Sabtu, 21 Okt 2017 10:17
  • Home
  • Ragam
  • Pos Penjagaan Polisi di Jakarta Utara Diserang OTK

Pos Penjagaan Polisi di Jakarta Utara Diserang OTK

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian
Senin, 03 Jul 2017 23:43
Dibaca: 228 kali
Humas Polres Metro Jakarta Utara
Petugas melumpuhkan teroris dengan tangan kosong
Di tengah keramaian masyarakat yang berurusan, dua orang tidak dikenal melakukan penyerangan kepada anggota polisi yang sedang jaga di pos penjagaan halaman Mapolres Metro Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Senin (3/7/2017).

Informasi dihimpun, kejadian itu bermula sekitar pukul 12.30 WIB, terdapat 2 orang tak dikenal masuk di halaman Mapolres. Petugas jaga kemudian melakukan pemeriksaan dengan menanyakan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke Polres.

Dua orang tersebut menjawab bahwa maksud dan tujuan mereka untuk mencari dan menemui rekanya yang sudah dua hari tidak kembali. Setelah itu, secara tiba tiba salah satu orang yang tidak dikenal tersebut melakukan penyerangan secara tiba-tiba dengan mengeluarkan pisau dan menyerang petugas piket jaga dan hendak melukai petugas yang melakukan pembuatan laporan.

Saat melakukan penyerangan itu, pelaku sambil berteriak "Thogut Thogut Thogut" dengan nada provokasi kepada umum.

Petugas jaga yang siap siaga berhasil menepis dan melumpuhkan orang tidak dikenal tersebut dengan tangan kosong, petugas jaga yang lain dengan sigap menggunakan senjata api mengarahkan senjata api ke orang tidak dikenal itu. Dan kepada pelaku yang satunya lagi diberikan peringatan yang kemudian para pelaku langsung menyerah.

Melihat situasi tersebut petugas jaga merespon dengan membunyikan alarm untuk kesiagaan anggota yang berada di Mako sehingga anggota standby berkumpul di depan jaga tahanan dan untuk petugas Provost dengan segera mengamankan lokasi dengan menutup pintu gerbang Markas.

Dalam kejadian itu untuk korban jiwa nihil, 2 dua orang yang diduga pelaku atau orang tidak dikenal berhasil diamankan dengan kondisi sehat dan dapat dilumpuhkan dengan dilakukan pemborgolan dan tetap dalam kondisi atau keadaan sehat.

Atas tindakan kepolisian yang telah melumpuhkan dan mengamankan kedua orang itu, dengan membunyikan alarm tanda bahaya, menutup gerbang Mako Mapolres dan operator melaporkan kejadian seketika kepada pimpinan, berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti berupa pisau, tas ransel, Hp, sepeda motor, jaket dan identitas.

Kejadian di atas adalah sebuah simulasi yang digelar oleh Polres Metro Jakarta Utara dalam menanggulangi aksi terorisme dan kesiap-siagaan anggota piket jaga dalam mengamankan Markas Komando.

Editor: Budi

T#g:simulasiTeror
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Okt 2017 20:39

    Tiga Tersangka Penyerangan Pos Penjagaan Mapolda Sumut Tiba di Bandara Kuala Namu

    Tiga tersangka penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda Sumatera Utara pada Minggu (28/6/2017) masing-masing Syawaluddin Pakpahan (43), Firmansyah Putra Yudi (32) dan Boboy (17), tiba di Bandara Kuala Nam

  • Kamis, 24 Agu 2017 06:34

    Sumut Kategori Tinggi Bencana, Gubsu Erry minta Pemkab dan Pemko buat terobosan konkrit

    Dengan menggunakan helikopter, tim Basarnas Sumut sukses menyelamatkan seorang nelayan yang tenggelam akibat diterpa anging kencang di Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Rabu (23/8/2017).

  • Sabtu, 19 Agu 2017 09:09

    Pengajar di Pesantren ini lampiaskan kebencian pada NKRI dengan membakar Merah Putih

    Aparat Kepolisian dari Polres Bogor, Jawa Barat, mengamankan seorang pria berinisial MS, 25 tahun, karena melakukan pembakaran umbul-umbul merah putih HUT Kemerdekaan RI ke-72, di Kecamatan Tamansari, Kamis (17/8/2017).

  • Sabtu, 12 Agu 2017 21:52

    Polsek Lubuk Pakam Lakukan Simulasi Pilkada Serentak

    Personil Polsek Lubuk Pakam melaksanakan latihan simulasi Sistem Pengamanan Mako (Sispamko) dan Kontijensi.

  • Jumat, 11 Agu 2017 09:31

    Panglima TNI Tinjau Latihan Pasukan Khusus TNI Penanggulangan Terorisme di Anambas

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi meninjau Latihan Pasukan Khusus TNI Penangg

  • Kamis, 03 Agu 2017 15:12

    Hadapi terorisme, perlukah libatkan TNI?

    Presiden Joko Widodo melalui Menkopolhukamdan Kemenkum HAM saat ini sedang intens melakukan pembahasan terkait revisi RUU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan DPR-RI.

  • Rabu, 02 Agu 2017 15:51

    TNI dan Ulama waspadai Sel-sel tidur teroris

    Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia ini, peran Ulama dalam upaya merebut hingga mempertahankan Kemerdekaan tidak bisa dihilangkan dalam catatan sejarah Kemerdekaan Indonesia. Hal ini terbukti, I

  • Minggu, 30 Jul 2017 18:00

    Policy to block access Telegram : Efforts to tackle radical and terrorist propaganda

    Indonesia on Friday (14/7) blocked access to the encrypted messaging service Telegram, citing concerns that it was being used to spread "radical and terrorist propaganda" in the world's largest M

  • Rabu, 26 Jul 2017 13:16

    Buya Syafii: Rongsokan peradaban Arab justru 'dibeli' di sini

    Radikalisme dan terorisme merupakan ancaman bagi Pancasila. Demikian dikatakan oleh Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif.

  • Sabtu, 22 Jul 2017 04:12

    Perang melawan teroris harus "all out"

    Kita sebagai bangsa sudah sepakat dan sepaham bahwa ancaman terorisme dan radikalisme menjadi musuh utama bagi eksistensi bangsa ini ke depan, bahkan ancaman terorisme juga sudah disepakati secara glo

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak