Sabtu, 20 Okt 2018 02:05
HUT Pemkab Labuhanbatu

Cipayung Plus Sumut Tolak pengesahan R-APBD Sumut 2018

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Selasa, 05 Des 2017 06:05
Dok Cipayung Plus Sumut
Spanduk aspirasi kelompok pemuda intelektual aktifis kampus menolak pengesahan RAPBD Sumut 2018

Kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, dan KAMMI mengeluarkan pernyataan sikap mengenai kisruh pembahasan pengesahan R-APBD Sumut 2018 yang akan dilanjutkan pada hari ini, Selasa 5 Desember 2017, di Gedung DPRD Sumut jalan Imam Bonjol Medan.

Septian Fujiansyah Chaniago Ketua Umum Badko HMI Sumut mengungkapkan bahwa R-APBD Sumut 2018 tidak layak untuk disahkan. Pasalnya jalannya proses pembahasan R-APBD Sumut 2018 yang digelar sejak tanggal 28-30 Nopember dan yang akan dilanjutkan pada 5 Desember 2017 dinilai tidak serius dan asal jadi. 

Alasannya Gubernur dan pimpinan DPRD Sumut sendiri tidak hadir dalam rapat pembahasan tersebut. Kemudian rapat paripurna tetap dipaksa dilanjutkan walaupun dengan jumlah anggota DPRD yang tidak representatif (Qourum). 

"Itu membuat rapat paripurna terasa tidak penting dan tidak mempunyai Marwah. Padahal dengan 13 Triliun anggaran yang akan disahkan tersebut bukanlah jumlah yang sedikit," tutur Septian, Selasa subuh, di Medan.

Namun, lanjutnya, tidak ada keseriusan sedikit pun dalam proses pembahasannya. 

"Ini masih bicara proses, belum lagi bicara mengenai sejauh mana keberpihakan materi APBD Sumut 2018 terhadap kepentingan masyarakat. Jangan-jangan Postur APBD-nya tidak pro kepentingan rakyat, tetapi pro kepentingan pihak-pihak tertentu," tambahnya lagi.

"Memandang proses pengesahan yang asal-asalan. Untuk itu kita menolak APBD Sumut 2018 untuk disahkan dan kemudian dapat dijadwalkan ulang kembali. Selain itu kita meminta penjelasan kepada pimpinan DPRD Sumut atas persoalan paripurna ini," tukasnya.
Sementara Swangro Lumbanbatu Korwil GMKI Sumut menilai ketidakhadiran Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman dan Gubsu Tengku Erry dalam rapat paripurna pembahasan R-APBD 2018 yang digelar selama 3 (tiga) hari itu merupakan indikasi bahwa kedua pimpinan lembaga itu tidak serius untuk mensejahterakan masyarakat Sumatera Utara.

"Jangan dikorbankan rakyat ini, kami dengan tegas menolak pengesahan APBD Sumut 2018. Kalau lah kedua pimpinan lembaga penyelenggara pemerintahan itu peduli, harusnya mereka bisa duduk sama dan menghadiri rapat paripurna R-APBD untuk kemajuan Sumut. Tapi nyatanya mereka malah pergi ke Jepang," tegas   Swangro Lumbanbatu.

"Apakah mereka paham kondisi Sumatera Utara? Khususnya Gubernur, Jangan sampai kehadirannya hanya pada momen seremoni tertentu yang tidak bermanfaat dan cenderung pencitraan. Ini Kan tidak baik," ujarnya.

Bobby Niedal Dalimunthe Korcab PMII Sumut mengatakan seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara harus bersepakat menolak pengesahan R-APBD Sumut 2018, karena dinilai prosesnya tidak beres. "Proses paripurna tersebut tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Ini jelas pembodohan. Paripurna harus dijadwalkan ulang dan informasi mengenai rangkaian proses Paripurna juga harus diekspos agar masyarakat tahu sejauh mana para pejabat-pejabat ini memperjuangkan kepentingan masyarakat," kata Bobby.

Charles Munthe Korda GMNI Sumut secara tegas menolak pengesahan APBD Sumut 2018 karena terkesan rangkaian proses Paripurna-nya main-main. Charles menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama mengawal, bukan saja proses paripurna tersebut, tetapi juga materi APBD-nya. "Karena apapun ceritanya, APBD yang akan disahkan nanti berkaitan erat dengan nasib masyarakat Sumatera Utara ke depan," tegasnya.

Hal yang sama juga dinyatakan Supandi, Ketua Umum PW KAMMI Sumut. Ia merasa sangat kecewa dengan perhatian Gubernur dan pimpinan DPRD Sumut terhadap pembahasan R-APBD Sumut 2018. "Khususnya bagi Gubernur, bagaimana mau menciptakan Sumut 'Paten' jika dalam agenda perencanaan pembangunan Sumut saja tidak serius," tanya Pandi.

Sebagai bentuk perhatian terhadap R-APBD Sumut 2018, kelompok Cipayung Plus menebar spanduk-spanduk yang berisikan pernyataan sikap di beberapa titik di kota medan. Di antaranya di jalan Imam Bonjol, Diponegoro, Pengadilan dan di jalan Kapten Maulana Lubis.

Editor: Budi

T#g:Cipayung PlusGMKIGMNIHMIKAMMIPMIIRAPBD
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Okt 2018 22:01

    Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Milad KAHMI Ke-52

    Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, bersama FORKOPIMDA dan jajaran pemerintahan kabupaten Labuhanbatu menghadiri acara peringatan Milad Korps Alumni Himpunan

  • Kamis, 11 Okt 2018 04:11

    Kredibilitas KPU RI untuk Kabupaten/Kota Di Provinsi Sumut Jangan Sampai Diragukan

    Beberapa hari lalu pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota KPU Periode 2018-2023 di 26 Kabupaten/Kota, di Sumatera Utara, telah berlangsung. Namun GMKI Wilayah I Sumut-NAD melihat kondis

  • Jumat, 05 Okt 2018 13:05

    Gereja Disegel di Jambi, Kelompok Cipayung Siantar-Simalungun Gelar Aksi Solidaritas

    Organisasi Mahasiswa di kota Siantar dan Kabupaten Simalungun yang terdiri dari tergabung dalam Kelompok Cipayung menggelar Aksi Solidaritas dalam menyikapi penyegelan gereja di Jambi.  Aksi turu

  • Rabu, 03 Okt 2018 21:13

    PC PMII Palas Galang Dana Korban Gempa

    Sebagai wujud keprihatinan dan solidaritas terhadap sesama ummat manusia dan keluarga korban gempa yang menimpa warga masyarakat di Palu dan Donggala, Sulawesi, sejumlah kader Pengurus Cabang Pergerak

  • Senin, 01 Okt 2018 18:31

    GMKI Medan Gelar Aksi Solidaritas Kecam Penyegelan Gereja di Jambi

    Limapuluh mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melakukan aksi solidaritas terkait penyegelan rumah ibadah di Kota Jambi. Aksi serentak GMKI seluruh Indonesia di 34 Provinsi ini di

  • Senin, 01 Okt 2018 14:01

    Tanggap Musibah Tsunami Di Donggala-Palu, GMNI Labuhanbatu Galang Bantuan

    Penggalangan bantuan yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu, di Jl. Adam Malik Rantauprapat, Senin (1/10/2018

  • Senin, 01 Okt 2018 11:51

    Peduli Korban Gempa Palu, PMII Langkat Gelar Aksi Penggalangan Dana

    Bentuk kepedulian atas musibah yang menimpa saudara setanah air di Donggala, Palu yang terkena musibah gempa disertai Tsunami Jumat 28 September 2018 yang lalu, Pengurus Besar PMII (Pergerakan Mahasis

  • Rabu, 26 Sep 2018 16:16

    GMNI Perintahkan DPRD Labuhanbatu Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria Sejati

    Dalam peringatan Hari Tani Nasional, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Labuhanbatu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupat

  • Jumat, 14 Sep 2018 06:54

    Ketua GMNI UNIMED: Pergerakan Di Era Milenial Harus Improvisasi Zaman Now

    Tema Kepemimpinan Di Era Milenial di Seminar ini tidak hanya berbicara leadership dan karakter saja, tetapi juga dituntut harus memiliki yang namanya ilmu pengetahuan. Karena di era milenial, pemimpin

  • Senin, 10 Sep 2018 11:30

    24 Mahasiswa KAMMI Demo di Medan, Tuntut Pemerintah Selamatkan Rupiah

    24 Mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Medan, dipimpin Ketua Umum Pengurus Daerah, Hadi Mansur Juhri Perangin-angin, melakukan aksi unjuk rasa di bundaran Tugu SIB, ja

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak