Jumat, 18 Agu 2017 02:09
Iklan Kota1
  • Home
  • Ragam
  • Sudah Saatnya Bangsa Indonesia Kelola Budidaya Rumput Laut

Kasum TNI :

Sudah Saatnya Bangsa Indonesia Kelola Budidaya Rumput Laut

Makassar (utamanews.com)
Oleh: Rls
Sabtu, 05 Agu 2017 13:05
Dibaca: 150 kali
Puspen TNI
Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan

Sudah saatnya bangsa Indonesia mengelola budidaya rumput laut yang merupakan salah satu potensi laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang 60% tinggal di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil.  

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. didampingi Komandan Lantamal VI Laksma TNI Yusup, S.E., M.M., saat memberi pembekalan kepada peserta Pelatihan Budidaya Rumput Laut (Rula) dari Hulu ke Hilir Ster TNI TA. 2017, bertempat di Gedung Sultan Hasanuddin Mako Lantamal VI/Makasar TNI Angkatan Laut, Jl. Yos Sudarso No. 308, Tamalabba, Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (4/8/2017).

Kasum TNI mengatakan bahwa saat ini potensi laut Indonesia masih belum dikelola secara maksimal karena hanya terfokus pada ikan. Padahal Indonesia masih mempunyai rumput laut yang bisa dioptimalkan sebagai salah satu alternatif pangan, namun pengelolaannya masih secara tradisional dengan biaya pengelolaan yang tinggi dan minimnya penggunaan sarana teknologi serta terbatasnya sistem pasok logistik.

Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan bahwa rumput laut sebagai tumbuhan organik harus tetap dipertahankan, walaupun PBB akan membuat aturan bahwa rumput laut dikeluarkan dari kelompok tumbuhan organik menjadi anorganik karena rekayasa genetika. "Kita harus bisa mempertahankan karena pasarnya masih banyak," ucapnya.

Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan tentunya pemerintah daerah harus bisa menjadikan contoh bahwa icon rumput laut sebagai salah satu alternatif pangan dari kelautan dan pesisir karena banyak manfaat yang didapat dari nutrisi rumput laut yaitu vitamin K, B12 dan lain sebagainya. 

"Hal ini harus tetap dipertahankan agar kedepannya kebijaksanaan dan strategi budidaya rumput laut dapat dimanfaatkan secara benar," ujarnya.

"Tantangan di Indonesia yaitu permasalahan ketergantungan beras sebagai bahan makanan pokok yang sangat tinggi. Padahal di wilayah timur Indonesia merupakan gudang hasil perikanan, rumput laut, pertanian dan kelautan mempunyai potensi yang sangat luar biasa," kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Kasum TNI menyampaikan ada lima pilar kebijakan maritim pemerintah yaitu budaya maritime, sumber daya laut, infrastruktur dan konektivitas maritime, diplomasi maritime dan pertahanan maritime. "Saya harapkan agar langkah-langkah pengelolaan sumber daya maritime yang sudah digaungkan dan dilaksanakan oleh pemerintah bisa ditindaklanjuti di lapangan, tentunya harus ada sinergi yang terkait erat dengan seluruh stakeholder di pusat maupun di daerah," pungkasnya.

Editor: Dian

T#g:Kasum TNIPanganRumput laut
Berita Terkait
  • Sabtu, 22 Jul 2017 18:32

    Kasum TNI : Land Economics Focus menjadi Maritim Economic Focus

    Dengan dideklarasikannya Indonesia sebagai Poros Maritime Dunia oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 East Asia Summit (EAS) tanggal 13 November 2014 di Nay Pyi Ta

  • Kamis, 20 Jul 2017 09:20

    Kasum TNI: Ketahanan Pangan Kelautan Dukung Kebijakan Poros Maritim

    Ketahanan pangan kelautan mendukung kebijakan poros Maritim Indonesia, seiring dengan perkembangan strategis yang sangat cepat dan dinamis dengan adanya fenomena kekinian, dimana pertumbuhan penduduk

  • Rabu, 22 Mar 2017 17:38

    Kasum TNI Pimpin Pertemuan ke-19 TSASM di Singapura

    Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. memimpin delegasi TNI pada forum pertemuan ke-19 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM), yang dilaksanakan selama dua hari mu

  • Selasa, 21 Mar 2017 14:34

    Sosialisasi Pembinaan Hanpangan Di Makorem 083/Baladhika Jaya

    Pangan merupakan komoditas penting dan strategis bagi sebuah bangsa termasuk Indonesia, karena merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat. Karenanya, par

  • Kamis, 05 Jan 2017 20:53

    Panglima TNI : Indonesia Ciptakan Swasembada Pangan Demi Ketahanan Nasional

    Bangsa Indonesia diuntungkan sebagai negara agraris yang berada di garis ekuator, karena memiliki potensi melimpah dan didukung dengan kondisi geografis baik di bidang pertanian, perkebunan, perikanan

  • Selasa, 27 Okt 2015 08:30

    Panen Raya Padi di Areal Persawahan Torowa Nias Utara

    Bupati Nias Utara Drs. Edward Zega, B.Sc, MM., memimpin panen raya Padi di areal persawahan Torowa Desa Lasara Sawo, Kecamatan Sawo, Kamis (22/10).Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nias Utara berterim

  • Jumat, 05 Jun 2015 06:40

    Bupati Tebo & Danrem ikuti Panen Padi Raya di Desa Teluk Rendah Ilir

    MUARATEBO, (utamanews.com) - Bupati Tebo H. Sukandar, S. Kom. M. Si, melakukan panen padi raya di desa Teluk Rendah Ilir Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Kamis (04/6) kemarin. Panen raya diat

  • Rabu, 03 Jun 2015 07:40

    SMPN 38 Medan Marelan Tanam Sayuran Metode Hidroponik di Sekolah

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengapresiasi terobosan yang telah dilakukan SMP Negeri 38 Medan, jalan Marelan VII, kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan yang telah menghadirkan tanama

  • Minggu, 15 Feb 2015 07:35

    Presiden akan rancang pembelian gabah langsung dari petani

    Pemerintah sedang merancang sistem pembelian gabah langsung dari petani dengan harga yang lebih tinggi. "Ke depan kita rancang pembelian harga gabah langsung dari petani yang kita naikkan," kata Presi

  • Jumat, 13 Feb 2015 21:03

    Jenderal Moeldoko: Kondisi petani di pedesaan saat ini seperti museum

    TNI memiliki kepentingan yang sangat tinggi terhadap swasembada pangan, hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko pada saat menjadi salah satu panelis dalam Jakarta Food Security Summ

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak