Jumat, 22 Sep 2017 18:39
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Diduga Lemah Tindak Kasus Dugaan Korupsi, Kejaksaan Negeri Sibolga Didemo

Diduga Lemah Tindak Kasus Dugaan Korupsi, Kejaksaan Negeri Sibolga Didemo

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Roy S.
Jumat, 25 Agu 2017 09:55
Dibaca: 238 kali
Dok
Aksi massa di kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Kamis (24/8).
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demokrasi Sibolga-Tapanuli Tengah (AMPD-SITAP) berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Kamis, (24/8/2017).


Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Demokrasi menilai Kejaksaan Negeri Sibolga, tidak mampu menangani kasus korupsi yang terjadi di jajaran pemerintahan Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Sibolga, di bawah kepemimpinan Timbul Pasaribu, SH diduga tidak mampu menangani kasus korupsi yang terjadi di instansi Pemko Sibolga dan Pemkab Tapteng.

"Banyak dugaan korupsi di Pemerintahan Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah tidak terjamah oleh hukum. Ini menjadi pertanyaan besar dari kami kalangan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Demokrasi Sibolga-Tapanuli Tengah (AMPD-SITAP)", ujar Raju Hutagalung selaku orator.

AMPD-SITAP menyebutkan rincian instansi Pemko Sibolga dan Pemkab Tapteng yang diduga telah melakukan korupsi yang dilakukan oleh oknum Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga YB atas anggaran Tahun 2015-2016. Proyek pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang dibangun sebagai penyedia air bersih untuk RSU F.L Tobing Sibolga TA 2014, senilai 1 Milyar Lebih. Anggaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sibolga, terkait program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, senilai Rp139.500.000, Program penataan administrasi kependudukan Rp992.248.000 dan penerbitan akta perkawinan/buku nikah bersubsidi Rp239.510.000. Mutilasi Anggaran tahun 2016 oleh Kepala dinas Perhubungan Kota Sibolga untuk pemeliharaanTraffic Light sebesr Rp.353.300.000. Kepala dinas Bapedalda Pemkab Tapteng dan Kuasa Pengguna anggaran diduga melakukan mark up TA. 2015 senilai Rp. 2.099.000.000. Dana program upaya kesehatan masyarakat di RSUD Pandan TA 2015 senilai Rp. 2.340.000.000.Dinas Perdagangan, Koperasi, Industri dan Penanaman Modal (perindakob) dan KPA kuat diduga melakukan korupsi TA 2015 senilai 6 Milyar lebih. Dana Pramuka Tapteng Tahun 2012 hingga 2016 sebesar 1.400.000.000 kuat diduga telah dimutilasi. 

Kepala Dinas KB Tapteng selaku KPA diduga kuat menggerogoti APBD Tapteng TA 2015 hingga 2016, pelayanan KB medis Operasi Rp. 200.000.000, operasi badan penyuluh KB Rp. 210.000.000, pembinaan KB Rp. 80.000.000, pengadaan smartphone Rp. 99.057.765, pelayanan KB pada medis operasi daerah tertinggal di pemukiman sekitar wilayah hutan Rp. 180.000.000, monitoring petugas kecamatan ke desa Rp. 100.000.000, Penyuluhan kesehatan Ibu, bayi dan anak melalui kelompok kegiatan masyarakat Rp. 105.000.000, monitoring evaluasi program KB Rp. 151.400.000, pelatihan kader Rp. 300.000.000, pembinaan kelompok UPPKS Rp. 100.000.000 serta pembinaan institusi masyarakat pedesaan Rp. 100.000.000 dan banyak lagi kasus yang tidak dapat disebut satu persatu.

Pengunjuk rasa meminta Kejaksaan Negeri Sibolga segera menindaklanjuti kasus kasus yang mereka sampaikan dan apabila tidak ditindak lanjuti akan melanjutkan penyampaian aspirasi ke Kejaksaan Agung.

Pengunjuk rasa diterima oleh Bapak Kasi Intel Kejaksaan Bahrin Indris, SH bahwa pihak Kejaksaan telah melakukan penyelidikan namun tidak bisa ekspos ke publik.

"Menyangkut masalah tindak pidana kami dari kejaksaan sudah terlebih dahulu melakukan penyelidikan namun kami tidak bisa ekspos hasil penyelidikan yang telah kami lakukan, kalau ada data yang konkret silahkan sampaikan kepada kami sehingga memudahkan kami untuk melakukan penyelidikan, tapi karena keterbatasan personil sehingga segala pengaduan tidak bisa langsung cepat di proses dan semua laporan yang masuk sama kami pasti kami tindak lanjuti," ujar Kasi Intel Kejari Sibolga.

Editor: Budi

T#g:aurJaksaSibolga
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Sep 2017 08:46

    Bupati Tapteng dan Walikota Sibolga ikuti aksi Unjukrasa Peduli Rohingya

    Walikota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah bersama masyarakat lintas agama Sibolga Tapteng mengikuti aksi unjukrasa Peduli Rohingya dengan melakukan long march keliling kota Sibolga yang dimulai dari de

  • Kamis, 14 Sep 2017 15:04

    Soal dugaan korupsi dan Pungli, HIMMAH kembali demo PLN Sumut

    Menindaklanjuti aksi unjuk rasa hari Kamis lalu, siang tadi HIMMAH Sumut kembali melakukan aksi unjuk rasa di kantor PLN (Persero) wilayah Sumut, di jalan Yos Sudarso Medan.Abdul Razak Nasution selaku

  • Rabu, 13 Sep 2017 19:53

    Ratusan Massa FP3HH Minta DPRD Humbang Hasundutan Jalankan Hak Angket

    Ratusan Massa terdiri dari tokoh agama, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam-FP3HH (Forum Pemrakarsa Pendiri Pemerhati Humbang Hasundutan) aksi damai ke gedung DPRD Humbang Hasundutan, Rabu (13

  • Selasa, 12 Sep 2017 20:32

    Ratusan Nelayan Batubara Berunjuk Rasa Tolak Pukat Trawl

    Ratusan nelayan yang tergabung dalam Masyarakat Nelayan Tradisional Batubara (MANTAB) menggelar "aksi 129" di Lapangan Bola Kaki Limapuluh jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu

  • Jumat, 08 Sep 2017 19:58

    Ratusan Massa Ormas Islam Aksi Damai di DPRD Deliserdang

    Ratusan massa gabungan Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam dan Masyarakat Deliserdang melaksanakan aksi demo di DPRD Deliserdang untuk aksi solidaritas Rohingnya, Jumat (8/9) sekira pukul 14.3

  • Senin, 28 Agu 2017 21:08

    Kebakaran di jalan Murai Sibolga Selatan, kerugian ditaksir capai Rp500 juta

    Tiga unit rumah di jalan Murai Gg. Muslim kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan ludes terbakar dilalap sijago merah, Senin (28/8), sekitar pukul 18.00 WIB.

  • Senin, 28 Agu 2017 19:18

    Demo Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, mahasiswa dan pemuda didukung kalangan aktivis

    Dukungan berbagai Kalangan aktivis Pemuda dan Mahasiswa kota Tebing Tinggi terus mengalir dan memberikan apresiasi kepada gerakan aksi unjuk rasa SAPMA IPK dan Suara Muda Anti Korupsi Kota Tebing Ting

  • Sabtu, 26 Agu 2017 07:16

    Demo Mahasiswa dan Pemuda Kota Tebing Tinggi ricuh

    Aksi unjuk rasa mengkritisi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tebing Tinggi terkait indikasi dan isu-isu oknum jaksa ikut bermain dan meminta proyek di lingkungan Pemerintahan Kota Tebing Tinggi, pada Kamis (24/8), sempat ricuh.

  • Kamis, 24 Agu 2017 18:44

    HIMMAH Sumut: Usut "Mesin Uang JR Saragih"

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menuntut Jaksa mengusut dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten S

  • Kamis, 24 Agu 2017 13:44

    HIMMAH Sumut Nilai Drs. RP Coreng Dunia Pendidikan 

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) untuk mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar.Hal ini disampaikan ole

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak