Kamis, 19 Jul 2018 16:20
  • Home
  • Ragam
  • Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu Hutang Indonesia

Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu Hutang Indonesia

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: DR
Senin, 07 Agu 2017 10:17
Ist
Irwan Parlaungan Batubara
Upaya Pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan mulai dirasakan hasilnya.

Sumatera Utara sebagai barometer pembangunan Indonesia bagian Barat menjadi salah satu fokus pembangunan Pemerintah.
 
Mengacu pada Perpres 58 tahun 2017, setidaknya terdapat 17 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sumatera Utara. Dimana salah satu fokus Pemerintah yaitu pengembangan kota pelabuhan bertaraf internasional di kawasan Kuala Tanjung, Kab. Batubara. 

Rakyat Sumatera Utara harus memaksimalkan peluang tersebut untuk mencapai kesejahteraan, demikian ulasan Pengamat Kebijakan Publik dan Ekonomi Sumut, Irwan Parlaungan Batubara yang aktif dalam Masyarakat Peduli Pembangunan dan Pemerataan Ekonomi Sumut, saat ditemui di kawasan Lapangan Merdeka, Medan Minggu (6/8).

Namun pihaknya menyayangkan, di tengah keseriusan Pemerintah membangun infrastruktur, muncul kekhawatiran beberapa pihak terkait hutang Indonesia yang sudah mencapai sekitar Rp 3.667 Triliun. 

"Kekhawatiran beberapa pihak akan hutang Indonesia adalah hal yang keliru, karena hutang Indonesia saat ini dilakukan dengan sangat terukur dan cermat. Lagipula rasio hutang Indonesia dibanding dengan PDB masih sekitar 28%. Angka tersebut masih sangat positif karena beberapa negara maju sekalipun bisa mencapai rasio hutang 100% lebih dan ternyata perekonomiannya tetap positif," ujar Irwan Batubara.

"Jika dibandingkan dengan Negara lain, hutang Indonesia jauh lebih sehat. Pasalnya, rasio hutang Indonesia sejak 2014 berturut-turut 24,7%; 27,4%; 27,5% dan sekitar 28% untuk tahun 2017. Dalam UU 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, rasio hutang maksimal dibatasi 60%, jadi angka tersebut masih bagus," tegas Irwan Batubara.

Lebih rinci Irwan Batubara menjelaskan data perbandingan rasio hutang beberapa negara yang jauh diatas rasio hutang Indonesia. Di antaranya Jepang 250%, Italia 132,7%, Portugal 130,4%, Belgia 106,3%, Amerika Serikat 104,5%, Singapura 103,8%, Prancis 93,9%, Spanyol 93,9%, United Kingdom (89,14 %), Brazil (76,26 %), Jerman (68,23 %), India (66,5 %), dan Cina (46.76 %).

Pihaknya sangat menyayangkan banyak masyarakat menjadi korban pihak yang tidak bertanggungjawab menyebarkan isu hutang Indonesia tanpa mengacu data yang valid dan edukasi yang baik. 

Masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan isu-isu hutang Indonesia yang berkembang saat ini. Pihaknya optimis dengan perekonomian ke depan, hal tersebut ditandai dengan naiknya indikator  investment grade Indonesia pada level BBB-/stable per 19 Mei 2017 oleh lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P).

"Rakyat sekarang sudah cerdas, sudah bisa menilai kemajuan yang dirasakan dengan berkembang pesatnya pembangunan utamanya infrastruktur. Pemerataan pembangunan yang sudah lama diimpikan masyarakat di luar Pulau Jawa sekarang benar-benar terwujud. Cita-cita ekonomi Bangsa Indonesia yang tertuang dalam UUD 1945 harus kita wujudkan bersama," tutup Irwan Batubara.

Editor: Sam

T#g:ekonomi
Berita Terkait
  • Minggu, 17 Jun 2018 21:57

    Usaha Cetak Foto Kebun Binatang Paluta Raup Untung

    Sejumlah usahawan muda yang melakoni usaha bisnis cetak foto di lokasi wisata kebun binatang yang berlokasi di Kota Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meraup untung dari sejumlah pengunjung yang mendatangi lokasi wisata marga satwa tersebut

  • Senin, 28 Mei 2018 04:28

    Sukses, Bermodal Bangkai Tikus

    "Cukup dengan memungut bangkai tikus ini, siapapun dengan kecerdikan, memiliki kemungkinan untuk memulai usahanya dan menghidupi seorang istri." Demikian suatu saat diungkapkan Cullakasehi, seora

  • Selasa, 22 Mei 2018 16:22

    Sihar: Mahasiswa Harus Kreatif, Bantu Pemerintah

    Enterpreneur sukses, Sihar Sitorus menilai peran penting Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tak bisa dikesampingkan begitu saja. UMKM inilah yang menjadi salah satu tonggak dasar perekonomian nasional.

  • Selasa, 22 Mei 2018 03:22

    Kondisi Ekonomi Indonesia di Tahun 2018

    Tahun 2018 merupakan tahun baru bagi semua orang di dunia, tentu saja di tahun ini banyak harapan baru untuk banyak orang dalam berbagai bidang. Kondisi ekonomi merupakan salah satu harapan yang paling banyak dicari.

  • Minggu, 06 Mei 2018 02:36

    Manfaat Kunjungan PM China, Secara Ekonomi dan Politik

    Indonesia akan kedatangan Perdana Menteri China Li Keqiang yang dijadwalkan melakukan lawatan ke Indonesia pada 6-8 Mei 2018.  Lawatan ini menurut Kementerian China merupakan undangan Presiden Jo

  • Jumat, 04 Mei 2018 19:14

    Sihar Sitorus: Ekonomi berkeadilan harus berproses dari hulu ke hilir

    Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus mendorong penataan ekonomi dari hulu. Ini dilakukan agar dapat terwujudnya ekonomi berkeadilan dengan melibatkan berbagai pihak.

  • Selasa, 17 Apr 2018 18:57

    Bakamla RI Bahas Percepatan Perwujudan Ekonomi Maritim

    Badan Keamanan Laut RI membahas Percepatan Perwujudan Ekonomi Maritim Indonesia dalam Kegiatan Diskusi Kelompok Terarah. Kegiatan ini bekerja sama dengan Intensif Agromaritim Indonesia (I AM Indonesia

  • Sabtu, 24 Mar 2018 07:24

    Pemko Sibolga Akui Perekonomian Alami Penurunan

    Pemerintah Kota Sibolga mengakui bahwa perekonomian di kota ini mengalami penurunan.

  • Sabtu, 24 Mar 2018 04:44

    Melawan Guncangan Ekonomi Internasional

    Pergerakan nilai tukar rupiah tahun-tahun terakhir mengalami pelemahan yang cukup mengkhawatirkan, bahkan bulan Maret 2018 mencapai kurs 13.783. Semenjak bulan Februari 2018 secara perlahan nilai tuka

  • Minggu, 11 Mar 2018 00:41

    Jika Terpilih, Pedagang Meminta Djarot-Sihar Tata Pasar Aek Nabara

    Dalam blusukan dan pertemuan bersama masyarakat dan Pedagang di pasar tradisional Aek Nabara, Rantauprapat, Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (10/3), Calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitorus

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak