Minggu, 22 Okt 2017 16:51
  • Home
  • Ragam
  • Panglima TNI: Jangan Ragukan Kesetiaan TNI Kepada NKRI

Panglima TNI: Jangan Ragukan Kesetiaan TNI Kepada NKRI

Banten (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Jumat, 06 Okt 2017 18:46
Dibaca: 103 kali
Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menempatkan kepentingan rakyat diatas kepentingan apapun, serta taat kepada Presiden Republik Indonesia sebagai Panglima Tertinggi yang terpilih secara konstitusional. Untuk itu, jangan ragukan kesetiaan TNI kepada NKRI.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, usai pelaksanaan Upacara Parade dan Defile HUT ke-72 TNI Tahun 2017, yang dipimpin oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, bertempat di Dermaga Indah Kiat Cilegon Banten, Kamis (5/10/2017).

"Bagi kami (Prajurit TNI), kesetiaan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah pilar utama yang melekat erat pada setiap sendi dan jiwa raga prajurit TNI," tegas Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa politik TNI adalah politik negara. Menurutnya, politik negara merupakan politik yang diabdikan bagi tegak kokohnya NKRI, yang di dalamnya mengandung ketaatan kepada hukum, sikap dan perilaku yang selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan apapun.

"Prajurit TNI tetap taat kepada atasan, dalam hal ini kepada Presiden RI yang dipilih secara sah sesuai dengan konstitusi, dengan tidak membantah perintah atau putusan. Sekali lagi, jangan ragukan loyalitas TNI," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Sementara itu, sebelum meninggalkan tempat upacara Parade dan Defile HUT ke-72 TNI Tahun 2017, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo berkesempatan memotong tumpeng yang diserahkan kepada Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (Laskar Pejuang Agresor Militer I dan II Yogyakarta) Bapak Paimin, Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Bahaudin Al-Islami Sidoarjo, Jawa Timur, K.H. Sholeh Qosim (pejuang 10 November 1945 di Surabaya) dan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi.

Editor: Budi

T#g:Gatot NurmantyoNKRI
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Okt 2017 11:22

    Panglima TNI: Peran Perencanaan Sangat Strategis Dalam Proses Pembangunan Kekuatan TNI

    Fungsi dan tugas perencanaan umum, menempati peran yang sangat strategis dalam proses pembangunan, pengembangan kekuatan dan kemampuan serta gelar kekuatan TNI saat ini maupun ke depan. Demikian dikat

  • Selasa, 17 Okt 2017 16:27

    Panglima TNI: TNI-Polri Tetap Solid Wujudkan Stabilitas Politik

    Soliditas TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan sekaligus harus dapat menjaga dan mewujudkan stabilitas politik demi

  • Senin, 16 Okt 2017 21:26

    Panglima TNI: Jiwa Raga TNI Untuk Kokohnya NKRI

    Jiwa raga Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diabadikan untuk tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),  menjaga keutuhan, kedaulatan  dan serta keselamatan bangsa Ind

  • Senin, 16 Okt 2017 21:16

    Panglima TNI: Jaga Kepercayaan Rakyat Sebagai Ibu Kandung TNI

    Kebersamaan TNI berjuang bersama rakyat merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan, oleh karena itu Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan rakyat sebagai ibu kandung TNI.

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:04

    Panglima TNI Terima Kunjungan Menhan Vietnam

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Vietnam Y. M. General Ngo Xuan Lich beserta rombongan, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:13

    Panglima TNI Hadiri Launching TAP Indomalphi di Malaysia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menghadiri Launching of The Trilateral Air Patrol (TAP) Indonesia, Malaysia dan Philipina

  • Rabu, 11 Okt 2017 19:01

    Panglima TNI: Festival Film Nusantara Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

    Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan ras

  • Rabu, 11 Okt 2017 06:21

    Panglima TNI: TNI-Polri Tonggak PenyanggaTegaknya NKRI

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan tonggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&

  • Selasa, 10 Okt 2017 06:40

    Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

    Dunia saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan akan berdampak pada depresi ekonomi yang akan mengakibatkan meningkatnya kejahatan, konflik dan kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dun

  • Selasa, 10 Okt 2017 06:20

    Panglima TNI: Prajurit Harus Berjuang Demi Kepentingan Rakyat

    Rakyat adalah ibu kandung yang melahirkan TNI, oleh karena itu prajurit TNI harus selalu berjuang untuk kepentingan rakyat Indonesia, karena rakyatlah yang memerdekakan Indonesia dengan Sistem Pertaha

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak