Sabtu, 18 Agu 2018 16:03

Tengku Erry Minta YKI Lakukan Upaya Pencegahan

8,2 Juta Penderita Kanker Meninggal Setiap Tahun

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 18 Sep 2017 20:28
Dok
Tengku Erry melantik Evi Diana Sitorus, Senin (18/9).

Jumlah penderita kanker setiap tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Diperkirakan sebanyak 8,2 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat kanker di seluruh dunia. Angka ini akan terus meningkat jika tidak dilakukan upaya pencegahan. Oleh karena itulah, diharapkan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumut dapat membantu mengendalikan angka penderita kanker di daerah ini.

Hal itu dikatakan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi saat melantik kepengurusan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Sumut periode 2017-2021, yang digelar di Aula Martabe kantor Gubsu di Medan, Senin (18/9/2017).

Hadir Penasehat Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumut, Prof. Luhur Suroso, Ketua BKOW Sumut Kemalawati, SKPD Provsu, Ketua Organisasi wanita dan organisasi profesi sumut, para dokter dan tenaga medis.

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry juga mengatakan, dari 8,2 juta orang meninggal akibat kanker di dunia, 4 juta diantaranya meninggal prematur (usia 30-69) tahun. Angka ini meningkat dari sebelumnya 7,6 juta tahun 2008 dan akan terus meningkat menjadi 11,5 juta pada tahun 2025 jika tidak dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian secara efektif.

Di Indonesia, kata Erry, prevelensi penyakit kanker juga cukup tinggi. Berdasarkan data riset kesehatan dasar tahun 2013, prevelensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per-1000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang. "Kanker tertinggi di Indonesia pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Sedangkan laki-laki adalah kanker paru dan kanker kolorektal," tutur Erry.

Berdasarkan data Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, insidens kanker payudara sebesar 40 per-100.000 perempuan, kanker leher rahim 17 per-100.000 perempuan, berdasarkan data sistem informasi rumah sakit 2010, kasus rawat inap kanker payudara 12.014 kasus (28,7 persen), kanker leher rahim 5.349 kasus (12,8 persen).

"Para ahli memperkirakan 43 persen kanker dapat dicegah dengan mengurangi faktor resikonya yakni merokok dan terpapar asap rokok, tidak mengkonsumi alkohol, memproteksi kulit dari paparan sinar ultra violet, menghindari obesitas dengan diet seimbang dan aktivitas fisik," terang Erry.

Dikatakan Erry, besar harapannya dengan dilantiknya pengurus baru Yayasan Kanker Indonesia cabang Sumut ini ke depannya dapat terjalin kemitraan yang kondusif untuk upaya mengendalikan kanker. "Kita ketahui semua tidak dapat berjalan jika tidak adanya dukungan dari lintas program, lintas sektor dan peran serta masyarakat," ucap Erry.

Selain itu, Erry juga mengharapkan dengan adanya kehadiran Cancer Information and Support Centre (CISC) Sumut ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang seluas-luasnya, tentang penyakit kanker dan penanganannya.

Ketua YKI cabang Sumut yang baru dilantik, Evi Diana Sitorus mengatakan, YKI sudah berdiri sejak 7 April 1977 sebelumnya bernama Yayasan Lembaga Kanker Indonesia yang didirikan oleh 17 orang tokoh nasional yang diantaranya Dr. Moch Hatta, Dr. GA Siwabessy, Ali Sadikin dan Dr Arifin M Siregar.

"YKI merupakan organisasi nirlaba dan tujuannya untuk mengupayakan penanggulangan kinder dengan kegiatan promotif, preventif dan suportif. Namun kita sadari penanggulangan kanker hanya mungkin berhasil bila dilakukan oleh semua pihak," ujar Evi.

Dikatakan Evi, YKI Sumut telah melaksanakan tugasnya hampir mendekati 3 dasawarsa. Diantaranya memberikan penyuluhan tentang kanker di berbagai daerah kota dan kabupaten di Sumut. Sembari melakukan kegiatan deteksi dini kanker wanita dengan pemeriksan papsmear.

Selain itu, dilakukan pelatihan bagi tenaga kesehatan untuk deteksi dini kanker dengan menyediakan klinik deteksi dini kanker yang berada di secretariat YKI cabang Sumut. "Selain itu kami juga melakukan pencatatan kasus dan registrasi kanker bekerjasama dengan YKI Pusat, YKI kabupaten/kota se Sumut serta pusat-pusat pelayanan kesehatan lainnya," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Evi, YKI saat ini sudah berdiri di 5 kabupaten/kota di Sumut yakni Tobasa, Taput, Deli Serdang, Asahan, Dairi dan Siantar. "Saya berharap agar kabupaten/kota lainnya juga dapat segera membentuk YKI," ujar Evi.

Evi mengatakan, beragam faktor menyebabkan tingginya angka kematian akibat kanker. Antara lain, pola dan gaya hidup masyarakat, minimnya pengetahuan dan informasi masyarakat untuk mengetahui adanya kanker secara dini sehingga kanker selalu didiagnosa sudah terlambat dan dalam stadium yang sudah lanjut. "Makanya tidak benar jika mengatakan bahwa kanker merupakan penyakit mematikan yang tidak dapat disembuhkan karena kanker dapat disembuhkan jika diketahui sedini mungkin," jelasnya.

Oleh karena itulah kata Evi, tugas YKI cabang Sumut masih cukup berat dan diharapkannya ke depannya masih membutuhkan bantuan semua pihak untuk mendukung dan membantu baik moril dan materiil dalam berjuang menekan angka kematian akibat penyakit kanker di Sumut.

Editor: Budi

T#g:KankerPelantikan
Berita Terkait
  • Jumat, 22 Jun 2018 13:42

    Mendagri Lantik Pejabat Gubernur Sumatera Utara, Eko Subowo

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, SH, resmi melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen BAK) Kementerian Dalam Negeri Eko Subowo menjadi Pejabat (

  • Sabtu, 23 Jun 2018 16:23

    Hati-Hati, Minum Teh Panas Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan!

    Ternyata kebiasaan minum teh panas bisa sebabkan kanker kerongkongan. Padahal teh panas di bulan puasa ini bisa jadi menu utama saat berbuka puasa.

  • Rabu, 23 Mei 2018 18:53

    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Kasal

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P. menghadiri upacara pelantikan Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) oleh Presiden RI Ir. H. Joko Wid

  • Rabu, 09 Mei 2018 20:09

    Personel Bakamla RI Dapat Pembekalan Tentang Bahaya Kanker

    Personel Bakamla RI mendapat pembekalan tentang bahaya penyakit kanker oleh tim dari Lembaga Kanker Indonesia di Kantor Pusat Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Menteng,

  • Selasa, 17 Apr 2018 19:37

    Walikota Lantik 100 Pejabat Administrator Tebing Tinggi

    Sebanyak 100 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi diantaranya 2 orang Administrator (eselon III) dan 82 Pengawas (eselon IV) diantaranya 9 lurah diambil sumpahnya dan dilantik Walikota

  • Selasa, 10 Apr 2018 09:10

    Lantik 99 Pejabat Eselon III, Erry Sebut 90 Persen Usulan Pimpinan OPD

    Gubsu Tengku Erry Nuradi melantik 99 pejabat administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubsu di Medan, Senin (9/

  • Kamis, 15 Mar 2018 01:35

    Kasdam V/Brw Lantik 208 Bintara

    Bertempat di lapangan Markas Secaba Rindam V/Brw pada Rabu (14/03/2018), dilaksanakan upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Multi Korp TA 2018 dengan Inspektur Upacara Kasdam V/Brw Brigjen

  • Selasa, 13 Mar 2018 14:53

    Ceramah Kanker Payudara & Kanker Serviks dalam rangka HUT KE-54 Dharma Pertiwi

    Pada sambutan Ketua Dharma Pertiwi "A" Nyonya Tety Cucu Somantri yang dibacakan dalam pembukaan ceramah Kanker payudara dan Kanker Serviks di Aula Rumkit Tk II Putri Hijau Medan, Selasa, 13 Maret 2018

  • Senin, 26 Feb 2018 06:26

    Evi: Jangan Berputus Asa, Kanker Bisa Disembuhkan

    Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sumatera Utara Ny Evi Diana Erry Nuradi menyebutkan, para orangtua yang anaknya menderita penyakit kanker jangan berputus asa dan tetap memiliki semangat ya

  • Rabu, 21 Feb 2018 12:21

    Evi Ajak Perempuan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

    Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumatera Utara juga Ketua TP PKK Provsu  Hj Evi Diana Erry Nuradi mengaku prihatin meningkatnya angka kematian wanita disebabkan kanker mulut rahim. "Penyakit

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak