Kamis, 13 Des 2018 07:45

Kasus Tanah Sei Baru Berbuntut Panjang,

DPC GMNI Akan Kembali Unjuk Rasa ke Polres Labuhanbatu

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Boraspati
Rabu, 24 Jan 2018 15:24
Dok
Sekjen dan Wakombid GMNI Labuhan Batu.

Klaim terhadap kawasan lahan hutan lindung di desa Sei Baru-Panai Hilir menjadi persoalan sejak Mei 2017, dimana Sukanto Tjeng, Cs mengusik keberadaan lahan kelompok tani yang mengelola kawasan tersebut sejak tahun 2004.

Demikian disampaikan Ridwan Nasution, Sekjen GMNI Kabupaten Labuhanbatu ketika menjelaskan masalah Kelompok Tani yang menduduki lahan sengketa tersebut.

"Yang menduduki lahan saat ini adalah mantan nelayan yang beralih profesi menjadi petani dikarenakan berkurangnya tangkapan ikan di laut akibat penggunaan pukat trawl yang beroperasi merusak kawasan hutan mangrove," ujarnya, Rabu (24/1/2018).

Sementara Muamar Hasibuan yang merupakan Wakil Komisaris Bidang Politik DPC GMNI Labuhanbatu mengatakan bahwa akibat rasa kecewa masyarakat terhadap proses penegakan hukum di wilayah Polres Labuhanbatu, maka besok (25/1/2018) akan dilakukan aksi bersama, dengan tuntutan kami agar Polres Labuhanbatu tidak tebang pilih dalam proses penegakan hukum terhadap persoalan penguasaan lahan antara pengusaha dengan masyarakat kelompok tani di Sei Baru.



"Kami meminta agar Polres Labuhanbatu secepanya melakukan proses terhadap laporan masyarakat tentang pemalsuan dokumen kepemilikan kawasan hutan lindung oleh Sukanto Tjeng, Cs dimana bukti pemalsuan dokumen tersebut pernah diserahkan kepada pihak Polres pada bulan Desember tahun lalu," terangnya.

Dijelaskannya, dalam permasalahan ini, Pemkab Labuhanbatu melalui Sekda pada tanggal 18 September 2017 menyatakan bahwa lahan tersebut merupakan kawasan Hutan Lindung dan akan melakukan koordinasi dengan Pihak KPH Wilayah V Propinsi Sumut agar melakukan pembinaan terhadap kelompok tani.

"Kami bersama masyarakat akan mengadakan aksi damai, tahun 2001 dia (Sukanto Tjeng-Red) pernah lepas dari jerat hukum sengketa Pukat Trawl walau menewaskan 3 orang dari pihak masyarakat, akan tetapi kali ini kami datang kepada pemegang kepentingan agar memberi keadilan," pungkasnya.

Editor: Oji

T#g:GMNIkonflik
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 11 Des 2018 21:51

    DPRD Langkat Sepakat Bentuk Pansus Penyelesaian Sengketa Lahan Poktan Harapan Tani Sejahtera dan PT. Prima SUM

    Dewan Perwakilan Rakyat DPRD (DPRD) Langkat sepakat membentuk Panitia khusus penyelesaian sengketa lahan kelompok tani Harapan Tani Sejahtera Desa Sei Litur Kecamatan Sawit Seberang dengan PT. Prima S

  • Senin, 10 Des 2018 21:00

    GMNI Pematangsiantar Tuntut Pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Pematangsiantar melakukan aksi damai dengan turun ke jalan dalam memperingati 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, Senin (10/12/2018). Merek

  • Kamis, 01 Nov 2018 20:01

    Areal Paya Bagas Merupakan HGU PTPN III

    Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Masyarakat Paya Bagas (Suwarno cs) beberapa hari yang lalu, yang ingin menguasai areal HGU PTPN III Kebun Rambutan tepatnya di daerah Panguripan, mendapat respon da

  • Jumat, 05 Okt 2018 13:05

    Gereja Disegel di Jambi, Kelompok Cipayung Siantar-Simalungun Gelar Aksi Solidaritas

    Organisasi Mahasiswa di kota Siantar dan Kabupaten Simalungun yang terdiri dari tergabung dalam Kelompok Cipayung menggelar Aksi Solidaritas dalam menyikapi penyegelan gereja di Jambi.  Aksi turu

  • Senin, 01 Okt 2018 14:01

    Tanggap Musibah Tsunami Di Donggala-Palu, GMNI Labuhanbatu Galang Bantuan

    Penggalangan bantuan yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu, di Jl. Adam Malik Rantauprapat, Senin (1/10/2018

  • Minggu, 30 Sep 2018 17:50

    FGD: Undang-undang Pokok Agraria "Biang Kerok" Konflik Tanah

    Kegagalan Reforma Agraria dituding banyak pihak sebagai akibat dari tidak terlaksananya undang-undang pokok agraria (UUPA). Padahal UUPA itu sendiri yang sesungguhnya menjadi "biang kerok" kegagalan R

  • Sabtu, 29 Sep 2018 13:29

    Bersama Prodi Sosiologi Agama UIN-SU, Rumah Konstituen Gelar FGD Konflik Agraria

    Rumah Konstituen akan menggelar diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion) membahas konflik agraria di Sumatera Utara.

  • Rabu, 26 Sep 2018 16:16

    GMNI Perintahkan DPRD Labuhanbatu Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria Sejati

    Dalam peringatan Hari Tani Nasional, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Labuhanbatu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupat

  • Jumat, 14 Sep 2018 06:54

    Ketua GMNI UNIMED: Pergerakan Di Era Milenial Harus Improvisasi Zaman Now

    Tema Kepemimpinan Di Era Milenial di Seminar ini tidak hanya berbicara leadership dan karakter saja, tetapi juga dituntut harus memiliki yang namanya ilmu pengetahuan. Karena di era milenial, pemimpin

  • Sabtu, 08 Sep 2018 17:18

    DPD GMNI Sumut dan DPC GMNI Se-Sumut dorong Pelaksanaan Kaderisasi Berintegritas

    Seluruh Pengurus DPD dan 5 dari 11 DPC GMNI Se-Sumut mengikuti Rapat Kerja yang diselenggarakan di Sekretariat DPD GMNI Sumut jalan Kejaksaan No 6 Medan, Sabtu (08/09/2018). Kelima DPC tersebut antara

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak