Kamis, 23 Nov 2017 23:34
  • Home
  • Ragam
  • Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

Semarang (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Selasa, 10 Okt 2017 06:40
Dibaca: 366 kali
Puspen TNI
Panglima TNI dan Kapolri

Dunia saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan akan berdampak pada depresi ekonomi yang akan mengakibatkan meningkatnya kejahatan, konflik dan kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dunia yang luar biasa, sementara itu energi dan pangan makin berkurang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pembekalan kepada peserta Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri dengan Tema "Polri Yang Profesional Modern Terpercaya (Promoter) Dalam Rangka Mensukseskan Pemilu 2018", di Auditorium Ghraha Cendikia Akademi Kepolisian, Semarang Jawa Tengah, Senin (9/10/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, ancaman nyata bangsa Indonesia adalah kompetisi global antar negara, salah satunya kompetisi antar manusia dalam bentuk migrasi lintas negara untuk mencari kehidupan yang lebih baik.  

"Ini menjadi suatu peringatan dan harus kita waspadai, karena Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang kaya akan sumber daya alam," katanya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. "Kedepan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Bung Karno yang mengingatkan kita tentang kekayaan alam Indonesia akan membuat iri negara-negara lain di dunia, begitu juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pada saat disumpah di Senayan dalam sambutannya mengatakan bahwa kaya akan sumber daya alam justru akan menjadi petaka.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa kita harus waspada karena sebenarnya ini yang kita hadapi sekarang di Indonesia. 

Menurutnya, Indonesia begitu kuat maka diperebutkan dengan cara proxy war dan tidak dengan senjata, akan tetapi bagaimana menggunakan orang-orang di negara ini menjadi jajahan negara lain untuk menggerogoti negara sendiri.

Di sisi lain ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa munculnya teori Hegemoni dimana berakhirnya Perang Dingin, maka kekuatan hanya satu dengan menerapkan aturan-aturan. Jadi kekuatan satu itu akan membuat semuanya diatur oleh satu kekuatan ekonomi.

"Itulah yang dibuat di Indonesia, budaya-budaya kita mulai dikikis, mereka membuat pasar modern dengan menghilangkan pasar tradisional," ungkapnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa dalam kondisi ekonomi dunia yang sulit, Presiden RI Ir. Joko Widodo atau pemerintah telah memberikan langkah yang sangat tepat dengan membuat infrastruktur, jadi semua hasil bumi kita bisa bergerak dengan murah dan cepat.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Ir. Joko Widodo yang mengatakan kekompakkan antara TNI dan Polri akan menciptakan stabilitas politik dan keamanan, tidak ada alternatif lain. "Waspada dan jangan sampai kita dijadikan alat politik, seperti yang dikatakan Presiden RI bahwa politik TNI dan Polri adalah politik Negara, karena TNI dan Polri adalah tonggak penyangganya NKRI," tandasnya.

Editor: Budi

T#g:Gatot NurmantyoPolriTito Karnavian
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Nov 2017 19:52

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Kasal Spanyol

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Spanyol Laksamana Teodoro Esteban Lopez Calderon yang didampingi oleh Duta Besar Spanyol Y. M.

  • Rabu, 22 Nov 2017 19:22

    Kapolri Luncurkan Buku "Democratic Policing" untuk Polisi Pemikir

    Jenderal Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, mengungkapkan dirinya tidak mungkin dan mustahil bisa mengurus dan mampu merubah mindset 440 ribu anak buahnya seorang diri. "Mustahil saya bisa bek

  • Senin, 20 Nov 2017 21:30

    Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Harus Tetap Dipertahankan

    Soliditas TNI dan Polri yang merupakan tonggak penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan dan politik harus benar-benar dijaga dan tetap dipertahan

  • Senin, 20 Nov 2017 16:50

    Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Politik dan Keamanan

     Pegang terus disiplin dan loyalitas agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selalu solid, karena soliditas TNI dan Polri dapat menciptakan stabilit

  • Kamis, 16 Nov 2017 21:16

    Panglima TNI: Mewujudkan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang

    Indonesia sebagai bangsa yang besar harus bisa menjadi bangsa pemenang dalam menghadapi kompetisi global, dengan mengandalkan kekuatan budaya bangsa. Pancasila pun dihasilkan dari sari pati budaya yan

  • Kamis, 16 Nov 2017 17:16

    Panglima TNI: Sidang Ke-5 Ausindo HLC Tunjukkan Persahabatan Kedua Negara

    Sidang ke-5 Austalia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) menunjukkan suatu ikatan hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin akrab dan erat, baik pada tataran pimpinan maupun Perw

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:54

    Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

    Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas

  • Kamis, 09 Nov 2017 22:39

    Panglima TNI: IDI Miliki Peran Strategis Wujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional

    Letak Indonesia yang sangat strategis membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia, namun disisi lain juga menjadi ancaman bagi penyebaran penyakit menular global. Dalam menghadapi perspektif

  • Selasa, 07 Nov 2017 06:37

    Panglima TNI dan Pangab Thailand Bahas Keamanan Kawasan Asean

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Tharnchaiyan Srisuwan membahas perkembangan keamanan kawasan Asean yang membutuhkan kerja sama yan

  • Senin, 06 Nov 2017 12:46

    Panglima TNI Ajak Pangab Thailand Perluas Kerja Sama

    Mencermati perkembangan lingkungan strategis baik di tataran global maupun regional, Panglima TNI mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF untuk memperluas kerja sama yang telah ada, g

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak