Jumat, 21 Sep 2018 08:15
  • Home
  • Ragam
  • Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

Semarang (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Selasa, 10 Okt 2017 06:40
Puspen TNI
Panglima TNI dan Kapolri

Dunia saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan akan berdampak pada depresi ekonomi yang akan mengakibatkan meningkatnya kejahatan, konflik dan kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dunia yang luar biasa, sementara itu energi dan pangan makin berkurang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pembekalan kepada peserta Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri dengan Tema "Polri Yang Profesional Modern Terpercaya (Promoter) Dalam Rangka Mensukseskan Pemilu 2018", di Auditorium Ghraha Cendikia Akademi Kepolisian, Semarang Jawa Tengah, Senin (9/10/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, ancaman nyata bangsa Indonesia adalah kompetisi global antar negara, salah satunya kompetisi antar manusia dalam bentuk migrasi lintas negara untuk mencari kehidupan yang lebih baik.  

"Ini menjadi suatu peringatan dan harus kita waspadai, karena Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang kaya akan sumber daya alam," katanya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. "Kedepan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Bung Karno yang mengingatkan kita tentang kekayaan alam Indonesia akan membuat iri negara-negara lain di dunia, begitu juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pada saat disumpah di Senayan dalam sambutannya mengatakan bahwa kaya akan sumber daya alam justru akan menjadi petaka.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa kita harus waspada karena sebenarnya ini yang kita hadapi sekarang di Indonesia. 

Menurutnya, Indonesia begitu kuat maka diperebutkan dengan cara proxy war dan tidak dengan senjata, akan tetapi bagaimana menggunakan orang-orang di negara ini menjadi jajahan negara lain untuk menggerogoti negara sendiri.

Di sisi lain ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa munculnya teori Hegemoni dimana berakhirnya Perang Dingin, maka kekuatan hanya satu dengan menerapkan aturan-aturan. Jadi kekuatan satu itu akan membuat semuanya diatur oleh satu kekuatan ekonomi.

"Itulah yang dibuat di Indonesia, budaya-budaya kita mulai dikikis, mereka membuat pasar modern dengan menghilangkan pasar tradisional," ungkapnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa dalam kondisi ekonomi dunia yang sulit, Presiden RI Ir. Joko Widodo atau pemerintah telah memberikan langkah yang sangat tepat dengan membuat infrastruktur, jadi semua hasil bumi kita bisa bergerak dengan murah dan cepat.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Ir. Joko Widodo yang mengatakan kekompakkan antara TNI dan Polri akan menciptakan stabilitas politik dan keamanan, tidak ada alternatif lain. "Waspada dan jangan sampai kita dijadikan alat politik, seperti yang dikatakan Presiden RI bahwa politik TNI dan Polri adalah politik Negara, karena TNI dan Polri adalah tonggak penyangganya NKRI," tandasnya.

Editor: Budi

T#g:Gatot NurmantyoPolriTito Karnavian
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 19 Sep 2018 14:39

    Panglima TNI Apresiasi Prajurit TNI dan Polri

    Apresiasi yang tinggi kepada seluruh prajurit TNI dan Polri selama kurun waktu 2018 karena  telah memberikan yang terbaik dan kepercayaan yang tinggi kepada rakyat dan bangsa Indonesia. Hal terse

  • Minggu, 02 Sep 2018 17:42

    Panglima TNI dan Kapolri Tiba di Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian. Ph.D. tiba di Bandara Internasional Lombok dalam rangka mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo

  • Kamis, 09 Agu 2018 08:59

    Panglima TNI Bersama Menkes RI dan Kapolri Tinjau Korban Gempa Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp. M (K) danKapolri Jenderal Polisi Prof. H.M Tito Kar

  • Selasa, 07 Agu 2018 15:27

    Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Hj. Megawati Soekarno Putri (Presiden RI ke-5) didampingi Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menghadiri acara Penganugerahan Bintang

  • Rabu, 11 Jul 2018 16:11

    Panglima TNI Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-72

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan

  • Sabtu, 30 Jun 2018 23:30

    Panglima TNI dan Kapolri Kunjungan Kerja ke Jayapura

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian. Ph.D. didampingi, antara lain Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aso

  • Kamis, 21 Jun 2018 21:21

    Panglima TNI Tiba di Pelabuhan Tigaras Simalungun

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D., Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Kepala Basarnas Marsdya TNI Syaugi, S.Sos

  • Kamis, 31 Mei 2018 15:31

    TNI dan Polri Kekuatan Besar Menjaga Keutuhan NKRI

    Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan sekitar 2.500 Keluarga Besar TNI-Polri, Tokoh Agama, Alim Ulama dan masyarakat Lombok dalam rangka Safari Ramadhan Pa

  • Jumat, 11 Mei 2018 23:11

    Kapolres Pulau Morotai Siap Dukung Kelancaran Latihan PPRC TNI 2018

    Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai siap mendukung kelancaran pelaksanaan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018, khususnya pengaturan arus lalulintas selama jalannya latihan.

  • Minggu, 06 Mei 2018 02:06

    Sapta Marga & Tri Brata Satukan Langkah Sebagai Bhayangkari Negara dan Bangsa

    Mari kita terus bersinergi, jangan alergi, semua kita persembahkan untuk negeri. Dengan berlandaskan Sapta Marga dan Tri Brata kita satukan langkah, sebagai Bhayangkari negara dan bangsa, untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak