Kamis, 19 Okt 2017 19:43
  • Home
  • Ragam
  • Sudah Saatnya Bangsa Indonesia Kelola Budidaya Rumput Laut

Kasum TNI :

Sudah Saatnya Bangsa Indonesia Kelola Budidaya Rumput Laut

Makassar (utamanews.com)
Oleh: Rls
Sabtu, 05 Agu 2017 13:05
Dibaca: 224 kali
Puspen TNI
Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan

Sudah saatnya bangsa Indonesia mengelola budidaya rumput laut yang merupakan salah satu potensi laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang 60% tinggal di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil.  

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. didampingi Komandan Lantamal VI Laksma TNI Yusup, S.E., M.M., saat memberi pembekalan kepada peserta Pelatihan Budidaya Rumput Laut (Rula) dari Hulu ke Hilir Ster TNI TA. 2017, bertempat di Gedung Sultan Hasanuddin Mako Lantamal VI/Makasar TNI Angkatan Laut, Jl. Yos Sudarso No. 308, Tamalabba, Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (4/8/2017).

Kasum TNI mengatakan bahwa saat ini potensi laut Indonesia masih belum dikelola secara maksimal karena hanya terfokus pada ikan. Padahal Indonesia masih mempunyai rumput laut yang bisa dioptimalkan sebagai salah satu alternatif pangan, namun pengelolaannya masih secara tradisional dengan biaya pengelolaan yang tinggi dan minimnya penggunaan sarana teknologi serta terbatasnya sistem pasok logistik.

Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan bahwa rumput laut sebagai tumbuhan organik harus tetap dipertahankan, walaupun PBB akan membuat aturan bahwa rumput laut dikeluarkan dari kelompok tumbuhan organik menjadi anorganik karena rekayasa genetika. "Kita harus bisa mempertahankan karena pasarnya masih banyak," ucapnya.

Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan tentunya pemerintah daerah harus bisa menjadikan contoh bahwa icon rumput laut sebagai salah satu alternatif pangan dari kelautan dan pesisir karena banyak manfaat yang didapat dari nutrisi rumput laut yaitu vitamin K, B12 dan lain sebagainya. 

"Hal ini harus tetap dipertahankan agar kedepannya kebijaksanaan dan strategi budidaya rumput laut dapat dimanfaatkan secara benar," ujarnya.

"Tantangan di Indonesia yaitu permasalahan ketergantungan beras sebagai bahan makanan pokok yang sangat tinggi. Padahal di wilayah timur Indonesia merupakan gudang hasil perikanan, rumput laut, pertanian dan kelautan mempunyai potensi yang sangat luar biasa," kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Kasum TNI menyampaikan ada lima pilar kebijakan maritim pemerintah yaitu budaya maritime, sumber daya laut, infrastruktur dan konektivitas maritime, diplomasi maritime dan pertahanan maritime. "Saya harapkan agar langkah-langkah pengelolaan sumber daya maritime yang sudah digaungkan dan dilaksanakan oleh pemerintah bisa ditindaklanjuti di lapangan, tentunya harus ada sinergi yang terkait erat dengan seluruh stakeholder di pusat maupun di daerah," pungkasnya.

Editor: Dian

T#g:Kasum TNIPanganRumput laut
Berita Terkait
  • Senin, 18 Sep 2017 19:28

    Panglima TNI: Generasi Muda FKPPI Agen Perubahan yang Tangguh

    Generasi Muda FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri) yang lahir dari darah daging TNI dan Polri harus berperan sebagai agen perubahan (agent of change) yang tanggu

  • Sabtu, 16 Sep 2017 22:16

    Kasum TNI Ikuti Konferensi CHODs di Kanada

    Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, beberapa waktu lalu mengikuti Konferensi Chiefs of Defense (CHODs)/Pang

  • Jumat, 01 Sep 2017 11:51

    Kasum TNI Sholat Idul Adha 1438 H di Mabes TNI

    Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., bersama para Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus TNI serta ribuan masyarakat, melaksanakan Sholat Idul Adha 1438 H di Plaza Mabes TNI Cilangk

  • Kamis, 31 Agu 2017 22:31

    Launching Kartu Tani (KARTANI) di Pasuruan

    Komandan Kodim 0819/Pasuruan bersama Forkopimda Pasuruan serta Kepala BNI Kota Pasuruan mengikuti kegiatan penyerahan secara simbolis Kartu Tani (Kartani) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada warga Pu

  • Selasa, 22 Agu 2017 10:12

    Jaga Persatuan dan Kesatuan Dilandasi Semangat Bhinneka Tunggal Ika

    Salah satu upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat Bhinneka Tinggal Ika perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan untuk mengajarkan etika dan moral ber

  • Minggu, 20 Agu 2017 07:50

    Mahasiswa Harus Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

    Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mengatakan bahwa para mahasiswa harus memperkuat Wawasan Kebangsaan dan meningkatkan kesadaran Bela Negara serta mengembangkan kemampuan diri

  • Sabtu, 22 Jul 2017 18:32

    Kasum TNI : Land Economics Focus menjadi Maritim Economic Focus

    Dengan dideklarasikannya Indonesia sebagai Poros Maritime Dunia oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 East Asia Summit (EAS) tanggal 13 November 2014 di Nay Pyi Ta

  • Kamis, 20 Jul 2017 09:20

    Kasum TNI: Ketahanan Pangan Kelautan Dukung Kebijakan Poros Maritim

    Ketahanan pangan kelautan mendukung kebijakan poros Maritim Indonesia, seiring dengan perkembangan strategis yang sangat cepat dan dinamis dengan adanya fenomena kekinian, dimana pertumbuhan penduduk

  • Kamis, 05 Jan 2017 20:53

    Panglima TNI : Indonesia Ciptakan Swasembada Pangan Demi Ketahanan Nasional

    Bangsa Indonesia diuntungkan sebagai negara agraris yang berada di garis ekuator, karena memiliki potensi melimpah dan didukung dengan kondisi geografis baik di bidang pertanian, perkebunan, perikanan

  • Selasa, 27 Okt 2015 08:30

    Panen Raya Padi di Areal Persawahan Torowa Nias Utara

    Bupati Nias Utara Drs. Edward Zega, B.Sc, MM., memimpin panen raya Padi di areal persawahan Torowa Desa Lasara Sawo, Kecamatan Sawo, Kamis (22/10).Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nias Utara berterim

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak