Rabu, 27 Sep 2017 01:01
  • Home
  • Ragam
  • Saut dan Erry Ajak Mahasiswa Tanamkan Kejujuran dan Integritas

Saut dan Erry Ajak Mahasiswa Tanamkan Kejujuran dan Integritas

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Rabu, 09 Agu 2017 20:29
Dibaca: 139 kali
Dok
Saut Situmorang dan Gubernur Sumut berfoto selfie dengan mahasiswa universitas Pelita Harapan, Rabu (9/8).

Wakil Ketua Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menghadiri Seminar Nasional Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) Medan di Kampus UPH-Lippo Plaza Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (9/8/2017).

"Hadirnya Wakil Ketua KPK RI Bapak Saut Situmorang sebagai keynote speaker dalam seminar hari ini menjadi sangat penting khususnya bagi generasi muda kita yang merupakan calon-calon pemimpin dimasa-masa mendatang. Generasi muda harus menjadi agen perubahan agar negera kita, provinsi kita lebih baik lagi di masa mendatang," ucap Gubsu Erry.

Erry menjelaskan, peran Perguruan Tinggi dinilai sangatlah strategis dalam pemberantasan korupsi di tanah air. Sebagai lembaga pendidikan yang diisi generasi muda, para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan di negeri ini.

Untuk itu Erry mengajak para generasi muda dapat menanamkan rasa kejujuran dan integritas. Karena dengan kejujuran dan integritas akan memberikan dampak positif bagi seseorang untuk menghilangkan sifat-sifat korupsi yang dinilai sebahagian orang telah menjadi kebiasaan.

Erry juga menyampaikan mengapresiasi atas perhatian yang tinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Hal ini ditandai dengan sejumlah rencana aksi yang telah disepakati bersama Tim Kopsurgah KPK guna mendorong pemberantasan korupsi di Sumut.

"Seperti kita ketahui Indeks Persepsi Korupsi Indonesia sekitar 37, jauh di bawah negara-negara tetangga kita, khususnya Singapura yang sudah mencapai 80. Rendahnya indeks persepsi korupsi ini terjadi karena memang pemerintahan dan pelayanan publik kita belum maksimal dan perlu dirubah sistemnya. Makanya kita mendorong segala bentuk pelayanan publik dengan berbasis online agar lebih efektif dan transparan untuk mencegah terjadinya tatap muka yang berpotensi terjadinya KKN," terang Erry lagi.

Lanjut Erry, lewat pendampingan KPK RI telah dilahirkan sembilan rencana aksi pemberantasan korupsi. Salah satu aksi yang dilakukan melalui bidang pendidikan yakni penerimaan perserta didik baru (PPDB) tingkat SMA sederajat yang kini menjadi kewenangan Provinsi. Meskipun masih memiliki sejumlah kekurangan namun Erry mengaku PPDB online telah memangkas praktek KKN yang selama ini terjadi saat PPDB setiap tahunnya.

"Memang kita akui banyak tekanan dari sejumlah pihak terkait penerapan sistem ini. Tapi tidak sedikit pula orangtua murid yang mengaku senang karena anaknya diterima di sekolah favorit meskipun mereka tidak memiliki uang, backing atau orang kuat yang mengurusnya. Para kepala sekolah juga banyak yang mengaku senang karena selama ini mereka mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu untuk pengurus PPDB ini,"ujar Erry sembari mengatakan bahwa segala pelayanan publik di Pemprov Sumut telah mengarah ke sistem online.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Saut Situmorang kembali menekankan perlunya intergritas di dalam diri seseorang. Persoalan yang dihadapi bangsa sebelum reformasi tahun 1998 dan juga kini adalah persoalan integritas yang bermuara kepada peningkatan daya saing dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Sejak sebelum reformasi dulu sudah ada UU maupun lembaga yang berwenang untuk korupsi ini. Bukan karena dulu tidak ada UUnya atau Presiden serta DPRnya tidak memiliki visi pemberantasan korupsi tapi karena persoalan integritas. Integritas tidak hanya kita tidak korupsi tetapi juga bagaimana kita meningkatkan daya saing. Integritas itu sesuatu yang tidak pernah berubah dari waktu kewaktu karena di dalamnya ada "Tuhan". Tentu kita akan takut melakukan hal yang dilarang jika menyadari kalau Tuhan itu tahu,"ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Saut juga mengharapkan para generasi muda dan para mahasiswa untuk menanamkan integritas. Karena kelak di tangan para generasi mudalah nasib bangsa ini berada.

"Saya tidak setuju korupsi itu menjadi budaya. Karena budaya itu tentulah hal yang positif dan harus kita jaga. Lakukanlah hal-hal kecil untuk mencegah terjadinya korupsi. Karena dari yang kecil ini biasanya menjadi kebiasaan untuk melakukan hal yang besar. Mari bergabung dengan KPK,"ujar Saut.

Sebelumnya Presiden Yayasan Universitas Pelita Harapan (UPH) DR Jonthan L Parapak mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Gubernur Sumut Erry Nuradi dalam seminar nasional yang dilaksanakan pihaknya.

"Mudah-mudah masukan yang diberikan Wakil Ketua KPK dan Gubsu akan menjadi motivasi dan komitmen bagi kita untuk hidup dengan integritas. Hidup tanpa korupsi," ujarnya.

Editor: Sam

T#g:kpkSaut Situmorang
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Sep 2017 04:54

    Diduga terlibat suap proyek, KPK OTT Bupati Batubara, Sumut

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 7 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, Rabu (13/9/2017).Informasi diperoleh menyebutkan, KPK melakukan

  • Senin, 11 Sep 2017 15:41

    Masyarakat Tagih Janji Pimpinan KPK Tuntaskan Suap DPRD Sumut

    Pernyataan Wakil Pimpinan Komisi Pemberantasan​ Korupsi (KPK), Saut Situmorang yang menyebut kasus suap dan Bantuan Sosial (Bansos) yang menimpa DPRD Sumut memberi harapan baru kepada masyarakat

  • Jumat, 08 Sep 2017 22:18

    Pemprov & DPRD Sumut Sepakat Waspadai Gratifikasi

    Pemerintah Provinsi bersama DPRD Sumut sepakat untuk tidak melakukan korupsi, terutama dengan mewaspadai berbagai bentuk gratifikasi.

  • Jumat, 08 Sep 2017 17:28

    Masyarakat Sumut Peduli Keadilan Sambut Informasi Saut Situmorang KPK

    Pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang bahwa kasus korupsi DPRD Sumut tidak dihentikan, beriringan dengan tuntutan Masyarakat Sumut Peduli Keadilan (MSPK).Dofu Gaho

  • Jumat, 08 Sep 2017 05:17

    Di Hadapan KPK, Wagubsu: Pemprovsu Membuka Diri Terhadap Kritik Media

    Wakil Gubsu, Dr. Nurhajizah Marpaung mengatakan kalau Pemprovsu membuka diri terhadap kritik dari media yang tujuannya untuk membangun Sumut lebih baik lagi.

  • Rabu, 06 Sep 2017 15:06

    Bobby PMII: KPK Harus Usut Evi Diana

    Tuntutan GMKI Sumut pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntaskan kasus suap anggota dan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan anggota DPRD Sumut 2014-2019 disahuti oleh Bobby Ni

  • Rabu, 06 Sep 2017 14:26

    GMKI minta KPK tuntaskan kasus suap DPRD Sumut

    Korwil PP GMKI Sumut-NAD, Swangro Lumbanbatu menegaskan bahwa GMKI menolak dengan tegas upaya-upaya DPR RI untuk memangkas kewenangan KPK.

  • Kamis, 31 Agu 2017 01:20

    Terlalu, berita di media online soal Walikota Dzulmi Eldin tersangka, ternyata hoax

    Sejak Selasa malam, (29/8), sejumlah media online dari Medan menyebar informasi bahwa Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin tersangka kasus dugaan korupsi perizinan dan gratifikasi proyek Podomoro City Deli

  • Rabu, 30 Agu 2017 02:30

    POM TNI Dampingi Tim Ahli KPK Cek Fisik Helikopter AW-101

    Polisi Militer (POM) TNI mendampingi Tim Ahli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan secara fisik Helikopter Augusta Westland (AW)-101 di Skadron Teknik (Skatek) 021 Lanud Halim Perd

  • Jumat, 11 Agu 2017 23:21

    Basaria Panjaitan: Koruptor kita miskinkan

    Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menyatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti dan istri dengan pasal korupsi dan juga menyertakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak