Kamis, 18 Jan 2018 03:19
  • Home
  • Ragam
  • Sinergikan Keamanan Laut, Bakamla RI Adakan Sosialisasi di SPKKL Kupang

Sinergikan Keamanan Laut, Bakamla RI Adakan Sosialisasi di SPKKL Kupang

NTT (utamanews.com)
Oleh: Rls
Minggu, 30 Jul 2017 03:10
Dibaca: 351 kali
Humas Bakamla
Sosialisasi Potensi Keamanan Laut III Wilayah Timur
Dalam rangka mengoptimalkan sinergi antara Bakamla RI dengan instansi mitra maritim terkait, nelayan, serta masyarakat pesisir dan perbatasan, Bakamla RI melalui Subdit Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut dipimpin Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H. mengadakan Sosialisasi Potensi Keamanan Laut III Wilayah Timur, di SPKKL Kupang, Provinsi NTT, beberapa hari lalu.

Di depan puluhan nelayan/masyarakat pesisir setempat serta undangan antara lain dari perwakilan Lantamal Kupang, Polair NTT, Dinas Perhubungan Kota kupang, Dinas KKP Kupang, dan HNSI, Kombes Pol. Suharwiyono menjelaskan tentang Bakamla RI serta tugas, fungsi dan struktur organisasinya. 

Menurutnya, sangat penting mengoptimalkan sinergitas antara Bakamla RI dengan semua pihak terkait keamanan laut. Melalui sosialisasi ini aparat yang memiliki kewenangan di laut dapat saling memberikan pencerahan dan pemahaman mengenai potensi-potensi keamanan laut.

Menyambung keterangannya, bahwa Bakamla RI memfasilitasi melalui kegiatan ini sehingga dapat menjadi media yang efektif untuk bertukar pikiran, pengalaman, saran dan pendapat. 

Dengan demikian terjalin koordinasi yang semakin baik dan solid diantara kita guna mengatasi serta memecahkan persoalan dan kendala yang mungkin terjadi di lapangan serta sharing information antara masyarakat pesisir/nelayan dengan aparat pemerintah yang memiliki kewenangan di laut, jelasnya lebih lanjut.

Pada akhirnya diharapkan dapat tercipta kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak untuk menjaga keamanan laut dalam upaya mendukung penengakan hukum di laut, pungkasnya.

Menyambung sesi berikutnya, Kasi potensi keamanan Laut Anton Hilman.,S.H, M.H juga berkesempatan menyampaikan tentang sejarah serta hukum laut internasional.  Dijelaskannya, bahwa Indonesia sudah meratifikasi UNCLOS 1982 melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan UNCLOS, sehingga Indonesia harus mentaati peraturan tersebut. Artinya, bangsa dan negara indonesia berkewajiban untuk menjaga dan memelihara keamanan laut. Oleh karena itu, kegiatan ini diadakan dengan tema "Sosialisasi Potensi Keamanan Laut Guna Penguatan Potensi Maritim Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan laut".

Kegiatan sosialisasi yang diadakan pada Kamis (27/7) di halaman gedung SPKKL Kupang Bakamla RI ini diawali koordinasi dan silaturahmi dipimpin Kombes Pol Suharwiyono ke berbagai instansi terkait antara lain ke Kantor Walikota Kupang diterima oleh Assisten I kota kupang Josep Rarabeka. Selanjutnya kunjungan Ke Lantamal VII Kupang diterima Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar)Dedi Suhendar dan terakhir kunjungan ke Polair Polda NTT dterima oleh AKBP I Ketut Gede. Ikut serta dalam rombongan yaitu Kasi Potensi Keamanan Laut Anton Hilman Fatoni, S.H., M.H. dan Kepala SPKKL Kupang Rudi Purnomo, S.Kom., M.si.  

Editor: Dian

T#g:BakamlaNTT
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jan 2018 10:37

    Bakamla RI Formulasikan Rencana Operasi Tahun 2018

    Dalam rangka mensinergikan pola dan strategi operasi di instansi keamanan dan keselamatan laut, Direktorat Operasi Laut mengundang 13 instansi terkait untuk duduk bersama membahas rencana operasi tahu

  • Selasa, 16 Jan 2018 09:06

    Bakamla RI Dukung Reformasi Birokrasi Kearsipan

    Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi AS, S.T., S.Sos., M.M. berharap langkah-langkah aksi yang telah direncanakan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kearsipan di lingkungan Bakamla RI da

  • Sabtu, 13 Jan 2018 08:33

    Tingkatkan Semangat Pengawasan Laut, Kepala Bakamla RI Tatap Muka Personel Daerah

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. mendorong semangat para personel daerah untuk mewujudkan cita-cita membangun pengawasan laut. Pada kesempatan tatap muka tersebut, satu persatu pa

  • Jumat, 12 Jan 2018 15:32

    Bakamla RI Jajaki Framework Kerjasama Bilateral dengan India CG

    Delegasi Indonesia dipimpin Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto melakukan kunjungan kerja The First Indonesia-India Security Dialogue (IISD-1) dan diterima Penasehat Keamanan India Ajit K. Doval

  • Rabu, 10 Jan 2018 23:55

    Bakamla RI Bersama Telkom Kembangkan Sistem Informasi Maritim Karya Anak Bangsa

    Bakamla RI didukung Telkom mengembangkan sistem karya anak bangsa untuk melakukan pemantauan dan monitoring Keamanan dan Keselamatan Laut (Kamkesla) seluruh NKRI yang disajikan melalui Bakamla Integra

  • Senin, 08 Jan 2018 10:18

    Proyek bendungan bernilai Rp720 miliar ini selesai 1 tahun lebih cepat dari kontrak

    Bendungan Raknamo di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dibangun sejak Januari 2015 yang awalnya diperkirakan selesai Januari 2019, ternyata dengan upaya percepatan, proyek ini bisa selesai 1 tahu

  • Sabtu, 30 Des 2017 12:20

    Kepala Bakamla RI Lantik Sestama dan Direktur Operasi Udara Maritim

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. melantik Sekretaris Utama (Sestama) dan Direktur Operasi Udara Maritim yang baru di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat,

  • Sabtu, 30 Des 2017 09:40

    Patroli Bakamla RI, Refleksi dan Kilas Balik Tahun 2017

    Sepanjang tahun 2017, Bakamla RI melalui Operasi Nusantara I s.d. IX, dengan melibatkan sinergi unsur dari Bakamla RI bersama TNI AL, PSDKP, Bea Cukai Polair dan Imigrasi, berhasil mengamankan dan men

  • Senin, 25 Des 2017 21:25

    Sekilas Pandang KN. Tanjung Datu Bakamla RI

    Dalam memaksimalkan tugas utama Bakamla RI yaitu melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut, Bakamla RI memproduksi patroli terbesar yang dimiliki saat ini dengan ukuran 110 meter.Sesuai denga

  • Senin, 25 Des 2017 00:15

    Bakamla RI Amankan Kapal Pengangkut 7.320 Liter Minuman Keras

    KAL Tidore I-14-11 yang tergabung dalam Operasi Patroli rutin Bakamla RI berhasil mengamankan KMN MJ yang didapati mengangkut 305 galon minuman keras (Miras) atau setara dengan 7.000 liter di Perairan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak