Minggu, 22 Okt 2017 17:01
  • Home
  • Ragam
  • Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

Semarang (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Selasa, 10 Okt 2017 06:40
Dibaca: 343 kali
Puspen TNI
Panglima TNI dan Kapolri

Dunia saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan akan berdampak pada depresi ekonomi yang akan mengakibatkan meningkatnya kejahatan, konflik dan kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dunia yang luar biasa, sementara itu energi dan pangan makin berkurang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pembekalan kepada peserta Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri dengan Tema "Polri Yang Profesional Modern Terpercaya (Promoter) Dalam Rangka Mensukseskan Pemilu 2018", di Auditorium Ghraha Cendikia Akademi Kepolisian, Semarang Jawa Tengah, Senin (9/10/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, ancaman nyata bangsa Indonesia adalah kompetisi global antar negara, salah satunya kompetisi antar manusia dalam bentuk migrasi lintas negara untuk mencari kehidupan yang lebih baik.  

"Ini menjadi suatu peringatan dan harus kita waspadai, karena Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang kaya akan sumber daya alam," katanya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. "Kedepan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Bung Karno yang mengingatkan kita tentang kekayaan alam Indonesia akan membuat iri negara-negara lain di dunia, begitu juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pada saat disumpah di Senayan dalam sambutannya mengatakan bahwa kaya akan sumber daya alam justru akan menjadi petaka.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa kita harus waspada karena sebenarnya ini yang kita hadapi sekarang di Indonesia. 

Menurutnya, Indonesia begitu kuat maka diperebutkan dengan cara proxy war dan tidak dengan senjata, akan tetapi bagaimana menggunakan orang-orang di negara ini menjadi jajahan negara lain untuk menggerogoti negara sendiri.

Di sisi lain ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa munculnya teori Hegemoni dimana berakhirnya Perang Dingin, maka kekuatan hanya satu dengan menerapkan aturan-aturan. Jadi kekuatan satu itu akan membuat semuanya diatur oleh satu kekuatan ekonomi.

"Itulah yang dibuat di Indonesia, budaya-budaya kita mulai dikikis, mereka membuat pasar modern dengan menghilangkan pasar tradisional," ungkapnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa dalam kondisi ekonomi dunia yang sulit, Presiden RI Ir. Joko Widodo atau pemerintah telah memberikan langkah yang sangat tepat dengan membuat infrastruktur, jadi semua hasil bumi kita bisa bergerak dengan murah dan cepat.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Ir. Joko Widodo yang mengatakan kekompakkan antara TNI dan Polri akan menciptakan stabilitas politik dan keamanan, tidak ada alternatif lain. "Waspada dan jangan sampai kita dijadikan alat politik, seperti yang dikatakan Presiden RI bahwa politik TNI dan Polri adalah politik Negara, karena TNI dan Polri adalah tonggak penyangganya NKRI," tandasnya.

Editor: Budi

T#g:Gatot NurmantyoPolriTito Karnavian
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Okt 2017 11:22

    Panglima TNI: Peran Perencanaan Sangat Strategis Dalam Proses Pembangunan Kekuatan TNI

    Fungsi dan tugas perencanaan umum, menempati peran yang sangat strategis dalam proses pembangunan, pengembangan kekuatan dan kemampuan serta gelar kekuatan TNI saat ini maupun ke depan. Demikian dikat

  • Jumat, 20 Okt 2017 12:30

    Gubernur & Kapolda Sumut laksanakan Vidcon dengan Kapolri

    Gubernur Sumut Ir. H. Tengku Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Agus Andrianto SH,  para Pejabat Utama Polda Sumut, Kadis Pemberda

  • Selasa, 17 Okt 2017 16:27

    Panglima TNI: TNI-Polri Tetap Solid Wujudkan Stabilitas Politik

    Soliditas TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan sekaligus harus dapat menjaga dan mewujudkan stabilitas politik demi

  • Senin, 16 Okt 2017 21:26

    Panglima TNI: Jiwa Raga TNI Untuk Kokohnya NKRI

    Jiwa raga Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diabadikan untuk tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),  menjaga keutuhan, kedaulatan  dan serta keselamatan bangsa Ind

  • Senin, 16 Okt 2017 21:16

    Panglima TNI: Jaga Kepercayaan Rakyat Sebagai Ibu Kandung TNI

    Kebersamaan TNI berjuang bersama rakyat merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan, oleh karena itu Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan rakyat sebagai ibu kandung TNI.

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:04

    Panglima TNI Terima Kunjungan Menhan Vietnam

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Vietnam Y. M. General Ngo Xuan Lich beserta rombongan, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:13

    Panglima TNI Hadiri Launching TAP Indomalphi di Malaysia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menghadiri Launching of The Trilateral Air Patrol (TAP) Indonesia, Malaysia dan Philipina

  • Rabu, 11 Okt 2017 19:01

    Panglima TNI: Festival Film Nusantara Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

    Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan ras

  • Rabu, 11 Okt 2017 16:11

    5.932 Butir Amunisi Tajam Milik Polri Dipindahkan Ke Mabes TNI

    Melanjutkan penjelasan Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto tanggal 6 Oktober 2017 dan sebelumnya juga disampaikan oleh Menkopolhukam Wiranto tentang amunisi milik Polri, Kapuspen TNI Mayjen TNI W

  • Rabu, 11 Okt 2017 06:21

    Panglima TNI: TNI-Polri Tonggak PenyanggaTegaknya NKRI

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan tonggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak