Selasa, 19 Jun 2018 19:47
Iklan Paslon Paluta

Kasus Tanah Sei Baru Berbuntut Panjang,

DPC GMNI Akan Kembali Unjuk Rasa ke Polres Labuhanbatu

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Boraspati
Rabu, 24 Jan 2018 15:24
Dok
Sekjen dan Wakombid GMNI Labuhan Batu.
Selamat Puasa Paluta

Klaim terhadap kawasan lahan hutan lindung di desa Sei Baru-Panai Hilir menjadi persoalan sejak Mei 2017, dimana Sukanto Tjeng, Cs mengusik keberadaan lahan kelompok tani yang mengelola kawasan tersebut sejak tahun 2004.

Demikian disampaikan Ridwan Nasution, Sekjen GMNI Kabupaten Labuhanbatu ketika menjelaskan masalah Kelompok Tani yang menduduki lahan sengketa tersebut.

"Yang menduduki lahan saat ini adalah mantan nelayan yang beralih profesi menjadi petani dikarenakan berkurangnya tangkapan ikan di laut akibat penggunaan pukat trawl yang beroperasi merusak kawasan hutan mangrove," ujarnya, Rabu (24/1/2018).

Sementara Muamar Hasibuan yang merupakan Wakil Komisaris Bidang Politik DPC GMNI Labuhanbatu mengatakan bahwa akibat rasa kecewa masyarakat terhadap proses penegakan hukum di wilayah Polres Labuhanbatu, maka besok (25/1/2018) akan dilakukan aksi bersama, dengan tuntutan kami agar Polres Labuhanbatu tidak tebang pilih dalam proses penegakan hukum terhadap persoalan penguasaan lahan antara pengusaha dengan masyarakat kelompok tani di Sei Baru.



"Kami meminta agar Polres Labuhanbatu secepanya melakukan proses terhadap laporan masyarakat tentang pemalsuan dokumen kepemilikan kawasan hutan lindung oleh Sukanto Tjeng, Cs dimana bukti pemalsuan dokumen tersebut pernah diserahkan kepada pihak Polres pada bulan Desember tahun lalu," terangnya.

Dijelaskannya, dalam permasalahan ini, Pemkab Labuhanbatu melalui Sekda pada tanggal 18 September 2017 menyatakan bahwa lahan tersebut merupakan kawasan Hutan Lindung dan akan melakukan koordinasi dengan Pihak KPH Wilayah V Propinsi Sumut agar melakukan pembinaan terhadap kelompok tani.

"Kami bersama masyarakat akan mengadakan aksi damai, tahun 2001 dia (Sukanto Tjeng-Red) pernah lepas dari jerat hukum sengketa Pukat Trawl walau menewaskan 3 orang dari pihak masyarakat, akan tetapi kali ini kami datang kepada pemegang kepentingan agar memberi keadilan," pungkasnya.

Editor: Oji

T#g:GMNIkonflik
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Jun 2018 19:19

    Dir Ops: 106 Hektare Lahan Eks HGU PTPN 2 Helvetia Belum Dicoret dari Daftar Aktiva Perusahaan

    106 hektare lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 di Pasar II Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara diyakini belum dicoret dari daftar aktiva perusahaan.

  • Rabu, 06 Jun 2018 10:36

    Vivere Pericoloso Solusi Menjaga Keutuhan NKRI

    "Ketika aku lahir, saat itu bukan hanya awal dari hari yang baru, tetapi juga awal dari abad yang baru."

  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:32

    Peringati Hari Pancasila, GMNI Kota Medan Gelar Aksi di Tugu SIB

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan menggelar aksi dalam memperingati Hari Pancasila di Bundaran SIB kota Medan, Jumat (1/6/2018). Aksi ini menyampaikan bahwa pentingnya Pancasila untuk kesatuan dan persatuan bangsa.

  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:02

    GMNI Pematangsiantar membumikan Pancasila melalui Teater

    DPC GMNI Pematangsiantar mengadakan kegiatan teater dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 73 tahun yang lalu. Kegiatan teater ini meliputi pembacaan puisi, teatrikal sidang BPUPKI dala

  • Jumat, 01 Jun 2018 20:31

    Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Bangsa Indonesia

    Pancasila ialah dasar Falsafah Negara atau Ideologi Negara atau dengan arti lain Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bagi seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa sansekerta

  • Minggu, 27 Mei 2018 20:37

    DPC GMNI Pematangsiantar gelar PPAB

    Dalam menjalankan kaderisasi mewujudkan pemuda yang berkualitas, dan berintegritas, DPC GMNI Pematangsiantar menggelar PPAB (Pekan penerimaan Anggota Baru), di Bukit Hermon, Jumat-Minggu (25-27/5/2018

  • Senin, 14 Mei 2018 18:34

    GMNI Medan: Teror Bom adalah upaya memecah belah bangsa

    Belum lagi hilang dari ingatan, beberapa hari yang lalu kekejian para napi teroris di Mako Brimob. Minggu sekitar Pukul. 07.30 wib masyarakat dikejutkan kembali dengan berita, 3 Rumah Ibadah Gereja di

  • Minggu, 06 Mei 2018 08:06

    Sihar: Persoalan Tanah Harus Diselesaikan dengan Gotongroyong

    Calon Wakil Gubernur Cawagub Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus menilai bahwa persoalan tanah di Sumut merupakan persoalan yang besar. Terlebih saat ini banyak masyarakat tidak memahami bagaimana pr

  • Rabu, 02 Mei 2018 19:52

    Hardiknas: Antara Ekspektasi dan Realita

    Berbicara mengenai pendidikan di Indonesia seolah tidak ada habisnya.

  • Minggu, 08 Apr 2018 18:48

    Ketimpangan Lahan, Salah Siapa?

    Belakangan ini, publik diramaikan dengan perdebatan soal pembagian sertifikat tanah oleh Presiden Jokowi. Sebagaimana yang diberitakan, Pak Jokowi dituding melakukan "pengibulan" terkait bagi-bagi ser

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak