Kamis, 19 Okt 2017 14:15
  • Home
  • Ragam
  • Tengku Erry Minta Mahasiswa Berpartisipasi Membangun Desa

Tengku Erry Minta Mahasiswa Berpartisipasi Membangun Desa

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Sabtu, 23 Sep 2017 21:43
Dibaca: 66 kali
Dok
Gubsu Tengku Erry dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengharapkan, setelah mahasiswa menamatkan kuliah dari Perguruan Tinggi selanjutnya dapat kembali ke daerah dan ikut berpartisipasi membangun daerah atau desanya. Sebab, daerah memiliki potensi besar dan membutuhkan tenaga-tenaga pemikir yang handal agar kemudian dapat menjadi daerah yang mandiri.

Hal itu diungkapkan Gubsu Erry, dalam Seminar Nasional, Optimalisasi Peran Alumni Politeknik Negeri Medan dalam Percepatan Pembangunan yang digelar di gedung Z Politeknik Negeri Medan (Polmed) Jalan Almamater, kampus USU di Medan, Sabtu (23/9/2017).

Hadir dalam kesempatan itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo bersama istri, Rektor USU, Prof Runtung Sitepu, Direktur Politeknik Negeri Medan, Syahruddin, serta para alumni, civitas akademika hingga mahasiswa Politeknik Negeri Medan.

"Saya mengharapkan mahasiswa setelah tamat dari Perguruan Tinggi dapat memikirkan bagaimana bisa back to basic ataupun back to nature untuk membangun daerah-daerah kita. Tidak selamanya harus bekerja di pusat, namun peluang di daerah juga sangat besar, apalagi sekarang setiap daerah sudah mengelola dana desa kurang lebih Rp1 miliar setiap desa," kata Erry.

Tentunya lanjut Erry, untuk mengelola dana desa ini dibutuhkan pemikir yang baik untuk mengelola dana desa tersebut dengan baik. Mengelola dana desa dengan maksimal bisa digunakan sebagai pembangunan infrastruktur maupun membuka lapangan pekerjaan. "Kita berharap dengan adanya dukungan dan peran mahasiswa dalam pembangunan tentunya dapat mendorong desa-desa yang ada menjadi desa yang mandiri," ujar Erry.

Dikatakan Erry, bersama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tentunya kita bisa untuk mendorong pembangunan daerah, seperti konsep Nawacita dari Presiden Jokowi yang membangun Indonesia dari daerah pinggiran. "Makanya kita harapkan alumni tidak harus bekerja di kota, tapi bagaimana desa di Sumut ini bisa dikembangkan agar lebih maju sama halnya seperti desa-desa yang ada di pulau Jawa," papar Erry.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo mengatakan Presiden Jokowi telah menggalakkan pendidikan vocasional, yakni pendidikan yang menunjang penguasaan terapan keahlian tertentu, dimana Politeknik Negeri Medan ini merupakan perguruan tinggi dengan program vocasional. Oleh karena itulah diharapkan Eko, mahasiswa maupun alumni Politeknik Negeri Medan dapat mengoptimalkan perannya dalam pembangunan.

"Saat ini bapak Presiden kita sedang membangun infrastruktur yang massif dan besar. Ada jalan tol, saluran irigasi, rumah susun, bendungan dan lainnya. Tentunya ini sangat membutuhkan tenaga yang siap pakai seperti tenaga dari teknik sipil dan alumni Politeknik," ujar Eko.

Untuk menunjang peran mahasiswa dalam pembangunan, Eko mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan untuk mempertemukan link and match antara mahasiswa, alumni dan dunia usaha. "Kita akan bantu link and match dengan dunia usaha, BUMN dan lainnya, sehingga keahlian mereka dapat langsung diterapkan," ujar Eko.

Sebelumnya, berbagai kerjasama sudah dilakukan pihaknya dengan perguruan tinggi, seperti melakukan pelimpahan wewenang terkait pendamping desa kepada provinsi dan bekerjasama dengan beberapa universitas.

"Jadi sekarang itu ada 44 universitas untuk pendamping desa ini dan diketuai oleh rektor ITB. Selain itu, mulai tahun lalu kita juga sudah melakukan program KKN Tematik, tahun lalu itu ada 75 ribu mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik di berbagai daerah di seluruh Indonesia, mereka membantu masyarakat desa membuat jembatan, saluran irigasi dan lainnya," papar Eko.

Di tempat yang sama, Direktur Politeknik Negeri Medan, Syahruddin mengatakan ikatan alumni merupakan hal yang sangat penting bagi kemajuan perguruan tinggi."Tolok ukur maju tidaknya Perguruan tinggi itu dilihat dari keberhasilan para alumninya, dan kita bersyukur saat ini banyak alumni Politeknik yang telah menduduki jabatan strategis, termasuk bapak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang merupakan lulusan Politeknik UI, ke depan kita harapkan lulusan kita juga ada yang jadi menteri," ujar Syahruddin.

Dikatakan Syahruddin, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan reuni akbar 35 tahun Politeknik Negeri Medan. diharapkannya ke depan Politeknik Negeri Medan bisa lebih maju lagi di masa yang akan datang.

Editor: Budi

T#g:erryInfrastruktur
Berita Terkait
  • Senin, 16 Okt 2017 05:46

    KNPI: Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Dinilai Tidak Miliki Rasa Malu

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas dinilai tidak miliki rasa malu, terkait dengan pengerjaan proyek peningkatan jalan yang diduga nyaris setia

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:23

    Zainal: Giring Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Ke Ranah Hukum

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Padang Lawas diarahkan ke ranah hukum, pasalnya nyaris setiap tahun paket proyek peningkatan jalan dengan anggaran milyaran rupiah

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:13

    Jokowi & Tengku Erry Foto Selfie Di Gerbang Tol Helvetia

    Presiden Jokowi didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meresmikan ruas jalan Tol Ku

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:03

    Kontraktor Komentari Pernyataan Kabid Bina Marga Dinas PU Paluta, "Semua Kontraktor Maling"

    Terkait pernyataan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara, M. Nuh Pulungan 'Semua Kontraktor Maling' muncul beragam komentar di kalangan kontraktor.Salah seorang

  • Kamis, 12 Okt 2017 12:02

    Kabid Bina Marga PU Paluta: Semua Kontraktor Maling

    M. Nuh Pulungan, beberapa waktu yang lalu pernah melontarkan kata kata 'Semua Kontraktor maling'.

  • Selasa, 10 Okt 2017 03:30

    Masyarakat Paringgonan Nikmati Jalan Rabat Beton

    Warga masyarakat dan petani di Desa Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), mangaku sudah menikmati hasil pembangunan jalan rabat beton menuju areal perkebunan, yang bersumbe

  • Minggu, 08 Okt 2017 15:58

    Kadis PU & Kabid Bina Marga Palas Diduga KKN

    Kepala Dinas PU dan Kapala Bidang (Kabid) Bina Marga Palas diduga telah melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Pejabat di PU tersebut terkesan membiarkan Pengerjaan di sejumlah paket proyek pe

  • Sabtu, 07 Okt 2017 11:37

    Kokam Pemuda Muhammadiyah Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Permasalahan Bangsa

    Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menegaskan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Pemuda Muhammadiyah hari bisa menjadi garda terdepan terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa saat

  • Jumat, 06 Okt 2017 23:16

    Tengku Erry beri nama Nurhadi, pada bayi yang diterlantarkan orangtuanya

    Ada yang spesial di acara One Day For Children (Satu Hari Untuk Anak) bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi. Orang nomor satu di Sumut ini memberikan nama Nurhadi untuk bayi berus

  • Jumat, 06 Okt 2017 21:46

    Kadis Perukim dan Hub Palas Tinjau Pekerjaan Proyek Perukim Provsu

    Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Padang Lawas (Kadis Perukim dan Hub Palas), Ali Irfan Hasibuan S. Pd, MM, bersama sejumlah warga meninjau pelaksanaan pekerjaan proy

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak