Senin, 19 Feb 2018 07:17

Petani di Sosa Mamuro Padi Gogo

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Senin, 22 Jan 2018 14:42
Dibaca: 59 kali
Maulana Syafii
Petani sedang melakukan kegiatan Mamuro, istilahnya menghalau burung dari tanaman padi gogo menjelang musim panen tiba.

Sejumlah petani padi gogo atau padi darat di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), saat ini sedang melakukan kegiatan Mamuro, istilahnya menghalau burung dari tanaman padi gogo menjelang musim panen tiba. 

Kepada wartawan, Sabtu (20/1/2018), Pangolu Hasibuan bersama isterinya Salam Nasution, warga Desa Ujung Batu, terlihat sedang melakukan kegiatan Mamuro di lahan padi gogo yang dikelolanya seluas sekitar 2 hektare.

"Saat ini usia tanam padi gogo sudah sekitar 4 bulan. Diperkirakan pada usia tanam 5 bulan, padi gogo kami sudah bisa dipanen. Makanya harus kami jaga dari hama burung biar gak dimakan padinya," sebut Pangolu.

Dikatakan Pangolu, jenis benih padi yang digunakannya ini, jenis benih padi darat "Hauma", yang biasa dipakai masyarakat setempat. Biasanya dalam perhektar lahan padi yang ditanam, produksi padi yang dihasilkan mencapai 140 sampai 200 kaleng. Satu kaleng beratnya berkisar 10 kilogram gabah padi kering. 

"Kami perkirakan dari luas 2 hektare padi gogo ini, hasil panennya bisa mencapai sebanyak 280 hingga 400 kaleng. Atau sekitar 2,8 hingga 4 ton. Padinya nanti, untuk keperluan makan di rumah dan sebagian dijual," jelasnya. 

Dengan hasil panen padi gogo sebanyak 2,8 hingga 4 ton tersebut, lanjutnya, setengah dari hasil panen padi dijual dan setengan bisa untuk keperluan konsumsi beras rumah tangganya selama sekitar  5 sampai 6 bulan. 

"Saat ini, harga beras memang lagi mahal. Kami biasanya menjual padi hasil panen seharga Rp 6.000-Rp 7.000 sekilo. Kalau sudah jadi beras, harganya mencapai Rp 16.000 hingga Rp 17.000 perkilo," jelasnya.

Selain bertanam padi gogo, pasutri petani ini juga bertanam cabai dan sayur mayur lainnya. "Sambil menunggu hasil panen padi, tanaman yang lain, seperti capai, bayam, terong, tomat dan sayur mayur lainnya sudah panen," terangnya. 

Hasil panen sayur mayur tersebut, tambahnya, juga sebagian dijual ke masyarakat desa dengan harga keluarga yang lebih murah dari harga di pasaran dan sebagian lagi untuk kebutuhan rumah tangganya. 

Diakui petani padi gogo ini, dengan rutinnya melakukan kegiatan pertanaman padi gogo di lahan tersebut, petani di sini tidak begitu merasakan dampak mahalnya harga beras di pasaran.

Editor: Tommy

T#g:padi
Berita Terkait
  • Selasa, 13 Feb 2018 13:53

    SPI Palas Lestarikan Budaya Marsialapari

    Sejumlah petani pertanian tanaman pangan dan holtiktura, anggota Dewan Pengurus Cabang Serikat Petani Indonesia (DPC SPI) Kabupaten Padang Lawas (Palas), sampai saat ini masih menggiatkan dan melestar

  • Selasa, 13 Feb 2018 09:53

    Ini Alasan Kenapa Kalian Tidak Perlu Terpancing Dengan Kenaikan Harga Beras

    Perekonomian di negara kita saat ini sedang tumbuh dan optimis untuk terus mengalami kenaikan.

  • Senin, 12 Feb 2018 17:52

    Produksi Padi Gogo Petani di Sosa 2,5 Ton/Ha

    Hasil produksi pertanaman padi gogo atau padi darat sejumlah petani yang tersebar di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), pada musim panen periode Februari 2018 tercatat maksimal sebanyak 2,

  • Jumat, 02 Feb 2018 19:02

    Petani Padi Gogo di Sosa Butuh Perhatian Pemerintah

    Sejumlah petani padi gogo atau padi darat yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), terlihat mulai manggotil atau memotong batang padi gogo yang sudah menguning

  • Rabu, 24 Jan 2018 20:14

    Terserang Blash, Produksi Padi Sawah Gapoktan Jaya Muda Diprediksi Turun

    Sejak dua minggu terakhir, lahan padi sawah yang dikelola oleh gabungan kelompok tani (Gapoktan) Jaya Muda, Desa Pasir Jae, Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas) terserang penyakit blash, atau

  • Rabu, 17 Jan 2018 03:27

    Babinsa Wonojati, PPL & Pok Tani Tanam Bunga Refugia

    Penanaman tanaman refugia pada tanaman padi diusahakan sesaat pembuatan galeng selesai, sehingga pada saat tanaman refugia berbunga, padi sudah mulai tumbuh sehingga dapat terhindar dari hama tanaman.

  • Selasa, 22 Agu 2017 08:22

    Babinsa dan PPL Dampingi Pok Tani Makmur Tanam Padi pakai Transplanter

    Tugas Pendampingan Babinsa bersama PPL merupakan bagian dari Upaya Khusus (Upsus) Program Ketahanan Pangan yang merupakan MoU Menteri Pertanian dengan Kepala Staf Angkatan Darat guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan secara nasional.

  • Sabtu, 29 Jul 2017 20:29

    Koramil 0819/22 Purwodadi Laksanakan Pendampingan Tingkatkan Produksi Padi

    Danramil 0819/22 Purwodadi Kapten Arh Joni Effendi berserta babinsa, Ketua Poktan Tunas Sari dan anggota, PPL, Ketua BPD menghadiri pertemuan Poktan Tunas Sari desa Gerbo Kec. Purwodadi, di balai desa Gerbo, Pasuruan, Sabtu (29/7).

  • Selasa, 18 Jul 2017 12:08

    Gubernur Gulirkan Bantuan Ke Padang Lawas

    Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi ke Padang Lawas dimanfaatkannya untuk mendorong keberhasilan program swasembada pangan berkelanjutan khususnya tanaman pangan, petern

  • Rabu, 12 Jul 2017 23:02

    Danramil 0824/14 Dampingi Pok Tani Pada Pelatihan Pembuatan Obat Pembasmi Jamur Padi

    Danramil 0824/14 Panti Kapten Inf Agus Harijanto bersama Babinsa dan PPL Bu Yani S, Bu Umi dan Bu Tri Pamungkas melaksanakan pertemuan dengan Kelompok Tani Randu-1 Desa Serut Kec Panti Kab Jember, Rabu pagi (12/7).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak