Senin, 10 Des 2018 12:32

Cipayung Plus Sumut Tolak pengesahan R-APBD Sumut 2018

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Selasa, 05 Des 2017 06:05
Dok Cipayung Plus Sumut
Spanduk aspirasi kelompok pemuda intelektual aktifis kampus menolak pengesahan RAPBD Sumut 2018

Kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, dan KAMMI mengeluarkan pernyataan sikap mengenai kisruh pembahasan pengesahan R-APBD Sumut 2018 yang akan dilanjutkan pada hari ini, Selasa 5 Desember 2017, di Gedung DPRD Sumut jalan Imam Bonjol Medan.

Septian Fujiansyah Chaniago Ketua Umum Badko HMI Sumut mengungkapkan bahwa R-APBD Sumut 2018 tidak layak untuk disahkan. Pasalnya jalannya proses pembahasan R-APBD Sumut 2018 yang digelar sejak tanggal 28-30 Nopember dan yang akan dilanjutkan pada 5 Desember 2017 dinilai tidak serius dan asal jadi. 

Alasannya Gubernur dan pimpinan DPRD Sumut sendiri tidak hadir dalam rapat pembahasan tersebut. Kemudian rapat paripurna tetap dipaksa dilanjutkan walaupun dengan jumlah anggota DPRD yang tidak representatif (Qourum). 

"Itu membuat rapat paripurna terasa tidak penting dan tidak mempunyai Marwah. Padahal dengan 13 Triliun anggaran yang akan disahkan tersebut bukanlah jumlah yang sedikit," tutur Septian, Selasa subuh, di Medan.

Namun, lanjutnya, tidak ada keseriusan sedikit pun dalam proses pembahasannya. 

"Ini masih bicara proses, belum lagi bicara mengenai sejauh mana keberpihakan materi APBD Sumut 2018 terhadap kepentingan masyarakat. Jangan-jangan Postur APBD-nya tidak pro kepentingan rakyat, tetapi pro kepentingan pihak-pihak tertentu," tambahnya lagi.

"Memandang proses pengesahan yang asal-asalan. Untuk itu kita menolak APBD Sumut 2018 untuk disahkan dan kemudian dapat dijadwalkan ulang kembali. Selain itu kita meminta penjelasan kepada pimpinan DPRD Sumut atas persoalan paripurna ini," tukasnya.
Sementara Swangro Lumbanbatu Korwil GMKI Sumut menilai ketidakhadiran Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman dan Gubsu Tengku Erry dalam rapat paripurna pembahasan R-APBD 2018 yang digelar selama 3 (tiga) hari itu merupakan indikasi bahwa kedua pimpinan lembaga itu tidak serius untuk mensejahterakan masyarakat Sumatera Utara.

"Jangan dikorbankan rakyat ini, kami dengan tegas menolak pengesahan APBD Sumut 2018. Kalau lah kedua pimpinan lembaga penyelenggara pemerintahan itu peduli, harusnya mereka bisa duduk sama dan menghadiri rapat paripurna R-APBD untuk kemajuan Sumut. Tapi nyatanya mereka malah pergi ke Jepang," tegas   Swangro Lumbanbatu.

"Apakah mereka paham kondisi Sumatera Utara? Khususnya Gubernur, Jangan sampai kehadirannya hanya pada momen seremoni tertentu yang tidak bermanfaat dan cenderung pencitraan. Ini Kan tidak baik," ujarnya.

Bobby Niedal Dalimunthe Korcab PMII Sumut mengatakan seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara harus bersepakat menolak pengesahan R-APBD Sumut 2018, karena dinilai prosesnya tidak beres. "Proses paripurna tersebut tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Ini jelas pembodohan. Paripurna harus dijadwalkan ulang dan informasi mengenai rangkaian proses Paripurna juga harus diekspos agar masyarakat tahu sejauh mana para pejabat-pejabat ini memperjuangkan kepentingan masyarakat," kata Bobby.

Charles Munthe Korda GMNI Sumut secara tegas menolak pengesahan APBD Sumut 2018 karena terkesan rangkaian proses Paripurna-nya main-main. Charles menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama mengawal, bukan saja proses paripurna tersebut, tetapi juga materi APBD-nya. "Karena apapun ceritanya, APBD yang akan disahkan nanti berkaitan erat dengan nasib masyarakat Sumatera Utara ke depan," tegasnya.

Hal yang sama juga dinyatakan Supandi, Ketua Umum PW KAMMI Sumut. Ia merasa sangat kecewa dengan perhatian Gubernur dan pimpinan DPRD Sumut terhadap pembahasan R-APBD Sumut 2018. "Khususnya bagi Gubernur, bagaimana mau menciptakan Sumut 'Paten' jika dalam agenda perencanaan pembangunan Sumut saja tidak serius," tanya Pandi.

Sebagai bentuk perhatian terhadap R-APBD Sumut 2018, kelompok Cipayung Plus menebar spanduk-spanduk yang berisikan pernyataan sikap di beberapa titik di kota medan. Di antaranya di jalan Imam Bonjol, Diponegoro, Pengadilan dan di jalan Kapten Maulana Lubis.

Editor: Budi

T#g:Cipayung PlusGMKIGMNIHMIKAMMIPMIIRAPBD
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Kamis, 29 Nov 2018 18:39

    Gaji Guru Hilang 3 Minggu

    Belakangan ini Guru menjadi trending topik pembicaraan baik dari sisi pencalonan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menimbulkan gejolak dan respon dari Guru-guru Honorer di Tanah Air, hingga para Guru H

  • Minggu, 25 Nov 2018 13:05

    Pemuda Dalam Perjuangan Keadilan Ekologi, Tema KLK GMKI-HKI

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan bekerja sama dengan Huria Kristen Indonesia (HKI) Pusat, mengadakan Kursus Lanjutan Kepemimpinan (KLK k) bagi mahasiswa dan pemuda gereja pada K

  • Minggu, 25 Nov 2018 11:55

    Apakah Guru Masih Mampu Menjadi Pondasi Dalam Dunia Pendidikan Dan Negara?

    Guru merupakan salah satu faktor paling penting untuk menciptakan generasi-generasi penerus bangsa. Untuk dapat menciptakan generasi-generasi bangsa, guru harus mampu "di depan memberi contoh, di teng

  • Minggu, 25 Nov 2018 11:45

    Refleksi Hari Guru Nasional

    Hari Guru Nasional, 25 November jatuh hari ini. Sebenarnya apa  yang mendasari diperingatinya hari Guru Nasional? Apa tujuannya diperingati dan apa maknanya bagi Guru saat ini?Hari Guru mewakili

  • Kamis, 22 Nov 2018 13:52

    Bupati Labura dan DRPD Tandatangani Nota Persetujuan Bersama R-APBD 2019

    Bupati Labuhanbatu Utara H.Kharuddin Syah, SE dan Ketua DPRD Drs. Ali Tambunan menandatangani nota persetujuan bersama atas Rancangan peraturan daerah APBD tahun anggaran 2019 dengan tepat waktu, di g

  • Rabu, 14 Nov 2018 21:04

    Forum Mahasiwa Sumatera Utara Laporkan 3 Kepala Daerah ke KPK

    Forum Mahasiswa Sumatera Utara yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Sumut dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut menyamban

  • Sabtu, 10 Nov 2018 11:00

    Dialog Publik Cipayung Plus Kota Medan, "Pemko Tidak Serius Tangani Banjir"

    Bertempat di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa GMKI Medan, Jln. Iskandar Muda No 107 A, pada Jumat, (09/11) terselenggara dialog publik Cipayung Plus Kota Medan mengangkat topik "Mengupas Persoalan Banjir

  • Minggu, 04 Nov 2018 20:34

    GMKI Pematangsiantar-Pematangsiantar-Simalungun Lantik 150 Anggota Baru

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar Simalungun, kembali mengadakan penerimaan anggota baru melalui kegiatan Masa Perkenalan dan Persekutuan (Mapper) yang diadakan pada Sa

  • Jumat, 26 Okt 2018 10:26

    Dugaan Pencemaran Nama Baik, Sun On May Laporkan Amos & Aslan Ke Polres Labuhanbatu

    Tidak terima dengan ulah saudara Amos yang memposting dan membagikan video tentang dirinya di media sosial dan pemberitaan yang terbit di beberapa media online, Sun On May Galingging (22) melaporkan A

  • Kamis, 11 Okt 2018 22:01

    Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Milad KAHMI Ke-52

    Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, bersama FORKOPIMDA dan jajaran pemerintahan kabupaten Labuhanbatu menghadiri acara peringatan Milad Korps Alumni Himpunan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak