Selasa, 20 Feb 2018 05:08

Demo Mahasiswa dan Pemuda Kota Tebing Tinggi ricuh

TEBING TINGGI (utamanews.com)
Oleh: Athar
Sabtu, 26 Agu 2017 07:16
Dibaca: 1.158 kali
Dok
Aksi mahasiswa memprotes oknum Jaksa yang minta-minta proyek pemerintah di Tebing Tinggi
Aksi unjuk rasa mengkritisi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tebing Tinggi terkait indikasi dan isu-isu oknum jaksa ikut bermain dan meminta proyek di lingkungan Pemerintahan Kota Tebing Tinggi, pada Kamis (24/8), sempat ricuh.

Aksi unjukrasa yang digelar dalam bentuk mimbar bebas oleh SAPMA IPK dan Suara Muda Anti Korupsi Kota Tebing Tinggi di bundaran Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi menuntut pihak Kejari Tebing Tinggi mengklarifikasi isu-isu menyangkut keterlibatan oknum jaksa yang meminta paket proyek. 

Hal ini seperti yang di sampaikan Gunawan salah seorang peserta aksi kepada media ini. "Kami meminta Kejaksaan Negeri Kota Tebing Tinggi mengklarifikasi isu yang berkembangkan terkait oknum di Kejari Tebing Tinggi yang terlibat ikut dan meminta paket proyek di kota Tebing Tinggi, harus di selidiki isu-isu ini, bila perlu Kejatisu menurunkan tim independen untuk menyelidikinya, yang gunanya untuk menjaga marwah penegak hukum, khususnya jaksa. Akibat ulah oknum jaksa nakal tersebut martabat korps Kejaksaan jadi jelek, maka kami dukung Kejatisu, bahkan bila perlu Kejagung, turun untuk periksa dan selidiki isu isu yang berkembang," tegas Gunawan.

Aksi unjuk rasa menyampaikan pendapat dilakukan organisasi yang mengatas namakan mahasiswa dan pemuda tersebut awalnya berjalan lancar, namun ditengah aksi saat L. Panggabean yang merupakan koordinator aksi menyampaikan orasi, sempat terjadi ketegangan dan aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga. 

Dimulai dengan beberapa pengunjuk rasa coba memaksa membakar ban bekas namun dilarang oleh petugas. Kejadian tersebut tidak berlangsung lama karena pimpinan aksi cepat menenangkan peserta aksi.
Setelah menyampaikan tuntutannya mahasiswa dan pemuda tersebut membubarkan diri dengan tertib dengan kawalan pihak kepolisian.

Namun sebelum mengakhiri aksinya, L.Panggabean dari SAPMA IPK kota Tebing Tinggi didampingi G.Prayogi perwakilan Suara Muda Anti Korupsi melakukan konfrensi pers kepada media. 

L. Panggabean menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa ini murni dilaksanakan atas kegelisahan mahasiswa dan pemuda terkait kinerja jaksa nakal di Kejari Tebing Tinggi, dan bentuk dukungan kepada Kejaksaan Tebing Tinggi untuk ungkap kasus korupsi. 

"Kita berharap melalui unjuk rasa ini, ke depan Kejaksaan Negeri Kota Tebing Tinggi lebih serius dalam ungkap kasus korupsi di Tebing Tinggi dan oknum jaksa yang nakal yang suka menakut-nakuti dan minta paket proyek segera dibersihkan dari Kejari Tebing Tinggi," sambung G.Prayogi.

Editor: Sam

T#g:IPKJaksaTebingtinggiaur
Berita Terkait
  • Jumat, 16 Feb 2018 08:06

    Demo di Kejati Sumut, Koalisi Gerakan Rakyat beri kartu merah ke Mixnon

    Puluhan Massa yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Rakyat ( KGR ) berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan AH. Nasution, Medan, Kamis (15/2/2018), dengan tuntutan agar pihak ke

  • Kamis, 15 Feb 2018 20:35

    Nelayan Tertangkap Di Malaysia, Perusahaan di Tanjung Balai Lepas Tangan

    Komunitas Parlemen Jalanan (KOPAJA) melakukan aksi unjukrasa di depan Gudang Ikan SBU (Sinar Bahari Utama) Jln Besar Teluk Nibung Kelurahan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, (15/02/2018)Aksi unjukrasa

  • Rabu, 14 Feb 2018 07:14

    Kajari & Panwaslu Labuhanbatu Laksanakan Program Jaksa Menyapa

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labuhanbatu Satyo Pranoto, SH bersama Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu Makmur Munthe, menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumate

  • Rabu, 07 Feb 2018 18:17

    Tak Diperbaiki, Warga Tanjung Morawa Blokir Jalan

    Protes jalan rusak tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, warga Jalan Arteri Bandara Kualanamu, Gang Harapan, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten D

  • Selasa, 06 Feb 2018 12:16

    Kasus Mark Up Proyek Lampu Jalan, Jaksa Panggil 4 PNS Cipta Karya Labuhanbatu

    Pengembangan kasus korupsi dugaan Mark Up Proyek Lampu Penerangan Jalan Umum, yang telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Julius sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, terus ber

  • Senin, 05 Feb 2018 16:15

    Menyikapi Demonstrasi Buruh Di Era Informasi

    Secara umum, buruh menempati posisi yang istimewa dalam struktur masyarakat kita. Jumlah penduduk dalam suatu daerah juga umumnya mayoritasnya berprofesi sebagai buruh. Kehadiran buruh tersebut juga d

  • Jumat, 02 Feb 2018 04:32

    GMNI Labuhanbatu & Kuasa Hukum Kelompok Tani Siap Unjuk Rasa ke Polda dan Kejatisu

    Seminggu pasca aksi unjuk rasa bersama kelompok Tani Cinta Murni (25/1) terkait masalah sengketa lahan kawasan hutan di Sungai Baru Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, pengurus Dewan Pimpinan

  • Selasa, 30 Jan 2018 10:00

    Markas Pasukan Garuda Didemo Sekelompok Massa Anti Perdamaian

    Markas Pasukan Garuda Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang berlokasi di UN Posn 7-1 Adchit Alqusyar Leba

  • Kamis, 25 Jan 2018 15:45

    Kapolres Labuhanbatu Janjikan Gelar Perkara Atas Sengketa Lahan Sei Baru

    Kedatangan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPC Labuhanbatu bersama dengan masyarakat kelompok Tani Sei Baru, Kamis (25/1/2018), disambut langsung oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situm

  • Selasa, 23 Jan 2018 13:13

    Kantor PT. Smart Padang Halaban Digeruduk Satma PP Labura

    Masyarakat sekitar HGU Perkebunan PT. Smart Padang Halaban akhir-akhir ini merasa resah karena kesulitan akibat adanya portal yang menghalangi jalan keluar masuk wilayah pemukiman warga sehingga hasil

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak