ini, sangat menjunjung tinggi sikap kedaulatan dan kebersamaan ummat. Kalau faham-faham yang lainnya, itu sangat mudah sekali mengkafirkan atau memuhafikkan kaum muslim yang lainnya," paparnya.

Diakuinya, bahwa keadaan faham Aswaja yang berkembang di Negara Lebanon, itu sama dengan faham Aswaja NU di Negara Indonesia. "Faham Aswaja yang kita anut, itu tidak mudah mengkafirkan ataupun memunafikkan ummat muslim yang lainnya," tegasnya.

Oleh sebab itu, lewat kegiatan ini diharapkannya ummat muslim di Indonesia, khususnya di Kabupaten Palas, agar terus menjaga dan mengamalkan tradisi-trafis faham Aswaja di tengah masyarakat. Agar faham-faham baru, atau aliran radikalisme yang dapat memancing permusuhan ummat, bahkan dapat memicu perang saudara seperti yang terjadi di negara-negara Arab, dapat diantisipasi dan diminimalisir sejak dini, pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:IslamLEBANONtoleransi
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jan 2018 21:19

    Dansatgas Indobatt Hadiri Peresmian Instalasi Generator Deir Seriane Lebanon

    Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Batalyon Mekanis Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan, Letkol Inf Arfan Johan

  • Kamis, 04 Jan 2018 05:04

    Dansektor Timur Unifil Tinjau Area Operasi Konga XXIII-L di Lebanon Selatan

    Komandan Sektor (Dansektor) Timur Unifil Brigadier General Fransisco Javier Romero beserta Delegasi meninjau AOR (Area Of Responbility) Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/Unifil

  • Senin, 01 Jan 2018 20:41

    Kaleidoskop 2017: Tahun Keprihatinan Beragama

    Tahun 2017 segera akan lewat. Tahun ketiga pemerintahan Joko Widodo yang mulai menunjukkan hasil kerja fisiknya, namun bagi saya dan banyak Muslim lain di negeri ini terasa sebagai tahun yang menyesak

  • Sabtu, 30 Des 2017 09:50

    Silaturahmi Dansatgas Indobatt dengan Kepala Distrik Desa Tulin Lebanon Selatan

     Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Batalyon Mekanis Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan, Letkol Inf Arfan

  • Selasa, 26 Des 2017 11:46

    Menjaga Toleransi di Penghujung Tahun

    Indonesia memiliki keberagaman budaya serta agama yang patut dibanggakan. Secara umum, 250 juta penduduk di Indonesia hidup berdampingan dengan menganut 6 agama dan 1.340 suku yang berbeda-beda. Hal t

  • Sabtu, 23 Des 2017 09:23

    Dosen UIN dan Pendeta Elim jadi narasumber diskusi kelompok Cipayung Plus Medan

    Kasat Intel Polrestabes Medan, AKBP Masana Sembiring menyerahkan plakat penghargaan kepada Faisal Hamdani, Pembantu Dekan III FIS/UIN, dan Pendeta Elim Simamora, Sekretaris FKUB Sumut, yang telah menj

  • Jumat, 22 Des 2017 11:12

    Dansatgas Indobatt Pimpin Pelepasan Purna Tugas Konga XXIII-K di Lebanon

    Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. memimpin acara trad

  • Jumat, 22 Des 2017 02:22

    Berkah Perayaan Natal Bagi Rakyat Indonesia

    Tidak terasa sebentar lagi hari Natal dan tahun baru 2018 segera hadir.

  • Rabu, 20 Des 2017 16:50

    Komandan Satgas Indobatt kunjungi Tokoh Masyarakat Lebanon

    Komandan Satgas Indobatt (Indonesian Battalion) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Arfan Johan Wihananto didampingi Kasi Cimic Kapten Inf Vico Hendrika, beberapa

  • Senin, 18 Des 2017 20:58

    DFC Unifil Pimpin Sertijab Dansatgas Indobatt di Lebanon

    Deputy Force Commander (DFC) Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Majour General Shivaram Kharel, beberapa waktu lalu memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Satgas Indonesian Ba

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak