Senin, 26 Feb 2018 04:15
  • Home
  • Ragam
  • Panglima TNI : Doa Bersama Anak Bangsa Untuk Indonesia Yang Lebih Kasih Sayang

Panglima TNI : Doa Bersama Anak Bangsa Untuk Indonesia Yang Lebih Kasih Sayang

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 18 Agu 2017 07:08
Dibaca: 189 kali
Puspen TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Doa Bersama 171717 dan Muroja'ah

Doa Bersama Anak Bangsa yang dilaksanakan secara serentak pada 171717 (Tanggal 17 Agustus Pukul 17.00 Tahun 2017) di seluruh penjuru tanah air, adalah guna meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan semangat untuk Indonesia yang lebih kasih sayang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Doa Bersama 171717 dan Muroja'ah yang diikuti oleh 8500 orang, terdiri dari Prajurit dan PNS TNI serta masyarakat umum, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (17/8/2017).

Panglima TNI mengatakan bahwa melalui doa tulus ikhlas, apapun agama yang kita anut, kita bersama memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa untuk terwujudnya Indonesia yang lebih kasih sayang, karena rahmat Tuhan yang tiada tara dan terus mengalir ke semua umat-Nya, merupakan rahmat, rahman dan rahim kepada segenap hamba-Nya. 

"Kita berdoa memohon untuk selalu dianugerahi kekuatan, kesabaran, ketekunan dan kasih sayang guna mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, berkepribadian serta adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menuturkan bahwa dengan Indonesia yang lebih kasih sayang dalam keberagaman, semakin saling mengasihi dan menyayangi dalam ikatan yang sangat baik  akan menjadi landasan yang kokoh sekaligus menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan di antara seluruh warga bangsa Indonesia.

"Persatuan dan kesatuan dalam keberagaman merupakan sesuatu yang sangat indah dan kaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa memaknai kemerdekaan yang telah kita nikmati bersama selama 72 tahun hingga hari ini, selayaknyalah kita bersyukur. Bukan hanya karena telah dikaruniai kemerdekaan, tetapi juga karena kita dilahirkan sebagai bangsa patriot petarung dan sekaligus sebagai bangsa pemenang. "Atas karunia inilah kita bersyukur, sekalipun kemerdekaan itu harus dicapai melalui perjuangan darah dan nyawa segenap anak bangsa," ucapnya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, melalui perjuangan anak bangsa yang percaya kepada kemampuan sendiri dengan senjata apa adanya, seraya menggelorakan semangat gotong royong, sehingga memunculkan energi sosial yang mengobarkan tekad merdeka atau mati. 

"Energi sosial tersebut bisa muncul karena mobilisasi kekuatan umat, santri, dan pemuda serta segenap komponen bangsa oleh para Tokoh Agama, Ulama, Kyai, Habaib, Pendeta, Pastor, Pinandita, Biksu dan Tokoh Nasionalis," ungkapnya.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia direbut atas dorongan keinginan luhur segenap bangsa Indonesia, disertai pengorbanan harta, jiwa dan raga para Syuhada Pahlawan Kusuma Bangsa, karenanya kita juga wajib mendoakan agar Allah melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah rela berkorban demi Ibu Pertiwi, berjasa besar dalam meneguhkan kedaulatan negeri.

"Sebagai generasi penerus penikmat kemerdekaan, marilah sama-sama memohon kepada Allah yang maha pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan, pandai merawat kemerdekaan, diberikan kekuatan untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjaga Pancasila, merawat dan memperkokoh ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, serta menggelorakan tradisi semangat gotong royong," pungkas Panglima TNI.

Di hadapan awak media, Panglima TNI mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 yang dilaksanakan di Istana Merdeka, dimana para undangan menggunakan pakaian adat, itu luar biasa. "Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat lengkap dan unik, betapa kayanya budaya Indonesia," katanya.

Melalui HUT Kemerdekaan RI, Panglima TNI mengingatkan bahwa para pejuang telah berjuang mati-matian mengorbankan tenaga, pikiran, keringat, darah dan air mata bahkan nyawa. Para pejuang Syuhada Kusuma Bangsa menyadari bahwa kemerdekaan ini adalah Rahmat dari Allah SWT dan kemerdekaan diraih melalui perjuangan anak bangsa yang percaya kepada kemampuan sendiri, sehingga memunculkan energi sosial yang mengobarkan semangat merdeka atau mati.

"Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, kita mempunyai tradisi luar biasa yaitu Gotong Royong yang harus diberdayakan. Jangan memperbesar perbedaan tetapi perbedaan itu harus menjadi kekuatan bersama, sehingga kita penuh kasih sayang dan damai, karena kita menyiapkan untuk anak cucu kita," pungkas Panglima TNI.

Doa Bersama dilaksanakan di beberapa tempat, Agama Islam di Plaza Mabes TNI dipimpin oleh Habib Nabil Fuad Al-Musawwa, Agama Kristen Protestan dipimpin Pdt. Dr. Henrite Hutabarat Lebang dan Khatolik dipimpin Pastor Rofinus Neto Wuli Pr.,S.Fhil di Gedung Serba Guna (GSG) Suharnoko Harbani Mabes TNI AU, Agama Hindu di Pura Adesaka Dharma Mabes TNI AL dipimpin oleh Pinandita I Made Yadnya, dan untuk agama Buddha di Gedung Balai Wartawan Puspen TNI Cilangkap dipimpin MPU Suhadi Sandjaya.

Editor: Dian

T#g:171717Mabes TNI
Berita Terkait
  • Sabtu, 27 Jan 2018 08:27

    Dharma Pertiwi Harus Netral Dari Kegiatan Politik Praktis

    Dharma Pertiwi dan unsur-unsurnya netral dari semua kegiatan politik praktis karena Dharma Pertiwi bukan organisasi politik atau organisasi partai politik. Jangan sampai ada pernyataan atau statemen y

  • Jumat, 12 Jan 2018 15:22

    Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, C

  • Kamis, 04 Jan 2018 18:24

    Panglima TNI Terima Ketua Dewan Pengurus KORPRI TNI

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedi Permadi dan Paban VI/Binpers PNS Spers TNI Kolonel Caj Drs. Agung Zamani menerima kunjungan Dewan Pengur

  • Selasa, 02 Jan 2018 13:42

    Panglima TNI Pimpin Apel Khusus Awal Tahun 2018

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin pelaksanaan Apel Khusus awal Tahun Baru 2018, yang diikuti oleh 2.884 Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Mabes TNI, bertempat di

  • Rabu, 27 Des 2017 18:47

    Panglima TNI: Komitmen TNI Wujudkan Manajemen Transparan dan Akuntabel

    Pengucapan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas merupakan bentuk implementasi dan komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mewujudkan manajemen yang transparan dan akuntabel.Hal tersebut

  • Jumat, 22 Des 2017 18:32

    Panglima TNI: Peran Ibu Luar Biasa, Tonggak Keberhasilan Anak

    Peran Ibu merupakan tonggak dari seluruh keberhasilan anak-anaknya. Ingat setiap anak yang dilahirkan dari ibu adalah emas dan ibu jugalah yang mempertahankan anak sampai besar tetap menjadi emas, jad

  • Jumat, 22 Des 2017 14:22

    Mabes TNI Selenggarakan Upacara Hari Ibu ke-89

    Markas Besar (Mabes) TNI menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 tahun 2017, dengan Inspektur Upacara Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI Laksma TNI Drg. Andriyani, bertempat di L

  • Kamis, 21 Des 2017 08:21

    Panglima TNI: Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Penuh Kasih Sayang

    Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW penuh dengan kasih sayang, keteladanannya banyak menginspirasi para pemimpin-pemimpin besar, seluruh kepribadian dan sifatnya merupakan cerminan yang ada dalam Al-Quran

  • Rabu, 01 Nov 2017 16:11

    412 Atlet Ikuti Kejurnas Atletik Piala Panglima TNI 2017

    Kejuaraan Nasional Atletik Piala Panglima TNI Terbuka yang diikuti 412 Atlet dari 53 Kontingen, merupakan kerja sama TNI dan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dalam mengangk

  • Selasa, 31 Okt 2017 20:51

    Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Asisten Teritorial

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin serah terima jabatan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, dari Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos., kepada Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA., bertempa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak