Selasa, 21 Agu 2018 02:07
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Demo di Kejati Sumut, Koalisi Gerakan Rakyat beri kartu merah ke Mixnon

Demo di Kejati Sumut, Koalisi Gerakan Rakyat beri kartu merah ke Mixnon

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Jumat, 16 Feb 2018 08:06
Dok
Massa menuntut Kepala Dinas Kabupaten Simalungun, Mixnon diusut oleh kejaksaan

Puluhan Massa yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Rakyat ( KGR ) berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan AH. Nasution, Medan, Kamis (15/2/2018), dengan tuntutan agar pihak kejaksaan melakukan tindakan penyidikan dan menangkap Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Asset Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, yang mengeluarkan kebijakan pemberian intensif pemungutan pajak daerah kepada pihak-pihak terkait yang memungut pendapatan sehingga mengakibatkan pemborosan keuangan daerah atas realisasi belanja intensif pemungutan PPJ sebesar Rp987.698.903,- 

Mixnon diduga sudah sudah menguntungkan diri sendiri dalam kasus pemungutan pajak ini yang merugikan keuangan daerah. "Kita minta Kejati Sumut menangkap dan memeriksa Mixnon karena diduga telah mengeluarkan kebijakan yang sewenang-wenang, ini artinya Mixnon telah memungut pendapatan dengan melanggar PP Nomor 96 Tahun 2010 tentang tata cara pemberian dan pemanfaatan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah sehingga mengakibatkan pemborosan keuangan daerah atas realisasi belanja insentif pemungutan PPJ sebesar Rp987.698.903, maka wajib hukumnya Kejaksaan memeriksanya," tegas Henri selaku Koordinator Aksi.



Secara resmi pengaduan ke Kejaksaan juga telah disampaikan Koalisi Gerakan Rakyat dengan nomor 02/GEMA-BACA/ GARANSI/B/PAUR/2018 tertanggal 18 Januari 2018 tentang dugaan korupsi pemungutan Pajak PPJ di Dinas DPPKAD Kab. Simalungun.

Tidak hanya Mixnon, dalam orasinya massa juga menuntut agar Budiman Silalahi selaku kepala Dinas Pengelolaan dan Sumber Daya Air Kabupaten Simalungun agar diperiksa terkait kasus dugaan korupsi korupsi pada 7 (tujuh) Proyek Optimalisasi Fungsi Jaringan Irigasi yang bersumber dari APBD 2016 sehingga merugikan keuangan daerah sebesar Rp 2.205.748.400,- "Budiman Silalahi diduga kuat sebagai aktor intelektual dalam kasus ini. Kita tegaskan sekali lagi bahwa Kejati Sumut harus menangkapi dan memeriksa 2 pimpinan SKD ini karena telah langgar dan kangkangi UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemeberantasan Tindak Pudana Korupsi yang telah menyalahgunakan wewenang jabatan dengan memanfaatkan semua Dinas khususnya Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) dan Dinas Penegelolaan Dumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Simalungun," tambah Sangkot Simanjuntak selaku Ketua Gema Baca. 

Selanjutnya massa memberi kartu merah kepada Mixnon di fotonya.

2 Jam berorasi massa ditemui perwakilan Pimpinan Kejaksaan Sumanggar Siagian, Kasipenkum Kejati Sumut. "Terimakasih kepada rekan-rekan dari Koalisi Gerakan Rakyat yang telah konsisten menyampaikan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Pemkab Simalungun. Benar memang laporan dari KGR ada. Laporan ini sedang Kami proses, prosesnya sekarang sedang kita telaah. Kita menunggu saja apa hasil telaahannya. Kalo' memang hasil telaahannya memerintahkan kami untuk memeriksa Kepala Dinas terkait pasti kami panggil dan Kami periksa," ujar Sumanggar.

Sangkot menanggapi dengan mengatasnamakan, "Kita mendorong dan mendukung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam hal penanganan kasus korupsi khususnya dugaan korupsi di 2 SKPD ini." 

"Kami akan terus kawal kasus ini sampai benar-benar Mixnon dan Budiman diproses secara hukum, dan Kita siap tiap minggu mendatangi kantor Kejaksaan ini," tegas Sangkot

Sebagai bentuk komitmen dalam hal penegakan supremasi hukum, perwakilan dari Koalisi Gerakan Rakyat terlihat masuk ke kantor menyerahkan laporan/ pengaduan dugaan korupsi PSDA dan langsung diterima pihak Kejaksaan. Setelah menyampaikan pengaduan, massa KGR membubarkan diri dengan tertib.

Editor: Tommy

T#g:Gema bacaJaksaSimalungun
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Agu 2018 11:18

    JPKP Desak Kajari Transparan Soal Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    2 (Dua) orang oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, yaitu Tinur Bulan SKM yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Definitif meng

  • Jumat, 17 Agu 2018 13:27

    Terkait Dugaan Korupsi Rp 33 Milyar, Jaksa Periksa 10 Pejabat Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sepuluh orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu di ka

  • Minggu, 29 Jul 2018 13:39

    Terbitkan SKT Tanah PTPN II, Mantan Kades Sampali Ditangkap Kejari Deli Serdang

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang telah resmi menetapkan mantan Kepala Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan, SA sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penerbitan Surat

  • Senin, 23 Jul 2018 05:33

    Kejari Deli Serdang Gelar Nikah Massal

    Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa Ke 58 Tahun 2018 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ke 18 Tahun 2018, Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang menggelar nikah massal, Sabtu (21/07/2018)

  • Senin, 09 Jul 2018 15:49

    Mahasiswa Demo Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi

    Kekecewaan terhadap kinerja Pimpinan Kejaksaan yang lama yang dinilai lamban dan terkesan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi di Kota Tebing Tinggi membuat beberapa elemen orgnisasi mahasiswa k

  • Jumat, 29 Jun 2018 07:29

    Pimpinan Kejari Tebing Tinggi Berganti, Harapan Baru Bagi Penggiat Anti Korupsi

    Serah terima jabatan (Sertijab) pimpinan di Kejaksaan Negeri kota Tebing Tinggi telah dilaksanakan secara seremonial pada Kamis malam (28/6/2018).

  • Kamis, 24 Mei 2018 10:34

    Kajari: Kita Harus Bisa Memperbaiki Image

    Sebagai umat Islam bersama-sama kita memperbaiki image yang sudah tercoreng oleh prilaku para teroris, yang melakukan tindakan sama sekali tidak mendasar.

  • Senin, 07 Mei 2018 08:27

    Demo Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, Mahasiswa Tuntut Kinerja Jaksa

    Gelombang aksi unjuk rasa ke Kejaksaan Negeri Kota Tebing Tinggi kembali terjadi pada Jumat (4/5/2018). Kali ini aksi unjuk rasa damai dilaksanakan oleh organisasi yang mengatas namakan Komunitas Muda Peduli Pemberantasan Korupsi.

  • Kamis, 03 Mei 2018 15:03

    Mahasiswa Minta Kejaksaan Tebing Tinggi Fokus Periksa IPAL IDB 2016/2017

    Aktivis Organisasi Suara Muda Anti Korupsi Kota Tebing Tinggi mendesak pihak Kejaksaan Negeri Kota Tebing Tinggi fokus dan serius dalam ungkap indikasi praktik korupsi dalam pembangunan instalasi Ipal

  • Rabu, 02 Mei 2018 05:02

    Kunjungan Kerja Kajati Sumut di Nias Selatan

    Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Bambang Sugeng Rukmono beserta Ibu dan rombongan, Selasa Siang (01/05) melakukan kunjungan kerja di kantor Kejari Kabupaten Nias Selatan. Setibanya di

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak